Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEfesus 6:16 Tafsiran ayat Alkitab
Efesus 6:16 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
dan senantiasa memegang perisai, yaitu iman, maka dengan dia itu dapat kamu memadamkan segala anak panah berapi daripada si Jahat itu.
Efesus 6:16 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Efesus 6:16 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Petrus 5:8 (IDN) »
Hendaklah kamu beringat, hendaklah kamu berjaga-jaga; adapun Iblis, seterumu itu, seperti singa yang mengaum berjalan-jalan mencari siapa yang dapat dilulurnya.

1 Yohanes 5:4 (IDN) »
Karena barang apa pun yang berasal daripada Allah mengalahkan dunia; maka inilah kemenangan yang mengalahkan dunia, yaitu iman kita.

Kejadian 15:1 (IDN) »
Hata, maka kemudian dari pada segala perkara yang tersebut itu datanglah firman Tuhan kepada Abram dalam suatu khayal, katanya: Janganlah engkau takut, hai Abram! karena Akulah perisaimu dan pahalamu yang amat besar.
Efesus 6:16 - Memegang Perisai Iman
Ayat ini menegaskan satu bagian penting dari perisai rohani: iman yang aktif menjadi benteng terhadap serangan iblis. Dalam konteks perang rohani yang digambarkan Paulus, iman bukan hanya kepercayaan umum, melainkan kepercayaan yang ditempatkan pada Allah dan janji-Nya, sehingga mampu menahan semua panah berapi si Jahat.
konteks asli
Pada Efesus 6, rasul Paulus membahas perlengkapan rohani untuk menghadapi peperangan rohani. Setelah menyinggung kebenaran, kebenaran sebagai sabuk yang mengikat, dan perisai iman, ia menggambarkan bagaimana iman yang teguh menahan panah berapi musuh. Perisai ini bukan alat pertahanan pasif, melainkan respons aktif iman: percaya kepada Allah meski menghadapi bahaya, kemiskinan, penganiayaan, atau godaan.
Pesan utama
Inti dari ayat ini adalah bahwa iman bekerja sebagai perisai yang mampu memadamkan segala anak panah berapi dari musuh. Segala ancaman yang datang—ketakutan, keraguan, godaan, atau jerat dunia—dapat ditahan bila iman ditempatkan pada Allah yang setia. Iman menjadi landasan bagi perlindungan Allah atas umat-Nya dalam peperangan rohani.
Tema pendukung dalam Alkitab
Beberapa tema terkait yang memperkaya makna ayat ini antara lain:
Cross-references (singkat)
Beberapa bagian lain menyinggung perisai iman dan perlindungan Allah, misalnya:
Refleksi pendalaman
Iman yang bekerja adalah iman yang berfokus pada Allah, bukan pada kekuatan diri sendiri. Saat kita menghadapi ancaman, kita didorong untuk menyalurkan iman kepada Allah dalam doa, ketaatan, dan pengandalan pada firman-Nya. Dengan demikian, perisai iman tidak mudah retak, karena ia terikat pada karakter-nya yang setia.
Hikmat praktis
Kutipan singkat dari tokoh tafsir berbahasa Inggris (untuk rujukan karya berdaya publik-domain)
Beberapa penafsir berusia lama menyampaikan bahwa perisai iman adalah percaya sepenuhnya kepada Allah yang menyediakan perlindungan dalam segala keadaan. Jika relevan, catatan-catatan singkat berikut bisa berguna sebagai rujukan: “Iman memadamkan segala panah berapi”—penekanan bahwa iman menundukkan ancaman melalui kepercayaan kepada Tuhan yang memelihara.
Penutup devosi
Ketika kita mengangkat perisai iman, kita menegaskan bahwa Tuhan lebih besar daripada apa pun yang mengancam. Biarlah iman kita bertumbuh melalui firman-Nya, doa, dan saling menguatkan. Dalam peperangan rohani, iman adalah hadiah Allah yang memampukan kita bertahan sampai kemenangan terakhir di dalam Kristus.