Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEfesus 6:23 Tafsiran ayat Alkitab
Efesus 6:23 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Sejahteralah kiranya atas saudara-saudara itu, dan kasih dengan iman daripada Allah Bapa, dan Tuhan Yesus Kristus;
Efesus 6:23 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Efesus 6:23 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Galatia 6:16 (IDN) »
Turunlah kiranya sejahtera dan rahmat ke atas segala orang yang melakukan dirinya menurut syarat itu, dan ke atas Israel Allah itu.

1 Petrus 5:14 (IDN) »
Hendaklah kamu bersalam-salaman sama sendirimu dengan kucup pengasihan. Sejahteralah kiranya kamu sekalian, yang ada di dalam Kristus.

Galatia 5:6 (IDN) »
Karena di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tiada bersunat satu pun tiada berfaedah, melainkan iman yang bekerja oleh sebab kasih.
Efesus 6:23 (IDN) — Sejahteralah kiranya atas saudara-saudara itu, dan kasih dengan iman daripada Allah Bapa, dan Tuhan Yesus Kristus
Inti interpretatif utama: Berkat doa dan kesejahteraan yang diberkati oleh iman kepada Allah Bapa bersama dengan Kristus merupakan tujuan utama surat ini untuk komunitas percaya. Pesan di Efesus 6:23 menegaskan bahwa kehidupan rohani yang kuat dan relasi yang harmonis dalam jemaat lahir dari kasih iman yang bersumber dari Allah. Hal ini menutup bagian pekabaran etika dengan penguatan berkat spiritual yang mengikat sesama orang percaya dalam kasih dan kesetiaan kepada Kristus.
Konteks literatur
Ayat ini muncul sebagai bagian penutup doa dan salam Paulus kepada jemaat Efesus setelah rangkaian ajaran mengenai hubungan keluarga, pekerjaan, dan pertempuran rohani. Secara struktural, bagian ini menegaskan keseimbangan antara prakte-prakte hidup iman dengan fondasi teologi: Allah Bapa, anak Kristus, serta kasih yang membentuk komunitas jemaat. Dalam bahasa perikop ini, kami melihat fokus pada kesejahteraan jemaat, kasih yang menuntun iman, dan otoritas yang bersumber dari Allah yang mengikat semua itu dalam satu ikatan kasih yang setia.
Signifikansi teologis
Frasa “sejahteralah kiranya” tidak sekadar salam hangat; ia merujuk pada kesejahteraan rohani dan relasional dalam jemaat. Lagu kasih yang “daripada Allah Bapa, dan Tuhan Yesus Kristus” menekankan bahwa otoritas dan sumber kasih datang dari Trinitas. Ini menegaskan bahwa iman bukan sekadar keyakinan abstrak, melainkan iman yang berbuah dalam kasih nyata di antara saudara seiman. Dalam tradisi gereja purba dan penerjemahan kontemporer, pesan ini menekankan bahwa setiap anggota jemaat dipanggil hidup dalam kedamaian, saling menguatkan, dan setia kepada karya keselamatan yang telah dinyatakan dalam Kristus.
Kaitan alkitabiah
Pertanyaan renungan
Kesimpulan singkat
Efesus 6:23 menutup bagian doa dan salam dengan penekanan bahwa kesejahteraan jemaat berakar pada kasih iman yang bersumber dari Allah Bapa dan Kristus. Pembacaan teologis menegaskan bahwa iman yang hidup bermula dari hubungan dekat dengan Bapa dan Kristus, lalu mewujud dalam kasih yang nyata di antara sesama saudara. Jemaat dipanggil hidup sebagai komunitas yang damai, setia, dan saling menguatkan dalam karya keselamatan Kristus.
Cross-references singkat
Efesus 4:32 — mengajak saling mengampuni dan berlakuk dalam kasih, yang sejalan dengan tujuan salam ini. Yohanes 13:34-35 — kasih sebagai tanda pengikut Kristus; hubungan kasih mempersatukan jemaat. Kolose 3:14 — kasih sebagai pengikat segala perkara dalam kesempurnaan.