Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEfesus 6:3 Tafsiran ayat Alkitab
Efesus 6:3 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
supaya jadi baik padamu, dan engkau hidup lama di dalam dunia ini.
Efesus 6:3 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Efesus 6:3 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ulangan 5:16 (IDN) »
Hormatilah ibu bapamu, seperti firman Tuhan, Allahmu, kepadamu, supaya umurmu dilanjutkan dan selamatlah kamu dalam negeri yang dikaruniakan Tuhan, Allahmu, kepadamu.

Ulangan 4:40 (IDN) »
Maka hendaklah kamu memeliharakan hukum-Nya dan undang-undang-Nya yang kupesan kepadamu sekarang ini, supaya sentosalah kamu dan anak-anakmupun kemudian dari padamu, dan supaya kamu melanjutkan umurmu dalam negeri yang dikaruniakan Tuhan Allahmu kepadamu selama-lamanya.

Ulangan 22:7 (IDN) »
Tak akan jangan engkau melepaskan emaknya, tetapi anak-anaknya boleh kauambil akan dirimu, supaya selamatlah kamu dan dipanjangkannya umurmu.
Efesus 6:3 (IDN) — Menguatkan Doa Agar Hidup Berkelanjutan
Mengapa ayat ini penting? Nasihat singkat ini menegaskan bahwa berbakti kepada orang tua tidak hanya mengenai sopan santun sosial, tetapi juga diberi janji yang bersifat pribadi: hidup lama di bumi ini. Pesan ini menempatkan ketaatan pada otoritas keluarga sebagai bagian dari ketaatan kepada Tuhan, sehingga hidup di dunia ini tidak hanya berarti bertahan lama secara fisik, namun juga hidup bermakna sesuai kehendak Allah.
konteks asli
Surat Efesus membongkar hubungan antarmanusia dalam terang Kristus. Efesus 6:1–3 adalah bagian dari nasihat bagi anak-anak terhadap orang tua, menyusul perintah sebelumnya tentang hubungan antara suami-istri dan hubungan antara hamba-tuan. Perkataan ini diilhami oleh hukum yang menunjuk pada struktur keluarga pada masa itu, namun prinsipnya bersifat kekal: ketaatan yang lahir dari iman mengundang pemeliharaan Tuhan.
Makna utama ayat
Ayat ini menegaskan dua unsur: 1) ketaatan anak kepada orang tua; 2) berkat Tuhan yang menyertai ketaatan tersebut. “Supaya jadi baik padamu” berarti hidup dengan kebaikan harmonis dalam hubungan keluarga dan komunitas, bukan sekadar kepatuhan formal. “Engkau hidup lama di dalam dunia ini” merujuk pada kualitas hidup yang diberkati Tuhan secara berkelanjutan, yang turut menambah kedewasaan spiritual dan stabilitas hidup di tengah-tengah dunia yang penuh tantangan.
tema teologis terkait
pandangan dari tokoh beraliran tua (ringkas)
Catatan para komentator Gereja zaman lama menekankan bahwa ketaatan keluarga didasari kasih, dan manfaat praktisnya mencakup ketenangan rumah tangga serta perlindungan moral anak. Secara umum, mereka melihat berkat hidup panjang sebagai anugerah Tuhan bagi mereka yang hidup menurut prinsip kehormatan orang tua.
Cross-references dan hubungannya
Beberapa ayat yang relevan untuk membangun pemahaman yang lebih luas:
Penjelasan singkat terkait: Kolose menekankan ketaatan sebagai bagian dari hidup yang berkenan kepada Tuhan; Mazmur menekankan kesejahteraan dalam hidup berkat ketika bertindak dalam takut akan TUHAN; Roma menekankan kedamaian sebagai tujuan utama hubungan antarmanusia.
refleksi penutup
Ayat ini mengingatkan bahwa ketaatan kepada orang tua adalah bagian dari disiplin hidup yang lebih luas: mengikuti contoh Kristus dalam ketaatan, menjaga hubungan keluarga dengan kasih, dan meminta pimpinan Allah untuk hidup berkelimpahan. Hidup lama bukan semata-mata panjangnya umur, melainkan kualitas hidup yang berakar pada kebaikan dan ketekunan dalam iman.
Quotations from classic commentators (nama-nama umum):
“Anak-anak, taatilah orang tuamu dalam Tuhan” (penekanan umum penafsir historis mengenai ketaatan yang berakar pada kasih dan ketaatan kepada Tuhan).