Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Timotius 1:13 Tafsiran ayat Alkitab
2 Timotius 1:13 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Ambillah teladan daripada segala perkataan yang benar, yang telah engkau dengar daripadaku dengan iman dan kasih yang di dalam Kristus Yesus.
2 Timotius 1:13 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Timotius 1:13 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Titus 1:9 (IDN) »
berpaut kepada perkataan yang sungguh menurut pengajaran itu, supaya dapat ia menasehatkan orang di dalam pengajaran yang benar itu, dan menempelak orang yang melawan.

2 Timotius 3:14 (IDN) »
Tetapi hendaklah engkau ini tetap di dalam segala perkara yang telah engkau pelajari, dan yang telah engkau yakin, dengan mengingatkan siapa yang telah menjadi gurumu;

Roma 6:17 (IDN) »
Tetapi syukurlah kepada Allah, sedang dahulu kamu menjadi hamba dosa, tetapi sekarang dengan bersungguh-sungguh hati kamu taat kepada jenis pengajaran yang kamu diajarkan.
2 Timotius 1:13 — Teladan dalam perkataan yang benar
Setting segera: Paulus menasihati Timotius untuk menggenggam ajaran yang lurus dan menjaga kesinambungan iman sudah lama diterima. Dalam konteks penulisan surat ini, Timotius berada di tengah tugas pelayanan gereja yang menuntut keberanian dan kesetiaan. Ayat ini mengarahkan dia (dan kita) untuk meniru pola perkataan yang benar—yakni ajaran Injil yang telah dia dengar dari rasul Paulus—dengan iman dan kasih yang bekerja dalam Kristus Yesus.
Apa yang ayat ini ungkap tentang Allah dan iman
Ayat ini menekankan kekuatan perkataan yang benar sebagai sarana menyatakan iman. Iman bukan sekadar kepercayaan abstrak, melainkan respons yang hidup terhadap firman Allah yang telah disampaikan. Kasih yang ada di dalam Kristus bekerja melalui perkataan yang benar, menjaga hubungan antara pengajaran yang benar dan hidup yang mengalir dalam kasih. Allah memegang kendali atas kebenaran firman, dan iman kita bertumpu pada kebenaran itu.
Pemaknaan kata-kata kunci
Pemikiran dari tokoh komentator publik domain
Para komentator berpendapat bahwa Paulus menekankan kesaksian hidup yang konsisten dengan ajaran. Teladan bukan hanya kebenaran ajaran, tetapi juga cara mengatakannya dengan iman yang teguh dan kasih yang nyata. Imaginasinya menuntun Timotius untuk menormalisasi disiplin teologi dan kepedulian pastoral dalam konteks pengajaran gereja.
Catatan kutipan singkat: tidak ada kutipan langsung panjang dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke yang relevan tepat pada ayat ini dalam sumber publik-domain yang tersedia untuk disalin secara utuh di sini. Namun, nuansa umum mereka menekankan konsistensi antara pengajaran dan kehidupan, serta perlunya menjaga kebenaran firman dalam menghadapi tantangan zaman.
Hubungan dengan bagian lain Alkitab
Cross-references yang relevan: - 1 Timotius 4:16 — menekankan menjaga ajaran dan hidup sesuai iman anda; konsistensi antara pengajaran dan contoh hidup. - Titus 1:9 — memerintahkan pengajar untuk memegang ajaran yang sehat dan mampu menasihati dengan kata-kata yang benar. - Ibrani 13:7 — menasihati untuk memperhatikan pemimpin iman dan meneladani iman mereka melalui hidup mereka.
Penerapan praktis bagi masa kini
Gunakan teladan perkataan yang benar sebagai pedoman dalam setiap pembelajaran: ajaran yang diajarkan di gereja, diskusi alkitabiah pribadi, dan interaksi dengan sesama. Latih diri untuk menyatakan kebenaran firman dengan kasih yang nyata, sehingga kata-kata kita menguatkan iman orang lain dan membangun komunitas yang setia kepada Kristus.
Ringkasan praktis