Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Tawarikh 1 2 Tawarikh 2 2 Tawarikh 3 2 Tawarikh 4 2 Tawarikh 5 2 Tawarikh 6 2 Tawarikh 7 2 Tawarikh 8 2 Tawarikh 9 2 Tawarikh 10 2 Tawarikh 11 2 Tawarikh 12 2 Tawarikh 13 2 Tawarikh 14 2 Tawarikh 15 2 Tawarikh 16 2 Tawarikh 17 2 Tawarikh 18 2 Tawarikh 19 2 Tawarikh 20 2 Tawarikh 21 2 Tawarikh 22 2 Tawarikh 23 2 Tawarikh 24 2 Tawarikh 25 2 Tawarikh 26 2 Tawarikh 27 2 Tawarikh 28 2 Tawarikh 29 2 Tawarikh 30 2 Tawarikh 31 2 Tawarikh 32 2 Tawarikh 33 2 Tawarikh 34 2 Tawarikh 35 2 Tawarikh 36



Inti Interpretatif: Tindakan Asa membawa kemenangan besar atas musuh dan perolehan jarahan yang melimpah
Ayat ini menggambarkan bagaimana Asa menutup ancaman dari orang Kush itu melalui kepatuhan kepada Tuhan. Setelah menyerahkan diri pada penyertaan ilahi, Asa dan pasukannya menaklukkan pasukan penjajah, membuat orang Kush tidak ada lagi yang disayang orang dan menebus jarahan yang besar. Pokok utama pesan ayat ini adalah iman kepada Allah yang berkuasa untuk memberi kemenangan, serta konsekuensi dari ketergantungan manusia pada kekuatan sendiri jika tidak mencari perlindungan-Nya.
Pada konteks sastra dan alur naratif
Ayat ini berada dalam rangka narasi kesejarahan yang menyoroti masa pemerintahan Asa, raja Yehuda, yang pada masa-masa awal pemerintahannya mengalami ancaman besar dari Koreshi (Kus) dan sekutu mereka. Kemenangan ditampilkan sebagai tanda pemantapan fokus rohani bangsa itu: Allah menjadi pembela dan pemberi kemenangan. Dalam struktur naratif, pernyataan jarahan besar menegaskan gagasan bahwa penyertaan Allah membawa hasil berlimpah bagi umat yang taat.
Signifikansi teologis
Ayat ini menekankan tema penting: keselamatan bukan karena kekuatan manusia, tetapi karena kehadiran dan penyertaan Tuhan. Ketika Asa dianggap rendah hati dan berdoa serta mengikuti arahan Tuhan, Tuhan menundukkan musuh di hadapan-Nya. Kemenangan ini memperlihatkan bagaimana orang percaya dapat melihat pemenuhan janji Allah melalui persekutuan yang setia dengan-Nya. Kontras antara “dipecahkan di hadapan Tuhan dan di hadapan tentara perangnya” menegaskan bahwa perlindungan ilahi adalah pusat, bukan kemegahan militer semata.
Rujukan lintas Alkitab
Penjelasan singkat tentang hubungannya: - Referensi Mazmur menekankan bahwa kemenangan ilahi menyertai umat yang percaya. - Amsal mengingatkan bahwa persiapan perang manusia hanya efektif jika Allah berkenan. - Kisah Samuel menggarisbawahi panggilan untuk kembali kepada Tuhan sebagai syarat perlindungan kolektif bangsa.
Pertanyaan refleksi
Kesimpulan singkat
Ayat ini menegaskan bahwa dengan ketergantungan penuh pada Tuhan, umat-Nya mengalami pembebasan dari ancaman dan menerima berkat berlimpah. Kemenangan Asa bukan sekadar kemenangan militer, melainkan pengakuan bahwa Allah yang maha kuasa memulihkan keadaan bagi umat-Nya yang setia.
Quotations ( Matthew Henry, Albert Barnes, Adam Clarke ) — Catatan singkat: tidak ada kutipan verbatim lengkap yang direkam di bagian ini; jika ada bagian akurat yang diambil, akan dicantumkan sebagai kutipan langsung yang relevan dengan konteks ayat tersebut.