Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi1 Korintus 2:14 Tafsiran ayat Alkitab
1 Korintus 2:14 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Tetapi orang duniawi tiada menerima barang yang daripada Roh Allah itu, karena perkara itu menjadi kebodohan kepadanya, dan tiada dapat mengenalnya, sebab perkara itu diselidik dengan peri rohani.
1 Korintus 2:14 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
1 Korintus 2:14 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Korintus 1:18 (IDN) »
Karena pengajaran dari hal salib itu menjadi kebodohan kepada segala orang yang menuju kebinasaan; tetapi kepada kita yang menuju keselamatan itulah menjadi kuasa Allah.

Roma 8:5 (IDN) »
Karena orang yang menurut tabiat duniawi, memikirkan hal dunia itu, tetapi orang yang menurut Roh itu, memikirkan hal rohani itu.

Matius 13:11 (IDN) »
Maka jawab Yesus sambil berkata kepada mereka itu, "Bahwa kepada kamu diberi karunia mengetahui segala rahasia kerajaan surga, tetapi kepada mereka itu tiada dikaruniakan.
Makna Inti 1 Korintus 2:14
Orang duniawi tidak menerima hal-hal yang berasal dari Roh Allah, karena hal-hal itu kelihatan sebagai kebodohan bagi mereka; mereka tidak dapat mengenalnya karena hal-hal itu diselidiki dengan cara rohani.
Latar belakang konteks
Pada pasal ini, Rasul Paulus menghidupkan perbedaan antara pandangan manusia menurut dunia dan pandangan yang dipimpin Roh Kudus. Kepada jemaat di Korintus yang beragam latar belakangnya, Paulus menegaskan bahwa hikmat Allah sering bertentangan dengan hikmat manusia. Pengajaran tentang hal-hal rohani tidak bisa dipahami hanya dengan akal manusia yang bersifat duniawi.
catatan tafsir utama
Interpretasi inti: Hal-hal yang berasal dari Roh Allah adalah kebenaran rohani tentang Kristus dan karya-Nya. Mereka dinilai secara rohani, bukan melalui ukuran duniawi. Ketidakmampuan orang duniawi memahami ini tidak karena kekurangan kepintaran manusia semata, melainkan karena mereka tidak berada dalam keadaan rohani yang memungkinkan mereka membedakan hikmat Allah dengan benar.
Garis besar arti kata: “barang yang daripada Roh Allah” merujuk pada hikmat, kebenaran, dan janji-janji Allah yang dinyatakan melalui wahyu-Nya. “Kebodohan” di sini bukan kebodohan intelektual mutlak, melainkan kebodohan bagi mereka yang menolak pewahyuan ilahi. “Diselidik dengan peri rohani” berarti penilaian yang benar tentang hal-hal rohani hanya bisa lewat penyangkapan oleh Roh Kudus dalam orang percaya.
observasi kunci
hubungan tematik (cross-references)
• Roma 8:5-6 — orang yang hidup menurut daging tidak mengerti hal-hal rohani; hidup menurut Roh memberi hidup dan damai. Penekanan pada bagaimana hidup dalam Roh mengubah kapasitas memahami hal-hal rohani. Penjelasan singkat: menunjukkan kontras antara orientasi batiniah yang dipimpin Roh dengan kecenderungan duniawi.
• 1 Korintus 1:18, 24-25 — kebijaksanaan Allah tampak sebagai kebijaksanaan bagi mereka yang percaya, meskipun bagi dunia adalah kebodohan; Kristus, kekuatan Allah dan hikmat Allah. Penjelasan singkat: menegaskan tema kebodohan duniawi terhadap wahyu ilahi yang membingkai kristologi.
• Efesus 1:17-18 — doa agar Allah memberikan hikmat dan pengenalan akan Dia melalui Roh-Nya; pemahaman rohani membuka mata hati. Penjelasan singkat: menunjukkan bagaimana pembukaan rohani diperlukan untuk mengenal kebenaran ilahi.
pengajaran praktis yang membangun iman
kutipan ringkas dari sumber gereja berbahasa Inggris bersifat publik domain
Beberapa pemikir gereja berpendapat bahwa pernyataan Paulus menekankan bahwa kemampuan memahami hal rohani berasal dari pewahyuan Roh Kudus, bukan dari kecerdasan manusia semata. Mereka menekankan bahwa materi rohani sering membutuhkan sikap rendah hati dan ketenangan hati untuk diterima.
Ringkasnya, kebijaksanaan Allah memerlukan kerendahan hati dan tunas Roh, bukan standar duniawi semata. interprestasi ini menuntun pembaca untuk menilai ajaran-ajaran melalui terang Roh, bukan melalui pertimbangan manusia semata.