Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi1 Korintus 2:7 Tafsiran ayat Alkitab
1 Korintus 2:7 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
melainkan kami mengatakan hikmat Allah yang sudah dirahasiakan dan yang tersembunyi, dan yang sudah ditetapkan Allah terlebih dahulu daripada dunia ini untuk kemuliaan kita,
1 Korintus 2:7 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
1 Korintus 2:7 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kolose 1:26 (IDN) »
yaitu rahasia yang sudah tersembunyi berzaman-zaman dan turun-temurun, tetapi sekarang sudah dinyatakan kepada orang-orang suci-Nya.

2 Petrus 1:3 (IDN) »
Sedangkan kuasa kodrat-Nya telah mengaruniakan kepada kita segala perkara yang berguna bagi hidup dan ibadat oleh sebab keadaan mengenal Dia yang memanggil kita dengan kemuliaan-Nya dan ketinggian-Nya,

Matius 11:25 (IDN) »
Pada waktu itu berkatalah Yesus demikian, "Ya Bapa, Tuhan langit dan bumi! Aku memuji Engkau sebab Engkau melindungkan perkara ini daripada orang budiman dan berpengetahuan, dan menyatakan dia kepada kanak-kanak.
1 Korintus 2:7 (IDN): Hikmat Allah yang dirahasiakan
Setting segera: Rasul Paulus menulis kepada jemaat Korintus tentang cara Allah menyatakan kebenaran-Nya melalui Roh-Nya, bukan hanya melalui hikmat manusia. Ayat ini muncul dalam bagian surat yang menegaskan bahwa wahyu Allah tidak bersandar pada kebijaksanaan manusia, melainkan pada wahyu-Nya yang telah dirahasiakan dan ditetapkan sejak semula untuk kemuliaan orang percaya.
Yang diungkapkan ayat ini tentang Allah dan iman
Ayat ini menegaskan bahwa hikmat Allah bukanlah bagaimana manusia menilai atau membuktikan kebenaran secara logika duniawi. Allah telah menyatakan “hikmat-Nya” melalui injil yang tampak “tersembunyi” dari pandangan umum, namun diprakarsai oleh kebijakan-Nya sendiri. Hikmat-Nya adalah rahasia yang tidak bergantung pada kepandaian konvensional, melainkan pada rencana surgawi yang telah ditetapkan Allah sejak sebelum dunia ada, untuk kemuliaan umat-Nya. Pokoknya, iman bukan hasil dari ilmu manusia, melainkan respons terhadap pemberitaan Roh Allah yang mengungkapkan misteri-Nya.
Istilah penting dan gambaran kunci
Rujukan lintas terkait (singkat) dengan penjelasan singkat
Penjelasan singkat: Ketiga rujukan menegaskan bahwa Allah berinisiatif dalam menyatakan kebenaran-Nya dan memilih umat-Nya melalui rencana kekal-Nya, yang sering melampaui pemahaman manusia pada tingkat kebiasaan intelektual saja.
Hubungan dengan iman saat ini
Akan mudah kita terlalu mengandalkan pemikiran analitis tanpa menyadari bahwa keselamatan datang lewat pemberitaan Injil yang difahami oleh Roh. Rasul Paulus menegaskan bahwa orang yang menerima berita ini bukan karena kepandaian dunia, melainkan karena Roh Allah yang membukakan hati. Dalam konteks gereja saat ini, ayat ini mengingatkan kita untuk menghargai pewartaan Injil sebagai wahyu yang datang dari Allah, bukan hasil perdebatan manusia semata.
Ringkasan praktis
Cuplikan pemikiran para komentator berbahaya namun bermanfaat antara lain: Matthew Henry menekankan bahwa hikmat Allah sering tampak sebagai kekuatan yang menyelamatkan secara paradoks, sedangkan Albert Barnes menyoroti bahwa rahasia ini tidak bisa ditangkap melalui studi manusia, melainkan melalui pewahyuan Roh. Adam Clarke menekankan bahwa “ditetapkan Allah” mengindikasikan kehendak-Nya yang tidak dapat diubah. Ketiga pendekatan ini memberikan gambaran bahwa wahyu Allah menuntun iman kepada kemuliaan-Nya melalui jalan yang sering bertentangan dengan logika duniawi.
Versi dalam bahasa Indonesia IDN menegaskan bahwa kemuliaan kita pada akhirnya tergantung pada Allah yang telah merencanakannya sejak kekal melalui hikmat-Nya yang dirahasiakan.