Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
1 Tawarikh 1 1 Tawarikh 2 1 Tawarikh 3 1 Tawarikh 4 1 Tawarikh 5 1 Tawarikh 6 1 Tawarikh 7 1 Tawarikh 8 1 Tawarikh 9 1 Tawarikh 10 1 Tawarikh 11 1 Tawarikh 12 1 Tawarikh 13 1 Tawarikh 14 1 Tawarikh 15 1 Tawarikh 16 1 Tawarikh 17 1 Tawarikh 18 1 Tawarikh 19 1 Tawarikh 20 1 Tawarikh 21 1 Tawarikh 22 1 Tawarikh 23 1 Tawarikh 24 1 Tawarikh 25 1 Tawarikh 26 1 Tawarikh 27 1 Tawarikh 28 1 Tawarikh 29


Makna singkat ayat
Ayat 14:7 menampilkan tiga tokoh, Elisama, Beelyada, dan Elifelet, sebagai bagian dari penyebutan keturunan atau anggota pasukan Israel. Penyebutan nama-nama ini menegaskan keakuratan silsilah dan keterlibatan individu-individu dalam sejarah bangsa Israel pada masa itu, menggambarkan jaringan manusia yang terhimpun untuk menghadapi tantangan dan melanjutkan kehendak Tuhan di atas wilayah Israel.
Latar belakang konteks
1 Tawarikh pasal ini berfokus pada silsilah, kepemimpinan keluarga, serta peristiwa-peristiwa yang memperkaya pemahaman tentang bagaimana bangsa Israel mengorganisasi diri. Dalam bagian ini, penekanan ditempatkan pada orang-orang biasa yang berperan dalam jalur historis bangsa. Nama Elisama, Beelyada, dan Elifelet muncul sebagai bagian dari daftar orang-orang yang hidup pada masa para raja dan pemuka suku, menegaskan kesinambungan keturunan serta kehadiran individu-individu dalam peristiwa sejarah.
Observasi tafsiran
- Menurut tradisi tafsiran, penamaan individu-individu ini menyoroti kepedulian Israel terhadap silsilah dan hak waris serta pelibatan mereka dalam peristiwa-tempuh yang membentuk identitas nasional. Nama-nama yang tampak sederhana di permukaan sering membawa makna leluhur dan komitmen untuk melanjutkan perjanjian Tuhan.
- Beelyada, Elisama, dan Elifelet dianggap sebagai bagian dari lingkaran orang-orang yang hidup berdampingan dengan tokoh-tokoh penting lainnya. Meski tidak semua peristiwa besar disebut, setiap nama adalah bagian dari alur sejarah yang berfiat pada kontinuitas umat.
Thematic quick take
Cross-references dan hubungan singkat
2 Samuel 23:9-10 menampilkan Mushaf perang yang menempatkan pentingnya nama-nama prajurit dan peran individu dalam menghadapi musuh; mengingat bagaimana setiap orang berkontribusi pada kemenangan bangsa.
1 Tawarikh 2:1-2 menggarisbawahi pentingnya garis keturunan sebagai bagian dari identitas suku dan kepemilikan tanah, menekankan bahwa setiap anggota keluarga memiliki tempat dalam narasi keseluruhan Israel.
Keluaran 6:23 menyiratkan tokoh-tokoh keluarga tertentu dalam rangkaian sejarah perjanjian Allah dengan umat-Nya, menambah arti perfilman genealogis dalam kitab suci.
Penutup praktis yang terbatas
Dalami memahami bahwa setiap individu, sekecil apa pun peranannya, berkontribusi pada kehendak Tuhan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita diajak menilai kontribusi kita sendiri dalam komunitas dan menjaga kesinambungan iman melalui ketetapan hati untuk setia kepada janji-Nya.
Quotations from classical commentators (akses umum domen publik):
Adam Clarke: “Nama-nama kecil dalam catatan historis sering menyingkap jaringan silsilah yang menjalin umat-Nya dengan tujuan Tuhan.”
Matthew Henry: “Kehidupan kecil yang dicatat di antara peristiwa besar mengingatkan kita bahwa Allah memperhatikan setiap anggota umat-Nya.”
Albert Barnes: “Catatan genealogis menunjukkan kehendak Allah dalam melestarikan garis keturunan dan identitas bangsa.”