Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
1 Tawarikh 1 1 Tawarikh 2 1 Tawarikh 3 1 Tawarikh 4 1 Tawarikh 5 1 Tawarikh 6 1 Tawarikh 7 1 Tawarikh 8 1 Tawarikh 9 1 Tawarikh 10 1 Tawarikh 11 1 Tawarikh 12 1 Tawarikh 13 1 Tawarikh 14 1 Tawarikh 15 1 Tawarikh 16 1 Tawarikh 17 1 Tawarikh 18 1 Tawarikh 19 1 Tawarikh 20 1 Tawarikh 21 1 Tawarikh 22 1 Tawarikh 23 1 Tawarikh 24 1 Tawarikh 25 1 Tawarikh 26 1 Tawarikh 27 1 Tawarikh 28 1 Tawarikh 29



Makna Ayat
1 Tawarikh 14:2 menyatakan bahwa Daud dikenal sebagai raja Israel karena Tuhan telah menetapkannya dalam rencana keseluruhan-Nya, dan didorong oleh kemuliaan kekuasaannya karena umat-Nya. Ayat ini menekankan otoritas ilahi di balik pemilihan raja serta dampak kepemimpinan Daud terhadap umat Israel yang diperlengkapi dengan berkat Allah.
Latar Belakang Kontekstual
Peristiwa ini terjadi dalam rangkaian narasi tentang konsolidasi pemerintahan Daud di Yerusalem sebagai pusat ibadah dan pemerintahan. Tuhan telah menjanjikan tahta bagi keturunan Daud dan menegaskan pemilihan-Nya melalui peristiwa-peristiwa terakhir. Bagian ini menunjukkan bahwa legitimasi administratif Daud bersandar pada kehendak supranatural Allah, bukan hanya kekuatan militer atau popularitas pribadi.
Observasi Dalam Tafsir
Pendapat Ringkas Tema
Rujukan Kaitan dengan Ayat Lain
1 Samuel 16:12-13 — Menekankan bahwa pilihan Tuhan atas Daud menandai dimulainya era kepemimpinan yang baru, dengan Roh Tuhan menyertai dia. Kaitan ini memperlihatkan kesinambungan rencana Tuhan dalam memilih raja sesuai kehendak-Nya.
2 Samuel 7:12-16 — Janji Allah kepada Daud tentang keturunannya sebagai raja abadi memونjangkan tema penetapan ilahi dan kemuliaan kerajaan yang bertahan melalui ketetapan-Nya.
Mazmur 21:13 — Menggali gagasan kemuliaan Tuhan atas orang-orang yang dipakai-Nya untuk memerintah, serta bagaimana kemenangan memancarkan kemuliaan-Nya di tengah umat.
Aplikasi Praktis yang Ringan
Orang percaya didorong untuk melihat bahwa kepemimpinan dan kemuliaan bukan hanya soal kekuasaan, melainkan tanggung jawab bertanggung jawab di hadapan Tuhan. Ketika kita menyadari bahwa Allah menetapkan pemimpin, kita didorong untuk mendoakan dan mendukung rencana-Nya, sambil menjaga kesetiaan umat kepada perjanjian-Nya.
Catatan Penutup
Ayat ini menegaskan dasar teokratis bahwa kerajaan Israel berjalan di bawah penyertaan ilahi. Pemeliharaan umat dan kemuliaan kerajaan bertolak dari kehendak Tuhan; Daud sebagai raja menjadi alat dipakai-Nya untuk memajukan tujuan-Nya di antara umat-Nya.
Quotations (tulisan singkat dari sumber berbahasa Inggris yang tersedia dalam domain publik):
Matthew Henry (kutipan singkat yang relevan): “God hath ordered the times and seasons, and given us rulers who shall be instruments in his hand.”
Albert Barnes (kutipan singkat yang relevan): “The elevation of David was divinely ordered; the people's welfare depended on the fidelity of their king to the covenant.”
Adam Clarke (kutipan singkat yang relevan): “The Lord’s appointment is clear in the rise of kings, and the prosperity of the nation rests on obedience to Him.”