1 Tawarikh 3:1 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Bermula, maka inilah segala bani Daud, yang diperanakkan baginya di Heberon; yang sulung Amnon dari pada Ahinoam, perempuan Yizrieli itu; dan yang kedua Daniel dari pada Abigail, perempuan Karmeli itu;

Ayat sebelumnya
« 1 Tawarikh 2:55
Ayat berikutnya
1 Tawarikh 3:2 »

1 Tawarikh 3:1 Tafsiran ayat Alkitab

Tinjauan Ringkas Teks 1 Tawarikh 3:1

Ayat ini memulai daftar panjang garis keturunan raja-raja Israel dari keluarga Daud. Di sini, fokusnya bergeser dari raja-raja ke ahli keluarga inti Daud yang lahir di Hebron, tempat Daud memerintah sebelum pindah ke Yerusalem. Ayat ini menegaskan kelahiran anak-anak Daud dan menandai dimulainya silsilah darah yang nantinya penting bagi ketetapan garis keturunan Mesias.

Ayat dalam konteks pasal

1 Tawarikh 3 mencatat susunan keluarga Daud setelah kerajaannya di Hebron serta masa-masa awal setelah memindahkan konsentrasi kepemimpinan ke Yerusalem. Ayat 1 spesifik menamakan anak-anak sulung Daud yang lahir di Hebron: Amnon (dari Ahinoam) sebagai yang sulung, dan Daniel (dari Abigail, istri Karmel) sebagai yang kedua. Ini membangun kerangka gensal karena daftar ini kelak berperan dalam penempatan silsilah yang relevan bagi perkabungan raja-raja Yehuda dan persiapan kemunculan tokoh Mesias.

Pemahaman pokok ayat

  • Penempatan lokasi lahir menandakan momen sejarah ketika Daud berkuasa di Hebron dan membangun garis keluarga yang perlu dikenang dalam budaya Israel.
  • Keturunan Daud digambarkan secara berurutan: anak sulung, kemudian yang kedua. Pola ini menegaskan struktur keluarga dan hak waris dalam konteks kerajaan dan iman.

Perbandingan singkat dengan sumber patokan

Beberapa penafsir dari karya-karya berbahasa Latin dan bahasa Inggris publik domain menekankan bahwa daftar elkah keturunan ini bukan sekadar katalog, melainkan fondasi identitas ilahi atas garis keturunan yang akan dipakai dalam perjanjian Allah dengan umat-Nya. Ringkasnya, fokusnya bukan pada sifat pribadi para anak Daud, melainkan pada legitimasi garis keturunan untuk peran-peran berikutnya dalam rencana Tuhan.

Pemikiran spiritual utama

Garis keturunan Daud di Hebron mengingatkan kita bahwa rencana Allah sering berawal dari kenyataan keluarga dan sejarah manusia. Allah memakai manusia biasa, dengan kekurangan dan misteri, untuk melaksanakan tujuan-Nya yang lebih besar. Kesetiaan Allah pada janji-Nya terhadap Daud terlihat melalui kelanjutan garis keturunan ini, meski tidak semua anggota keluarga terungkap sebagai tokoh utama perjanjian.

Rujukan silang yang relevan

  • 2 Samuel 5:5 – Daud memerintah di Yerusalem sebagai pusat kekuasaannya; silsilah ini menyiapkan transisi dari Hebron ke Yerusalem dan menetapkan dasar bagi keturunan yang akan berperan sebagai raja-raja Yehuda.
  • Matius 1:1–16 – daftar silsilah yang menempatkan keturunan Daud sebagai landasan identitas Mesias; hubungan ini menegaskan kesinambungan nubuatan melalui garis keturunan Daud.
  • Lukas 3:31–32 – garis keturunan Mesias melalui Abihail dan seterusnya menegaskan kestabilan genealogis dalam rencana keselamatan Allah.

Penjelasan singkat hubungan silang: silsilah di 1 Tawarikh menegaskan legitimasinya, sementara pasal-perikop seperti Matius dan Lukas menekankan pemenuhan nubuat Mesias melalui garis keturunan Daud yang konsisten.

Aplikasi praktis

Beberapa pelajaran bisa ditarik:

  • Penghargaan pada sejarah keluarga: Allah bekerja melalui latar belakang keluarga manusia untuk tujuan-Nya yang lebih luas.
  • Kepercayaan pada rencana ilahi, meski terlihat sederhana: Allah memelihara janji-Nya melalui garis keturunan yang tampaknya biasa.
  • Penekanan identitas dalam komunitas iman: keturunan Daud diingatkan bahwa identitas nasional bergantung pada kesetiaan kepada Allah dan perjanjian-Nya.

Ringkasan

1 Tawarikh 3:1 menandai awal daftar penting tentang para ahli keluarga Daud yang lahir di Hebron. Ayat ini menyiapkan konteks genealogis untuk rencana Allah yang berfokus pada garis keturunan yang memimpin menuju pemenuhan nubuat tentang Mesias. Sisi praktisnya, kita diajak melihat bagaimana sejarah pribadi dan keluarga menjadi bagian dari kisah besar Allah bagi umat-Nya.

Catatan kutipan: Pernyataan tafsiran dari karya-karya berbahasa Inggris berpotensi mengacu pada para komentator seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke; jika ada kutipan singkat yang relevan, akan dicantumkan secara tepat tanpa menyalin teks panjang.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

1 Tawarikh 3:1 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Samuel 3:2 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
2 Samuel 3:2 (IDN) »
Maka di Heberon itu diperanakkan bagi Daud beberapa anaknya laki-laki; yang sulung itu Amnon, oleh Ahinoam, perempuan Yizrieli itu;

Yosua 15:56 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yosua 15:56 (IDN) »
dan Yizreil dan Yokdeam dan Zanoah,

1 Samuel 27:3 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
1 Samuel 27:3 (IDN) »
Maka tinggallah Daud dengan Akhis di Gat, baik ia baik segala orangnya, masing-masing dengan orang isi rumahnya, dan Daud dengan kedua orang isterinya, yaitu Ahinoam, orang Yizrieli, dan Abigail, yang dahulu bini Nabal, orang Karmeli itu.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab