Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
1 Tawarikh 1 1 Tawarikh 2 1 Tawarikh 3 1 Tawarikh 4 1 Tawarikh 5 1 Tawarikh 6 1 Tawarikh 7 1 Tawarikh 8 1 Tawarikh 9 1 Tawarikh 10 1 Tawarikh 11 1 Tawarikh 12 1 Tawarikh 13 1 Tawarikh 14 1 Tawarikh 15 1 Tawarikh 16 1 Tawarikh 17 1 Tawarikh 18 1 Tawarikh 19 1 Tawarikh 20 1 Tawarikh 21 1 Tawarikh 22 1 Tawarikh 23 1 Tawarikh 24 1 Tawarikh 25 1 Tawarikh 26 1 Tawarikh 27 1 Tawarikh 28 1 Tawarikh 29Verse
1 Tawarikh 3:1 1 Tawarikh 3:2 1 Tawarikh 3:3 1 Tawarikh 3:4 1 Tawarikh 3:5 1 Tawarikh 3:6 1 Tawarikh 3:7 1 Tawarikh 3:8 1 Tawarikh 3:9 1 Tawarikh 3:10 1 Tawarikh 3:11 1 Tawarikh 3:12 1 Tawarikh 3:13 1 Tawarikh 3:14 1 Tawarikh 3:15 1 Tawarikh 3:16 1 Tawarikh 3:17 1 Tawarikh 3:18 1 Tawarikh 3:19 1 Tawarikh 3:20 1 Tawarikh 3:21 1 Tawarikh 3:22 1 Tawarikh 3:23 1 Tawarikh 3:24

Mengapa Ayat ini penting
1 Tawarikh 3:21 menampilkan susunan garis keturunan kerajaan Israel melalui keluarga Hananya, Pelaca, Yesaya, Refaya, Arnan, Obaja, dan Sekhanya. Ayat ini menguatkan gagasan bahwa daftar keturunan bukan sekadar catatan genealogis, melainkan bagian dari pewarnaan identitas bangsa dan rencana Allah yang berkelanjutan melalui generasi. Bagi pembaca Indonesia, ayat ini menegaskan bahwa 하나님 bekerja melalui garis keturunan manusia untuk mempertahankan janji-Nya dan menyiapkan karya-Nya di kemudian hari.
Latar belakang asli dan makna utama
Dalam pasal 3 kitab 1 Tawarikh, penulis menata silsilah keluarga raja-raja Yehuda dan keturunan istimewa yang terkait dengan takhta serta pelayanan di Bait Suci. Ayat 21 secara khusus menyebutkan bani Hananya sebagai pelaca dan Yesaya sebagai bagian dari garis keturunan raja-raja. Tujuan penataan ini adalah mematrix-kan legitimasi dinasti raja dan menunjukkan hubungan leluhur yang relevan bagi umat pada masa itu.
Pemahaman inti dan tema pendukung
Inti pesan ayat ini adalah kesinambungan garis keturunan yang menyiratkan tanggung jawab rohani dan kepemimpinan umat. Ketika nenek moyang—dan pelayak pekerjaan pengawasan rohani—ditunjukkan secara rinci, pembaca diajak melihat bagaimana pekerjaan Allah berlangsung melalui organisasi manusia: keluarga, tugas, dan pelayanan. Tema-tema terkait meliputi: - Pewarisan janji Allah melalui garis keturunan. - Peran keluarga dan komunitas dalam menjaga kesetiaan kepada Tuhan. - Kedaulatan Allah yang menata sejarah umat melalui tokoh-tokoh kecil dalam catatan besar bangsa.
Para komentator publik-domain sering menekankan bahwa daftar genealogis meneguhkan identitas historis umat Allah. Meskipun tidak semua nama menunjukkan peran besar di muka umum, kehadiran mereka menegaskan bahwa setiap generasi dipanggil untuk melayani rencana Allah, baik dalam hal rohani maupun administratif. Kita dapat mengambil hikmah bahwa kerja Tuhan tidak tergantung pada tokoh-tokoh besar semata, melainkan pada ketaatan berkelanjutan setiap anggota umat-Nya.
Daftar nama dalam 1 Tawarikh 3:21 mengingatkan kita bahwa setiap orang dipercayakan bagian kecil dalam rencana Tuhan. Dalam doa, kita bisa merenungkan bagaimana talenta, peran, dan tanggung jawab kita—sekecil apa pun—dijadikan saluran berkat bagi sesama dan demi kemuliaan Tuhan. Biarkan pewarisan spiritual ini menumbuhkan tekad untuk setia pada panggilan rohani kita hari ini, sambil memohon hikmat untuk menyatakan kasih Allah dalam keseharian.
Ayat ini berada dalam rangkaian daftar keturunan Yehuda yang penting bagi identitas kerajaan dan ibadah. Meski beberapa nama tidak dikenal luas, kehadiran mereka menunjukkan bahwa garis keturunan dinasti dirawat dengan teliti agar kelak sejarah keselamatan dapat berkembang melalui karya Tuhan.