1 Tawarikh 14:11 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka berjalanlah mereka itu ke Baal-Perazim, lalu dialahkan Daud akan mereka itu di sana, maka kata Daud: Bahwa Allah sudah memecahkan musuhku kepada tanganku seperti suatu pecahan air, maka sebab itu dinamainya akan tempat itu Baal-Perazim.

Ayat sebelumnya
« 1 Tawarikh 14:10
Ayat berikutnya
1 Tawarikh 14:12 »

1 Tawarikh 14:11 Tafsiran ayat Alkitab

Baal-Perazim: Tuhan yang Memecahkan Musuh di Tempat Itu

Inti penafsiran: Daud menamai tempat itu Baal-Perazim karena Allah menghancurkan pasukan musuh seperti air yang pecah. Pengalaman kemenangan ilahi ini menegaskan kedaulatan Allah dalam pertempuran dan mengundang umat percaya untuk bersukacita serta menaruh kepercayaan pada Allah yang mampu mengalahkan rintangan besar.

Latar sastra dan konteks kisah

Catatan catatan sejarah 1 Tawarikh menghadirkan peristiwa militer dalam konteks raja Daud yang baru membangun kekuatan Israel. Setelah kemenangan atas musuh, Daud menamai tempat itu Baal-Perazim, sebuah ungkapan yang menegaskan bahwa Allah “memecahkan musuhmu kepada tanganku seperti suatu pecahan air.” Frasa Alkitabiah ini menggambarkan kuasa ledakan dan pemecahan yang tiba-tiba dan efektif. Peristiwa ini menunjukkan hubungan antara penyertaan ilahi dan keberanian manusia dalam menghadapi ancaman.

Interpretasi teologis utama

– Ketergantungan pada Tuhan: Kemenangan tidak disangkal berasal dari Allah. Daud secara jelas mengakui bahwa Allah berkuasa menghancurkan pasukan lawan. Ini menegaskan pola teologis Alkitab tentang inti peperangan rohani sebagai pengarahan dan pembebasan oleh Allah.

– Pengakuan atas kuasa ilahi dalam konteks historis: Penamaan tempat sebagai Baal-Perazim mengabadikan momen penyertaan Allah dalam sejarah umat-Nya, sehingga bangsa Israel tidak menyombongkan diri tetapi mengarahkan sorotnya pada pemeliharaan Tuhan.

Hubungan dengan bagian lain Alkitab

– Kemenangan Allah seperti angin pembuka jalan: Kisah serupa muncul dalam peristiwa-peristiwa ketika Tuhan membebaskan umat-Nya dari kekuatan yang menakutkan, mengingatkan kita bahwa Allah bertindak sebagai pembebas yang kuat.

– Pengakuan iman melalui nyanyian/Pujian: Respons Daud menekankan bahwa puji-pujian lahir dari pengalaman nyata pertolongan ilahi; ini selaras dengan pola banyak nyanyian mazmur yang merayakan karya penyelamatan Allah.

Pertanyaan reflektif

  • Apa “tempat-tempat Baal-Perazim” dalam hidup kita hari ini—momen di mana Tuhan secara jelas membuktikan kuasanya atas kesulitan kita?
  • Bagaimana kita merespons kemenangan Allah: dengan pengakuan penuh atas sumber kekuatan, atau dengan keluh kesah yang meragukan?

Kait silang (cross-references) dan singkat penjelasan

– Ayub 26:14: Karya Allah yang besar sering tampak dalam tataran kekuasaan-Nya yang tidak terduga; kita diajak melihat “tali-tali jaraknya” sebagai bagian dari gambaran kebesaran ilahi.

– Mazmur 46:10: Seruan untuk berhenti dan mengenali bahwa Allah adalah Allah di atas segala pertempuran; ketenangan iman menjadi respons utama terhadap krisis.

– 1 Samuel 17:47 (referensi pola kemenangan Tuhan atas musuh besar): Allah berkuasa, dan umat-Nya bersuka cita karena nama-Nya yang dapat membongkar kekuatan lawan.

Penutup singkat

Pasal ini mengingatkan kita bahwa kemenangan sejati datang dari tangan Allah. Daud menyatakan dengan tegas bahwa Allah membelah musuh seperti air—guncangan yang tidak bisa dipertahankan musuh. Tempat itu diberi nama Baal-Perazim sebagai kesaksian keterlibatan Tuhan dalam sejarah bangsanya. Kita pun dipanggil untuk melihat karya-Nya dalam hidup kita, dan mengarahkan puji kita kepada-Nya atas segala pembebasan yang telah diberikannya.

Cuplikan relevan dari para komentator klasik

Adam Clarke meniupkan pengamatan bahwa kemenangan militer adalah tanda kedaulatan Allah atas rencana bangsa-Nya, sementara Matthew Henry menekankan respons hening iman setelah melihat kuasa ilahi. (Catatan: kutipan langsung singkat dari sumber-sumber publik domain dapat ditemukan dalam karya mereka; bagian ini tidak menampilkan kutipan panjang demi menjaga orisinalitas penulisan.)

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

1 Tawarikh 14:11 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yesaya 28:21 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yesaya 28:21 (IDN) »
karena Tuhan akan bangkit seperti di atas gunung Perazim, dan murka-Nya akan bernyala-nyala seperti di lembah Gibeon; apabila dikerjakan-Nya pekerjaan-Nya, maka pekerjaan-Nya itu akan ajaib; apabila dilakukan-Nya perbuatan-Nya, maka perbuatan-Nya itupun akan ajaib.

Keluaran 14:28 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Keluaran 14:28 (IDN) »
Karena apabila berbalik pasang air itu diliputinyalah segala rata dan orang yang berkuda dan segenap balatentara Firaun, yang telah turut akan orang Israel masuk ke dalam laut, dari pada sekalian itu seorangpun tiada terlepas.

2 Samuel 5:20 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
2 Samuel 5:20 (IDN) »
Maka dantanglah Daud ke Baal-Perazim, dialahkannya mereka itu di sana, lalu titahnya: Bahwa Tuhan sudah menetas segala musuhku di hadapanku seperti suatu tetasan air adanya, maka sebab itu dinamainya akan tempat itu Baal-Perazim.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab