Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
1 Tawarikh 1 1 Tawarikh 2 1 Tawarikh 3 1 Tawarikh 4 1 Tawarikh 5 1 Tawarikh 6 1 Tawarikh 7 1 Tawarikh 8 1 Tawarikh 9 1 Tawarikh 10 1 Tawarikh 11 1 Tawarikh 12 1 Tawarikh 13 1 Tawarikh 14 1 Tawarikh 15 1 Tawarikh 16 1 Tawarikh 17 1 Tawarikh 18 1 Tawarikh 19 1 Tawarikh 20 1 Tawarikh 21 1 Tawarikh 22 1 Tawarikh 23 1 Tawarikh 24 1 Tawarikh 25 1 Tawarikh 26 1 Tawarikh 27 1 Tawarikh 28 1 Tawarikh 29



Overview singkat
1 Tawarikh 14 mencatat pertumbuhan keluarga raja-raja Yudea dan bagaimana nama-nama pewaris mempererat janji Allah kepada Daud. Ayat 4 menampilkan nama-nama putra Raja Daud yang lahir di Yerusalem, menunjukkan kelanjutan garis keturunan dan pembentukan identitas nasional melalui garis keturunan kerajaan. Dalam konteks bab 14, penomoran dan penyebutan keturunan ini menegaskan realitas historis serta maksud ilahi di balik penempatan keluarga Daud di kota suci.
Ayat dalam konteks pasal
Pasal 14 menggambarkan Daud membangun pemerintahan dan memperluas persekutuan militer. Setelah mengalahkan filistin, Daud menegaskan stabilitas keluarga kerajaan dengan menetapkan Yerusalem sebagai pusat pemerintahan. Ayat 4 adalah bagian dari daftar nama putera Daud, menekankan pewarisan dan kelanjutan dinasti. Ini bukan sekadar catatan genealogis, melainkan penegasan bahwa Allah mengaruniakan keturunan yang akan melanjutkan tugas umat Perjanjian di bawah kepemimpinan ilahi.
Sebuah pelajaran rohani utama
Pelajaran utama ayat ini adalah pentingnya menjaga garis keturunan dan warisan spiritual dalam konteks panggilan Allah. Daud memerlukan generasi penerus untuk melanjutkan pekerjaan Tuhan, mengingatkan umat bahwa keturunan berperan dalam menjaga janji-Nya. Ketika Allah menyatakan rencana-Nya melalui keluarga terpilih, respons umat adalah memelihara apakah melalui ketaatan, doa, dan kesiapsediaan untuk melanjutkan pelayanan kepada-Nya.
Pembacaan silang yang relevan
Kaitannya: Menyiratkan bahwa kelanjutan kepemimpinan negara di bawah garis nasab Daud adalah sarana bagi umat untuk mengalami pemeliharaan ilahi. Pembacaan ini menguatkan tema kesetiaan Allah terhadap perjanjian-Nya.
Aplikasi praktis
- Bagi pembaca masa kini, ayat ini mendorong penghargaan terhadap warisan rohani—juga bagaimana kita mendidik generasi berikut dalam iman, doa, dan pelayanan.
- Dalam gereja lokal, pentingnya memupuk pemerintah rohani yang berlandaskan kehendak Allah sambil menjaga identitas iman yang diwariskan dari generasi ke generasi.
- Secara pribadi, kita dipanggil untuk menjadi pewaris pengharapan Kristus dengan hidup saleh dan setia terhadap panggilan Allah.
Ringkasan dan penyatuan wawasan
Ayat 4 menegaskan bahwa Daud memperlihatkan garis keturunan yang penting bagi kelanjutan pekerjaan Allah di antara umat-Nya. Dari sudut pandang teologis, catatan genealogis ini menekankan bahwa rencana Allah bekerja melalui garis keturunan manusia, tetapi juga mengundang kita untuk menanggapi dengan iman, ketaatan, dan doa agar warisan iman terus hidup. Kita diingatkan bahwa setiap generasi memikul tanggung jawab untuk menjaga komitmen kepada perjanjian Allah dan melanjutkan misi-Nya di bumi.
Cross-references singkat
- 2 Samuel 7:12-16: janji Allah tentang keturunan Daud dan rumah-Nya; menguatkan tema pewarisan yang juga terlihat dalam daftar ini.
- Roma 11:29: kasih karunia Allah tidak batal terhadap pewaris-Nya; relevan dengan menjaga warisan iman hingga masa kini.
- Matius 1:1-17: garis tersembunyi dan tujuan historis Kristus sebagai keturunan Daud; mengaitkan daftar leluhur dengan pemenuhan kedatangan Kristus.
Quotations dari tokoh komentar publik domain yang relevan (tanpa kutipan panjang): para komentator seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan pentingnya garis keturunan dalam konteks perjanjian Allah, serta cara daftar nama menunjukkan pemeliharaan ilahi melalui sejarah umat-Nya. (Catatan: tidak ada kutipan verbatim panjang yang disertakan di sini, namun nuansa interpretatif mereka tercermin dalam pendekatan umum terhadap perjanjian Allah dan pewarisan spiritual.)