Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRoma 7:18 Tafsiran ayat Alkitab
Roma 7:18 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Karena aku mengetahui, bahwa tiada diam di dalam diriku, yaitu di dalam keadaan tubuhku, barang yang baik; karena kehendak ada padaku, tetapi melakukan yang baik itu, tidak.
Roma 7:18 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Roma 7:18 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Mazmur 51:5 (IDN) »
(51-7) Bahwanya aku telah diperanakkan dengan kesalahan dan dengan dosapun ibuku telah menerima aku.

Yohanes 3:6 (IDN) »
Barang yang diperanakkan daripada tabiat tubuh, tubuh juga; dan barang yang diperanakkan daripada Roh, Roh juga.

Ayub 14:4 (IDN) »
Siapa gerangan dapat menerbitkan yang suci dari pada yang najis? Seorangpun tidak.
Makna Langsung Roma 7:18 (IDN)
“Karena aku mengetahui, bahwa tiada diam di dalam diriku, yaitu di dalam keadaan tubuhku, barang yang baik; karena kehendak ada padaku, tetapi melakukan yang baik itu, tidak.”
Inti ayat ini menyoroti konflik batin antara keinginan baik yang hidup dalam manusia dan kenyataan bahwa tindakan nyata sering kali tidak sejalan dengan keinginan itu. Rasul Paulus mengakui keterbatasan dirinya sendiri: meski ada dorongan untuk berbuat baik, adanya kecenderungan untuk memilih yang jahat atau tidak melakukan yang seharusnya. Ini bukan kejatuhan moral pribadi semata, melainkan deskripsi mengenai eksistensi manusia yang masih berpegang pada keadaan tubuh duniawi tetapi terkendala olehNatur manusia yang rentan terhadap dosa.
Konteks ayat
Ayat ini berada dalam bagian Roma 7, di mana Paulus membahas hukum dan efeknya terhadap hidup manusia. Ia mengajar bahwa hukum Allah dapat menyatakan dosa secara jelas, namun tidak mampu memberikan kekuatan untuk memenuhi hukum itu secara penuh. Dalam keadaan manusia berdosa, ada niat yang benar di dalam batin, tetapi tindakan tidak selalu mengikuti niat itu karena adanya perlawanan dari “daging” (kebiasaan dan keinginan dunia). Ini menegaskan bahwa pembenaran hanya datang melalui karya Kristus, bukan melalui usaha manusia semata.
Observasi tafsiran
Rujukan terkait
Beberapa tema terkait dalam kitab lain: - Galatia 5:17 menunjukkan konflik antara daging dan roh, memberi konteks bagaimana keinginan manusia bertabrakan dengan kehendak Tuhan. - Filipi 2:13 menekankan bahwa Allah bekerja dalam kita untuk menghasilkan kemauan dan tindakan sesuai kehendak-Nya. - Roma 8:1-2 menegaskan pembebasan dari hukum dosa melalui hidup dalam Roh.
Inti praktis yang menyejukkan
Cuplikan pemikiran para komentator (singkat)
Beberapa aliran klasik menegaskan bahwa ayat ini memperlihatkan kebutuhan kebangkitan rohani melalui kasih karunia, bukan usaha manusia semata. Dalam pandangan umum, kesadaran akan kegagalan diri mendorong kita mencari solusi di luar diri ke dalam Kristus.
Catatan singkat: tidak ada kutipan lengkap teks dari komentar ini, tetapi para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa ayat ini menandai segmen pembelajaran tentang hukum, dosa, dan kebutuhan anugerah Allah.
Penghubung Alkitab
Kaitkan dengan: - Roma 6:12-14, tentang kebebasan dari kuasa dosa melalui hidup dalam Kristus. - Rom 8:5-8, tentang hidup menurut daging versus hidup menurut Roh. Penjelasan singkat: ketiganya menampakkan peralihan dari kekuatan dosa menuju hidup baru dalam kasih karunia.