Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRoma 7:14 Tafsiran ayat Alkitab
Roma 7:14 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Karena kita ketahui, bahwa hukum itu rohani, tetapi aku ini di dalam keadaan tubuh, terjual ke bawah dosa.
Roma 7:14 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Roma 7:14 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Raja-raja 17:17 (IDN) »
Tambahan pula dijalankannya anak-anaknya laki-laki dan perempuan terus dari pada api dan diadakannya tenungan dan diselidiknya pesona seranah, dan dijualnya dirinya akan berbuat barang yang jahat kepada pemandangan Tuhan hendak membangkitkan murka-Nya.

1 Raja-raja 21:25 (IDN) »
Maka sesungguhnya belum pernah ada orang seperti Akhab, yang telah menjual dirinya akan berbuat barang yang jahat kepada pemandangan Tuhan, sebab dibujuk oleh Izebel, isterinya, akan dia.

1 Raja-raja 21:20 (IDN) »
Maka kata Akhab kepada Elia: Sudahkah engkau mendapat aku, hai seteruku? Lalu kata Elia: Benarlah aku mendapat engkau; tegal engkau sudah menjual dirimu akan berbuat barang yang jahat kepada pemandangan Tuhan.
Rasul Paulus tentang Hukum Roh dan Daging
Setting segera: Roma pasal 7 memaparkan pergumulan batin orang percaya antara hukum Allah yang bersifat rohani dan kenyataan tubuh manusia yang berdosa. Ayat ini berada dalam bagian yang menggambarkan konflik batin seorang Kristen yang ingin melakukan yang benar, tetapi didapati tidak berdaya secara lahiriah. Paulus menegaskan bahwa hukum itu rohani, tetapi manusia berada di dalam keadaan tubuh, terikat pada dosa.
Apa yang dikisahkan teks ini tentang Allah dan iman
Ayat ini menyoroti bahwa Allah tidak menghapus hukum-Nya, melainkan membuktikan kekudusan hukum itu sendiri: hukum itu rohani, suci, dan menginginkan kebenaran. Ketika Paulus berkata dirinya terikat secara tidak berdaya pada dosa, ia menunjukkan kebutuhan umat manusia akan anugerah pembebasan yang melampaui usaha menurut hukum saja. Impian hukum untuk menuntun kepada hidup rohani bertemu dengan kenyataan bahwa manusia, karena keberdosaan dalam daging, tidak mampu memenuhi standar itu tanpa bantuan kasih karunia Allah.
Kata kunci dan gambaran penting
Ayat-ayat tetangga (cross-references) dan maknanya
Pembaca zaman kini: bagaimana menerapkan
Ayat ini mengarahkan kita pada sadar bahwa usaha hidup rohani tidak dimaksudkan sebagai upaya manusia menerima pembenaran melalui hukum saja, melainkan melalui pembaruan batin oleh Roh Kudus. Dalam praktiknya, kita perlu merendahkan diri, bersandar pada anugerah Kristus, dan membiarkan hukum Allah bekerja dalam kita melalui firman dan doa, sehingga kita berjalan menurut roh, bukan menurut daging. Penerapan utama adalah mengakui ketidakmampuan diri sendiri dan mencari pembaharuan yang hanya bisa datang dari Tuhan.
Renungan singkat
Konflik Roma 7 menantang kita untuk tidak mengandalkan kepatuhan lahiriah semata. Dengan bergantung pada Kristus, kita menerima pembebasan dari daya kuasa dosa dan dimampukan hidup dalam ketaatan yang rohani—sebuah hidup yang dikuatkan oleh Roh Kudus.
Quotable notes:
“Hukum itu rohani” — bagian yang menegaskan sumbernya Allah; tanpa pembaruan hati, manusia tidak dapat memenuhi standar-Nya.