Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiWahyu 7:12 Tafsiran ayat Alkitab
Wahyu 7:12 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
katanya, "Amin; bahwa segala puji, dan kemuliaan, dan hikmat, dan ucapan syukur, dan hormat, dan kuasa, dan kekuatan bagi Tuhan kami, sampai selama-lamanya. Amin."
Wahyu 7:12 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Wahyu 7:12 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Wahyu 5:12 (IDN) »
yang mengatakan dengan suara besar, "Berlayak Anak domba yang tersembelih itu menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji."

Yudas 1:25 (IDN) »
yaitu bagi Allah yang Esa lagi Juruselamat kita dengan jalan Yesus Kristus Tuhan kita, adalah kiranya kemuliaan dan kebenaran dan kodrat dan kuasa yang sedia ada lebih dahulu daripada segala masa, dan sekarang ini hingga selama-lamanya. Amin.

Wahyu 19:4 (IDN) »
Maka kedua puluh empat ketua dan keempat zat yang hidup itu pun sujud menyembah Allah yang duduk di atas arasy itu sambil berkata, "Amin! Halleluyah!"
Wahyu 7:12 dalam Konteks Keesaan Pujian Allah
Makna Pokok
Tema-tema Utama
Tautan dengan Bagian Lain (Cross-References)
- Kejadian 21:33 menggamarkan kemuliaan Tuhan melalui pujian yang berakar pada perbuatan-Nya yang setia.
- Roma 11:36 menekankan bahwa segala sesuatu berasal dari-Nya, melalui-Nya, dan bagi-Nya; pujian sejalan dengan pemahaman bahwa Allah adalah sumber segala hal.
- Efesus 3:21 menegaskan tujuan utama semua karya Allah adalah kemuliaan-Nya sepanjang zaman.
Refleksi Praktis
Dalam kehidupan percaya, ayat ini mengajak kita menilai bagaimana kita merespons kasih Allah. Ketika kita melihat penyertaan-Nya, respons yang tepat adalah pujian tulus yang mencakup seluruh hidup—ucapan syukur, hormat, dan ketergantungan pada kekuatan-Nya. Pujian bukan sekadar ekspresi emosional, melainkan pengakuan bahwa Allah layak menerima semua kemuliaan karena Dia yang berkuasa menyelamatkan dan menjaga kita.
Ringkasan Penyejuk Hati
Wahyu 7:12 menegaskan doxologi surgawi: seluruh makhluk yang ditebus meyakinkan diri bahwa segala puji, kemuliaan, hikmat, ucapan syukur, hormat, kuasa, dan kekuatan adalah milik Tuhan kita, sekarang dan untuk selama-lamanya. Amin.
Quotations from public-domain commentators (Sumber terkait): Teks ringkas ini mengangkat arah pandang Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke secara ringkas dalam interpretasi umum mereka tentang pujian Allah yang kekal dan sifat-Nya yang berkuasa namun penuh kasih. Catatan khusus: frasa-frasa doxologis ini sering dipakai penafsir untuk menegaskan kemuliaan Allah dalam konteks keselamatan kekal umat-Nya.