Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiWahyu 7:17 Tafsiran ayat Alkitab
Wahyu 7:17 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
karena Anak domba yang di tengah arasy itu akan menjadi gembala mereka itu, dan akan membawa mereka itu kepada segala mata air hayat; maka Allah pun akan menyapukan segala air mata daripada mata mereka itu."
Wahyu 7:17 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Wahyu 7:17 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yohanes 7:37 (IDN) »
Maka pada hari yang akhir, yaitu hari yang besar pada masa raya itu, berdirilah Yesus serta berseru, kata-Nya, "Jikalau seorang yang dahaga, hendaklah ia datang kepada-Ku, lalu minum.

Mazmur 36:8 (IDN) »
(36-9) Maka Engkau memberi makan kepada mereka itu dengan kelimpahan dari pada lemak rumah-Mu, dan Engkau memberi minum kepada mereka itu dari pada pancaran kesedapan-Mu.

Yohanes 4:14 (IDN) »
tetapi barangsiapa yang minum air itu yang akan Kuberikan kepadanya, tiadalah ia akan dahaga selama-lamanya, karena air yang Aku berikan kepadanya itu, akan menjadi di dalamnya suatu mata air yang memancar sampai kepada hidup yang kekal."
Yang Menjadi Gembala dan Penghapus Air Mata: Wahyu 7:17
Inti interpretatif ayat ini adalah janji pemulihan penuh bagi umat Allah. Anak domba yang ada di tengah arasy—Kristus yang memegang kendali sejarah alam semesta—akan menjadi gembala umat-Nya. Dalam pelayanannya, Ia tidak hanya memimpin, tetapi juga membawa umat-Nya kepada sumber kehidupan yang sejati, mata air hayat. Pada akhirnya, Allah sendiri akan menghapus segala air mata dari mata mereka. Ayat ini menegaskan bahwa penyertaan Kristus dan pemulihan ilahi akan meniadakan penderitaan umat-Nya untuk selama-lamanya.
Konteks sastra
Ayat ini berada dalam Wahyu pasca-kemenangan umat Allah yang telah melalui penderitaan besar. Di tengah wahyu tentang penebusan dan penggenapan, umat dipastikan memiliki gembala yang mengenal dan memenuhi kebutuhan mereka. Frasa “Anak domba yang di tengah arasy” menekankan kehadiran Kristus sebagai korban dan penguasa yang setia. Gembala ini tidak jauh, melainkan dekat sebagai pemimpin, penjaga, dan pembuat damai bagi domba-dombanya.
Signifikansi teologis
Hubungan dengan bagian Alkitab lain
Beberapa lintasan merujuk pada bagaimana Allah membimbing umat-Nya seperti raga lama domba yang cemas, namun di tempat ini ditegaskan bahwa gembala yang memimpin adalah Anak domba itu sendiri. Lintas referensi menekankan tema kepedulian Ilahi dan pemulihan akhir yang dibawa oleh Kristus. Contoh lintasan singkat:
Pertanyaan refleksi
Ringkasan praktis
Wahy 7:17 menguatkan bahwa Kristus, sebagai Anak Domba yang telah berkorban dan bangkit, memimpin umat-Nya dengan kasih hingga membawa mereka ke sumber hidup yang tak pernah kering. Pada akhirnya, Allah akan menghapus segala air mata, menandai pemulihan penuh di hadirat-Nya.
Cuplikan pandangan dari tokoh komentar publik domain lama
Matthew Henry menekankan bahwa gembala yang dipimpin Kristus melayani dengan kasih dan kepedulian penuh, sementara Adam Clarke menyoroti kehadiran Kristus yang menghibur dan menjanjikan pemulihan. Catatan-ringkas ini mencerminkan tema sentral: perwujudan kasih Ilahi melalui gembala yang setia, membawa umat kepada hidup yang tak berakhir di hadapan Allah. (Kutipan langsung singkat sesuai konteks: “Anak domba di tengah arasy … akan menjadi gembala mereka.”)
Penutup
Ayat ini menguatkan iman bahwa penderitaan sementara akan berakhir dalam perkenanan Allah. Kristus yang memegang kendali, memimpin dengan kasih, dan Allah yang menghapus air mata menjadi kenyataan bagi umat-Nya yang percaya.