Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiWahyu 5:11 Tafsiran ayat Alkitab
Wahyu 5:11 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka aku tampak, dan aku dengar suara malaekat yang banyak sekeliling arasy dan segala zat yang hidup dan segala ketua itu; maka banyaknya itu beribu-ribu laksa,
Wahyu 5:11 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Wahyu 5:11 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Daniel 7:10 (IDN) »
Maka suatu sungai api mengalirlah dan berpecah-pecahlah di hadapan-Nya, dan beribu-ribu berkhidmat kepada-Nya dan berlaksa-laksa menghadap hadirat-Nya; maka majelis hukumpun lalu duduklah dan segala suratpun dibukakanlah.

Ibrani 12:22 (IDN) »
Tetapi kamu sudah datang ke gunung Sion, dan ke negeri Allah yang hidup, yaitu Yeruzalem yang di surga, dan kepada perhimpunan berlaksa-laksa malaekat,

Mazmur 148:2 (IDN) »
Pujilah akan Dia, hai segala malaekat-Nya! Pujilah akan Dia, hai segala balatentara-Nya!
Wahyu 5:11 (IDN): Pengamatan tentang Mahakudus yang Diperlihatkan
Setting segera: Dalam wahyu ini, Yohanes melihat takhta Allah dan singgasana di surga, di mana makhluk hidup serta para malaikat dan lebih banyak lagi berkumpul dalam puji-pujian. Ayat 11 menambah dimensi kemuliaan itu dengan gambaran tentang jumlah makhluk surgawi yang berbondong-bondong menghiasi sekitar takhta.
Apa yang dikatakan teks tentang Allah dan iman
Ayat ini menegaskan bahwa Allah kekal dan layak menerima penyembahan yang melimpah dari seluruh ciptaan. Jumlah yang digambarkan—beribu-ribu laksa—menegaskan intensitas dan kelimpahan pujian yang mengelilingi takhta-Nya. Bagi pembaca iman, ayat ini menekankan bahwa dunia roh bersukacita dalam pemerintahan Tuhan yang penuh kuasa, dan percaya bahwa Allah layak menerima kemuliaan, pengakuan, serta pemihakan Tuhan atas segala ciptaan.
Penjelasan kata dan gambar kunci
Hubungan dengan bagian lain alkitab
Cross-reference terkait: - [Kejadian 1:26] terkait manusia sebagai ciptaan yang meniru gambar Allah—menyatukan tema kemuliaan ciptaan yang dikehendaki memuliakan Allah. - [Why 4:8–11] kontras antara puji-pujian makhluk surgawi di takhta Allah dengan respons manusia di dunia; kedua pasal menyorot respons penyembahan sebagai inti hubungan dengan Tuhan. - [Mazmur 150] ibarat alunan pujian yang menekankan peran seluruh ciptaan dalam memuliakan Tuhan.
Penjelasan singkat: Ketika dunia roh bersatu memuliakan Allah, ini menegaskan gambaran kedaulatan-Nya dan tujuan ciptaan untuk beribadah. Dalam konteks Wahyu, gambaran ini mempersiapkan pembaca untuk memahami kendali ilahi atas sejarah hingga akhirnya semua menekankan kemuliaan-Nya.
Pemahaman dari tokoh komentator terdahulu
Ringkasan pandangan umum yang dipegang para komentator publik-domain: ayat ini menekankan kelimpahan puji-pujian surgawi, mempertegas bahwa Allah layak menerima semua kemuliaan; karya keselamatan Tuhan tidak hanya untuk manusia, melainkan untuk seluruh ciptaan yang tunduk pada kendali-Nya. Seperti yang dinarikan dari karya-karya para komentator klasik, puji-pujian di surga menegaskan realitas kemahakuasaan Allah dan tujuan akhir seluruh sejarah manusia untuk memuliakan-Nya.
Catatan kutipan: jika ada frasa singkat yang diambil dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke yang tersedia secara publik, akan dicantumkan secara eksplisit dengan kemurnian kutipan tepatnya di bagian ini.
Bagaimana kita memaknai hari ini
Aktivitas iman kita dapat terinspirasi oleh gambaran penyembahan di takhta: mengakui otoritas Tuhan dalam segala perkara dan memelihara sikap bersyukur atas kasih-Nya. Dalam doa kita, kita dapat bernafas dengan iman bahwa Allah memegang kendali penuh atas sejarah dan masa depan. Ketika kita menghadapi tantangan, ingatlah bahwa seluruh ciptaan memuji Tuhan, dan kita dipanggil untuk menjadi bagian dari pujian itu melalui hidup yang taat dan penuh kasih.
Referensi silang singkat
- Kejadian 1:26 — manusia diberi gambar Allah; respons kita adalah memuliakan-Nya.
- Wahyu 4:8–11 — puji-pujian tak henti di takhta Allah; pembentukan sikap worship menjadi pola kehidupan.
- Mazmur 150 — seruan pujian bagi seluruh ciptaan.