Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMikha 6:6 Tafsiran ayat Alkitab
Mikha 6:6 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Dengan apa boleh aku menghadap Tuhan dan menyembah sujud kepada Allah taala? Bolehkah aku menghadap Dia dengan korban bakaran, dengan lembu muda yang umur setahun?
Mikha 6:6 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Mikha 6:6 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Roma 10:2 (IDN) »
Karena aku menyaksikan bagi mereka itu, bahwa mereka itu ada suatu usaha kepada Allah, tetapi tiada dengan berpengetahuan.

Kisah Para Rasul 2:37 (IDN) »
Setelah didengarnya demikian, maka pedihlah hati orang sekalian, lalu berkatalah mereka itu kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain itu, "Hai Tuan-tuan dan Saudara sekalian, apakah yang wajib kami perbuat?"

Mazmur 51:16 (IDN) »
(51-18) Karena tiada Engkau kehendaki korban; jikalau kiranya Engkau menghendaki dia, niscaya ia itu kupersembahkan; maka akan korban bakaranpun tiada Engkau berkenan.
Inti Interpretif Mikha 6:6
Inti pesannya adalah Tuhan menuntut bukan sekadar ritual luar, melainkan suatu hidup yang benar dan penuh ketaatan. Mikha menantang umat Israel untuk mempertimbangkan apa arti ibadah ketika telinga mereka lebih sering diasah oleh formalitas ketimbang integritas hati. Ayat ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana kita mendekat kepada Tuhan: dengan apa kita berdatangan, dan apa bentuk penyembahan yang benar di hadapan-Nya?
Rangkaian sastra dan konteks kitab Mikha
Dalam konteks kitab Mikha, nubuat ditujukan kepada kerajaan-kerajaan Israel Utara dan Yehuda yang menuntut keadilan sosial dan ketaatan kepada Tuhan. Allah menantang umat-Nya untuk melihat kembali motivasi dan kualitas tindakan mereka. Ketika korban bakaran dan lembu muda menjadi simbol ritual, Mikha menekankan bahwa Tuhan menginginkan kebenaran, kasih, dan kerendahan hati lebih dari sekadar persembahan luar. Ayat ini berfungsi sebagai klimaks logis dari seruan moral yang konsisten sepanjang nubuat Mikha.
Makna teologis utama
Tuhan tidak menolak ibadah ritual, tetapi menuntut integritas relasional yang terwujud dalam keadilan, belas kasih, dan ketundukan. Penyembahan sejati lahir dari hidup yang meniru kasih Tuhan—tidak dilepaskan dari tuntutan moral maupun hubungan yang benar dengan sesama. Dalam konteks pasal 6, Tuhan menyatakan bahwa ritual tanpa perubahan hati tidak memperoleh penerimaan-Nya.
Cuplikan pandangan tokoh-tokoh berpendapat (kutipan singkat)
Beberapa penafsir berpendapat bahwa pertanyaan Mikha 6:6 mencontoh pola retoris: umat mencoba meredam ketaatan dengan korban luar. Kutipan berikut menggambarkan nada umum: “Tuhan lebih melihat hati daripada tangan yang membawa kurban.”
Rangka rujukan lintas Alkitab
Pertanyaan refleksi
Penutup singkat
Inti Mikha 6:6 adalah ajakan untuk membawakan ibadah yang lahir dari hati yang benar dan tindakan yang adil. Tuhan menuntut integritas hidup—bukan hanya ritual yang tampak fisik. Penyembahan yang berkenan adalah budaya nilai yang menyatakan kasih Allah dalam cara kita bertindak terhadap orang lain dan dalam sikap kita di hadapan Tuhan.