Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMatius 4:10 Tafsiran ayat Alkitab
Matius 4:10 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Lalu kata Yesus kepadanya, "Nyahlah engkau dari sini, hai Iblis, karena telah tersurat: Hendaklah engkau menyembah Allah Tuhanmu, dan beribadat hanya kepada-Nya sahaja."
Matius 4:10 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Matius 4:10 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ulangan 6:13 (IDN) »
Melainkan hendaklah kamu takut akan Tuhan, Allahmu, dan berbuat bakti kepada-Nya, dan bersumpah demi nama-Nya jua!

Ulangan 10:20 (IDN) »
Maka hendaklah kamu takut akan Tuhan, Allahmu, dan berbuat bakti kepada-Nya, dan bersangkut paut kepada-Nya dan bersumpah demi nama-Nya jua.

Yosua 24:14 (IDN) »
Maka sebab itu hendaklah kamu takut akan Tuhan dan berbuat bakti kepada-Nya dengan tulus dan benar hatimu, dan buanglah akan dewa-dewa yang disembah oleh nenek moyangmu di seberang sungai dan di Mesir, melainkan hendaklah kamu beribadat kepada Tuhan jua.
Makna Langkah Yesus dalam Matius 4:10
Inti ayat ini adalah penegasan tegas Yesus kepada Iblis: menyembah Allah Tuhanmu dan beribadat hanya kepada-Nya saja adalah kewajiban mutlak bagi manusia yang dilahirkan kembali oleh Roh. Dalam pergumulan di kejahatan, respons Yesus menunjukkan bagaimana Alkitab menilai ibadah yang benar: hanya kepada Allah semata kita menyerahkan pujian, ketundukan, dan tindakan hidup yang mengutamakan kemuliaan-Nya.
Latar belakang konteks
Pasal ini menjelang permulaan pelayanan publik-Nya. Iblis telah menggoda Yesus di padang gurun dengan tawaran kekuasaan dan kenyamanan jika Dia bersedia melayani iblis. Di tengah godaan itu, Yesus mengembalikan firman Allah dari kitabsuci dengan satu pernyataan tegas: tidak ada tempat bagi penyembahan ganda atau kompromi terhadap tahta Allah. Ayat ini menyoroti identitas Mesias sebagai tahta sengsara yang setia kepada kehendak Bapa.
Observasi interpretatif
Gagasan kunci (tema singkat)
Rujukan silang yang relevan
- Ulangan 6:13; ayat ini menggemakan ajaran bahwa kita harus takut dan beribadah kepada Allah saja. Penekanan eksklusif pada penyembahan Allah menjadi landasan moral bagi umat Israel dan bagi umat percaya hari ini.
- 1 Korintus 10:14; pensinyalan dalam konteks godaan berhubungan dengan menjaga jarak dari segala bentuk penyembahan berhala atau dorongan dunia yang memikat iman.
- Wahyu 14:9-11; gambaran akhir mengenai konsekuensi penyembahan yang menyimpang menegaskan pentingnya loyalitas total terhadap Kristus sebagai pusat penyembahan.
Integrasi pemahaman dari tokoh-tokoh berpublik domain
Beberapa pandangan klasik menekankan bahwa firman di tempat ini meneguhkan kemuliaan Alkitab atas tawaran-tawaran dunia. Penolakan Yesus terhadap Iblis menegaskan bahwa keselamatan tidak bisa dipenuhi melalui jalan pintas atau kemewahan dunia, melainkan melalui ketaatan hingga mati di kayu salib.
Kesimpulan praktis yang ringkas
Dalam pergumulan-penggodaan kita, ingatlah untuk merujuk diri sepenuhnya pada firman Allah. Belajarlah menilai setiap tawaran dunia menurut kriteria kebenaran-Nya: apakah itu memperkuat komitmen kita kepada Allah atau justru menyesatkan kita dari-Nya.