Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMatius 4:13 Tafsiran ayat Alkitab
Matius 4:13 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka ditinggalkan-Nya negeri Nazaret, lalu masuk dan diam di Kapernaum, yang di pantai tasik, di dalam jajahan Zebulon dan Naftali,
Matius 4:13 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Matius 4:13 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yohanes 4:46 (IDN) »
Maka datanglah Ia sekali lagi ke negeri Kana di tanah Galilea, yaitu di tempat air dijadikan-Nya anggur itu. Maka adalah seorang pegawai raja, yang anaknya laki-laki sakit di Kapernaum.

Markus 1:21 (IDN) »
Maka berjalanlah mereka itu masuk ke Kapernaum, lalu pada hari Sabbat masuklah Yesus ke dalam rumah sembahyang serta mengajar orang.

Matius 11:23 (IDN) »
Dan engkau, hai Kapernaum! Engkau ditinggikan sampai ke langit? Sampai ke dalam alam maut engkau akan ditolakkan, karena jikalau di dalam Sodom sudah jadi mujizat yang telah berlaku di dalam engkau, niscaya tinggallah ia sampai kepada masa ini.
Setting segera pasal Matius 4:13
Ayat ini melanjutkan gambaran awal pelayanan Yesus: setelah dipanggil oleh Yohanes Pembaptis, Yesus tidak tinggal di Nazaret lagi, kota asal-Nya, melainkan meninggalkannya dan menetap di Kapernaum, di tepi Danau Galilea. Perubahan tempat ini menandai dimulainya pewartaan-Nya secara lebih terbuka kepada bangsa Israel yang tinggal di wilayah itu, khususnya di antara suku Zebulon dan Naftali (wilayah utara Palestina).
Apa yang teks mengungkapkan tentang Allah dan iman
Kedatangan ke Kapernaum menunjukkan bahwa Tuhan berpegang pada rencana-Nya untuk membawa terang ke wilayah-wilayah yang sebelumnya tidak begitu mendapat sorotan. Kaitan dengan nubuat-bunut mubasir menegaskan bahwa karya Mesias tidak terbatas pada satu lokasi saja, melainkan meluas agar mereka yang tinggal di kegelapan melihat terang. Imannya menuntun-Nya meninggalkan rumah dan kembali ke tempat yang telah dinubuatkan untuk tindakan penyelamatan dan pengajaran-Nya.
Penjelasan kata dan gambaran penting
“ditinggalkan-Nya negeri Nazaret” menandai perpindahan fokus misi-Nya. “masuk dan diam di Kapernaum” mengandung unsur persistensi dan ketetapan ilahi: tempat baru menjadi pusat pelayanan selama masa karya-Nya di bumi. “di pantai tasik” menekankan lokasi strategis; tepi danau memudahkan penyebaran ajaran melalui banyak orang yang datang dan melihat karya-Nya. “dalam jajahan Zebulon dan Naftali” menegaskan bahwa ini bukan kebetulan geografis, melainkan bagian dari rencana Allah yang melibatkan wilayah-wilayah utara Israel.
Hubungan dengan bagian lain Alkitab
Cross-reference yang relevan menambah makna:
Aplikasi sekarang
Kesempatan panggilan Allah tetap relevan: tempat fisik bukanlah pembatas misi-Nya. Allah bekerja melalui kita di mana pun kita berada, mengubah lingkungan sekitar melalui firman dan kasih-Nya. Kita diundang untuk melihat bahwa perubahan tempat bisa menandai permulaan periode baru dalam hidup iman kita, dengan fokus pada pewartaan, pengajaran, dan solidaritas dengan sesama. Dalam konteks sesama pengikut Kristus, teks ini mendorong kita untuk tidak melepas komitmen pada panggilan mesianik meskipun berada di lingkungan yang berbeda dari masa lalu.
Inti pesan: Allah menuntun langkah-Nya untuk menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan terang-Nya, dan kehadiran kita di komunitas tempat kita berada bisa menjadi bagian dari rencana-Nya untuk menuntun hidup manusia kepada keselamatan melalui Kristus.
Referensi singkat dari penafsir terdahulu (kutipan pendek yang relevan):
Adam Clarke menekankan bahwa perpindahan tempat adalah bagian dari penetapan ilahi untuk memperluas karya Mesias; penekanan pada nubuat dan pemenuhan rencana Allah memberi bobot teologi sejarah bagi ayat ini.
Matthew Henry menyoroti keseimbangan antara kenyataan manusiawi Yesus dalam meninggalkan Nazaret dan tujuan ilahi untuk menyatakan terang di kawasan Galilea utara.
Albert Barnes mencatat bahwa lokasi Kapernaum berfungsi sebagai pusat pelayanan karena jalan perdagangan dan kemudahan akses bagi banyak orang.
Ayat terkait untuk meditasi: Yesaya 9:1-2; Matius 8:14-17; Yesaya 42:6-7.