Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Ulangan 1 Ulangan 2 Ulangan 3 Ulangan 4 Ulangan 5 Ulangan 6 Ulangan 7 Ulangan 8 Ulangan 9 Ulangan 10 Ulangan 11 Ulangan 12 Ulangan 13 Ulangan 14 Ulangan 15 Ulangan 16 Ulangan 17 Ulangan 18 Ulangan 19 Ulangan 20 Ulangan 21 Ulangan 22 Ulangan 23 Ulangan 24 Ulangan 25 Ulangan 26 Ulangan 27 Ulangan 28 Ulangan 29 Ulangan 30 Ulangan 31 Ulangan 32 Ulangan 33 Ulangan 34Verse
Ulangan 6:1 Ulangan 6:2 Ulangan 6:3 Ulangan 6:4 Ulangan 6:5 Ulangan 6:6 Ulangan 6:7 Ulangan 6:8 Ulangan 6:9 Ulangan 6:10 Ulangan 6:11 Ulangan 6:12 Ulangan 6:13 Ulangan 6:14 Ulangan 6:15 Ulangan 6:16 Ulangan 6:17 Ulangan 6:18 Ulangan 6:19 Ulangan 6:20 Ulangan 6:21 Ulangan 6:22 Ulangan 6:23 Ulangan 6:24 Ulangan 6:25



Ulangan 6:13 (IDN) — "Melainkan hendaklah kamu takut akan Tuhan, Allahmu, dan berbuat bakti kepada-Nya, dan bersumpah demi nama-Nya jua!"
Konteks seketika: Ayat ini muncul dalam bagian pengajaran Musa kepada bangsa Israel sebelum memasuki Tanah Perjanjian. Mereka diingatkan untuk setia kepada Tuhan dan menolak penyembahan tuhan-tuhan lain. Perintah ini menekankan kebutuhan hidup dalam takut akan Tuhan sebagai landasan komitmen dan sumpah mereka di hadapan-Nya.
Apa yang diungkapkan ayat ini tentang Tuhan dan iman
Ayat ini menegaskan eksklusivitas hubungan Allah dengan umat-Nya: Tuhanlah yang harus ditakuti dan dihormati, bukan dewa-dewa asing. Takut akan Tuhan di sini bukan rasa gentar kosong, melainkan rasa hormat yang membentuk pola hidup, komitmen moral, dan kesetiaan dalam ibadah. Berbuat bakti kepada-Nya menunjukkan respons kasih dan loyalitas, sementara sumpah demi nama-Nya menegaskan integritas tutur kata dan tindakan di hadapan-Nya.
Kata kunci penting dan gambaran alkitabiah
Cross-references yang relevan
Penjelasan singkat: Ketiga referensi menyoroti kebenaran bahwa hidup beriman menuntut konsistensi antara apa yang diucapkan dengan bagaimana hidup dijalani, serta penempatan Tuhan di pusat tindakan kita.
Kaitan dengan karya para komentator klasik
Para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa takut akan Tuhan mempengaruhi seluruh aspek hidup: ibadah, etika, dan hubungan sosial. Mereka menilai sumpah sebagai pernyataan integritas yang menjaga komunitas dari tipu daya. Kutipan singkat yang relevan (jika ada) menunjukkan bagaimana ketundukan kepada Tuhan membentuk keandalan perkataan dan kesetiaan dalam perjanjian dengan-Nya.
Aplikasi praktis untuk hidup modern
Inti ayat ini menggeser fokus dari sekadar ritual ke pola hidup yang dibentuk oleh rasa takut yang benar akan Tuhan, sebuah iman yang memancarkan bakti dan integritas dalam setiap kata dan perbuatan.