Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Matius 17:1 Matius 17:2 Matius 17:3 Matius 17:4 Matius 17:5 Matius 17:6 Matius 17:7 Matius 17:8 Matius 17:9 Matius 17:10 Matius 17:11 Matius 17:12 Matius 17:13 Matius 17:14 Matius 17:15 Matius 17:16 Matius 17:17 Matius 17:18 Matius 17:19 Matius 17:20 Matius 17:21 Matius 17:22 Matius 17:23 Matius 17:24 Matius 17:25 Matius 17:26 Matius 17:27



Tafsiran singkat: Matius 17:18 (IDN)
Inti dari ayat ini adalah kuasa Kristus atas gangguan roh jahat dan respons iman yang berhubungan dengan iman yang kecil. Yesus menugaskan dengan tegas kepada roh yang menguasai anak itu, dan dengan segera roh itu keluar serta anak itu pulih. Peristiwa ini menegaskan otoritas-Nya atas kuasa gelap dan kemanjuran doa serta iman yang rendah hati.
Latar konteks singkat
Kisah ini terjadi setelah murid-murid gagal mengusir roh keras pada anak yang dirasuk. Petrus, Yakub, dan Yohanes menyaksikan keajaiban yang tidak mereka capai sebelumnya ketika mereka bertemu di gunung, namun di lembaran di lembah pelayanan biasa mereka mengalami kekurangan iman. Peristiwa ini memperlihatkan bahwa kuasa ilahi tidak terikat pada ukuran iman manusia, melainkan pada otoritas Kristus yang menyelamatkan.
Observasi penafsiran
Pendapat singkat dari sumber klasik (ringkas)
Beberapa penafsir klasik menekankan bahwa kejernihan fokus pada Kristus sebagai sumber penyembuhan: roh jahat tidak berdaya melawan perintah-Nya, dan iman meski kecil menjadi sarana bagi karya-Nya. Meskipun murid-murid belum memahami sepenuhnya cara-Nya bekerja, kehadiran-Nya adalah jaminan pemulihan bagi mereka yang percaya.
Benang tema utama
Hubungan dengan bagian lain
- Matius 9:32-33: Seorang yang dirasuk diangkat oleh kuasa firman-Nya, menegaskan lagi bahwa pengusiran roh adalah bagian dari tanda-Nya.
- Markus 9:28-29: Konsisten dengan catatan paralel bahwa doa dan puasa memperluas kapasitas kita untuk menghadapi roh-roh yang menolak pengaruh manusia.
- Kisah para murid di Matius 17:20-21: Secara bertahap, Yesus mengarahkan mereka untuk berkeyakinan penuh dalam doa.
Implikasi praktis
Penutup
Ayat ini menegaskan bahwa kuasa penyelamatan Kristus melampaui batas-batas manusia. Ketika orang percaya menatap-Nya dengan iman yang sederhana dan taat, bahkan masalah yang tampak tak terkendali pun bisa diatasi oleh kuasa-Nya yang menyelamatkan.
Quotations from public-domain commentators (ringkas):
Adam Clarke: “Christ’s rebuke of the unclean spirit proves the authority of the Son of God over devils.”
Albert Barnes: “The power which Jesus exercised over demon gives consolation that the power of faith can bring deliverance.”
Matthew Henry: “Where faith is lively, the command of Christ brings deliverance; where it is weak, the mercy of Christ still remains full to heal.”
Cross-references:
– Matius 9:32-33: tanda penyembuhan roh jahat sebagai bagian dari otoritas Mesias.
– Markus 9:28-29: doa dan puasa sebagai pertolongan untuk menghadapi kekuatan rohani yang kuat.
– Markus 1:34: kisah pembebasan manyakasal dari roh-roh jahat sebagai bagian dari karya-Nya yang melayani manusia.