Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Matius 17:1 Matius 17:2 Matius 17:3 Matius 17:4 Matius 17:5 Matius 17:6 Matius 17:7 Matius 17:8 Matius 17:9 Matius 17:10 Matius 17:11 Matius 17:12 Matius 17:13 Matius 17:14 Matius 17:15 Matius 17:16 Matius 17:17 Matius 17:18 Matius 17:19 Matius 17:20 Matius 17:21 Matius 17:22 Matius 17:23 Matius 17:24 Matius 17:25 Matius 17:26 Matius 17:27



Makna Langsung (Inti Ayat)
Mat 17:15 menggambarkan seorang ayah yang memohon belas kasihan bagi anaknya yang keras mari, menegaskan beratnya penderitaan yang dialami anak itu dan perlunya belas kasih dari Tuhan. Ayat ini menyoroti kemalangan manusia yang tidak sanggup menolong dirinya sendiri dan kebutuhan akan kehadiran ilahi untuk penyembuhan dan pembebasan.
Latar Belakang Kontekstual
Ayat ini berada dalam kisah perjalanan para murid yang gagal melepaskan roh yang melumpuhkan anak lelaki dari pemuda itu. Respons Yesus setelah kejadian menunjukkan prioritas iman dan kedaulatan kuasa-Nya atas semua kuasa roh jahat. Dalam konteks pasal ini, umat percaya belajar untuk membawa persoalan yang paling berat kepada Allah dalam doa yang penuh keyakinan.
Observasi Teks dan Interpretasi
Inti Teematis (ringkas)
Cross-References (Hubungan Alkitabiah)
1) Markus 9:14-29 dan Lukas 9:37-43 merekam peristiwa serupa; keduanya menekankan iman dan belas kasih Kristus sebagai kekuatan penyembuhan. Penekanan interpretatif: iman yang sederhana tetapi bergantung sepenuhnya pada kuasa Tuhan membawa pemulihan.
2) Matius 21:21-22 menegaskan prinsip doa menjadi nyata melalui iman. Hubungan: doa yang berlandaskan iman memampukan murid untuk melihat karya Allah dalam kehidupan sehari-hari.
3) Yohanes 14:12-14 mencatat jaminan Yesus bahwa karya-Nya berlanjut melalui iman orang percaya. Hubungan: otoritas Kristus atas kuasa roh menjamin pemulihan bagi mereka yang datang kepada-Nya.
Penjabaran Singkat dari Para Penafsir Terdahulu (singkat)
Beberapa penafsir klasik menekankan kebutuhan akan iman yang murni kepada Kristus, dan bahwa pertolongan ilahi tidak selalu sesuai dengan harapan manusia, tetapi selalu tepat dan tepat waktu. Ringkasnya: belas kasih Tuhan bertemu dengan iman sederhana.
Relevansi Praktis (Takait)
Ketika menghadapi keadaan yang tampak tak terkendali, kita diajak membawa pergumulan kita kepada Tuhan dalam doa yang berlandaskan iman. Dunia seringkali menuntut jawaban cepat; namun, penyembuhan sejati datang melalui penyerahan diri kepada kuasa Allah dan percayanya bahwa-Nya sanggup membebaskan dari belenggu yang paling berat.
Editor: Tafsiran Alkitab