Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Matius 10:1 Matius 10:2 Matius 10:3 Matius 10:4 Matius 10:5 Matius 10:6 Matius 10:7 Matius 10:8 Matius 10:9 Matius 10:10 Matius 10:11 Matius 10:12 Matius 10:13 Matius 10:14 Matius 10:15 Matius 10:16 Matius 10:17 Matius 10:18 Matius 10:19 Matius 10:20 Matius 10:21 Matius 10:22 Matius 10:23 Matius 10:24 Matius 10:25 Matius 10:26 Matius 10:27 Matius 10:28 Matius 10:29 Matius 10:30 Matius 10:31 Matius 10:32 Matius 10:33 Matius 10:34 Matius 10:35 Matius 10:36 Matius 10:37 Matius 10:38 Matius 10:39 Matius 10:40 Matius 10:41 Matius 10:42



Matthew 10:26 (IDN)
Ayat ini muncul dalam bagian pengajaran Yesus kepada murid-murid-Nya sebelum mereka diutus. Ia menekankan bahwa tidak ada hal yang tersembunyi atau rahasia yang tidak akan dibuka pada akhirnya. Dalam konteks penganiayaan yang akan mereka hadapi, nasihat ini membangun keberanian dengan menegaskan bahwa Allah akan membongkar semua hal yang disembunyikan manusia dan menuntut pertanggungjawaban atas segala hal.
Makna pokok
Yesus mendorong murid-murid-Nya untuk tidak takut terhadap manusia. Perhatikan bahwa Allah adalah hakim terakhir yang mengetahui segala sesuatu, baik yang tersembunyi maupun yang terbuka. Keseluruhan amanat ini menegaskan integritas kehadiran Allah: meskipun dunia mencoba menutupi kebenaran, pada akhirnya Tuhan akan memberi terang terhadap kebenaran itu.
Tema utama
Pandangan para komentator terkemuka (ringkas)
Para penafsir publik domain sebagaimana Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa ayat ini menenangkan jiwa murid dalam menghadapi penghakiman manusia. Mereka menyoroti bahwa Tuhan tidak membiarkan kebenaran terbenam; di waktu yang tepat, Allah akan membuka tabir-rahasia dan membalas keadilan. Kutipan singkat yang relevan (dari karya-karya mereka) menegaskan pesan bahwa ketakutan terhadap manusia tidak sebanding dengan perlindungan ilahi bagi mereka yang setia kepada misi-Nya.
Aplikasi praktis
Beberapa langkah praktis yang bisa diambil: - Pertahankan integritas dalam segala pernyataan iman, meskipun ada tekanan untuk menutup-nutupi kebenaran. - Percayai bahwa Allah melihat semua pekerjaan hati; baik yang terlihat maupun yang tersembunyi akan mendapat balasan pada waktunya. - Latih keberanian rohani melalui doa, pembacaan Kitab Suci, dan komunitas iman yang saling mendukung saat menghadapi ancaman atau cemooh.
Cross-references (singkat, dengan penjelasan singkat)
Refleksi singkat
Ketika menghadapi tekanan atau ancaman karena iman, kita diajak untuk menilai kembali sumber ketakutan. Allah yang memperhatikan segala sesuatu memberi kita keberanian untuk bersaksi. Kesadaran bahwa Tuhan akan membukakan semuanya pada akhirnya menimbulkan kelegaan batin dan dorongan misi yang lebih setia.
Ringkasan
Ayat ini menegaskan tidak perlu takut terhadap penghakiman manusia. Allah, Sang Hakim yang adil, akan membukakan semua hal yang tersembunyi. Dalam konteks misi murid-murid, pesan ini membangun keberanian untuk terus memberitakan kabar baik dengan percaya bahwa kebenaran akan akhirnya dinyatakan di hadapan Tuhan.