Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Imamat 4:1 Imamat 4:2 Imamat 4:3 Imamat 4:4 Imamat 4:5 Imamat 4:6 Imamat 4:7 Imamat 4:8 Imamat 4:9 Imamat 4:10 Imamat 4:11 Imamat 4:12 Imamat 4:13 Imamat 4:14 Imamat 4:15 Imamat 4:16 Imamat 4:17 Imamat 4:18 Imamat 4:19 Imamat 4:20 Imamat 4:21 Imamat 4:22 Imamat 4:23 Imamat 4:24 Imamat 4:25 Imamat 4:26 Imamat 4:27 Imamat 4:28 Imamat 4:29 Imamat 4:30 Imamat 4:31 Imamat 4:32 Imamat 4:33 Imamat 4:34 Imamat 4:35



Imamat 4:23 (IDN) - Analisis Ringkas
Ayat ini muncul dalam konteks hukum persembahan yang ditetapkan Allah untuk umat Israel. Ketika seorang imam atau bangsa Israel mengetahui dosa yang telah dilakukan, ia harus membawa korban persembahan sebagai tindakan pengakuan dan pemulihan hubungan dengan Allah. Ayat ini menekankan bahwa pengakuan dosa yang jelas memang memerlukan langkah nyata berupa persembahan yang tepat dan tidak bercacat.
Ayat dalam konteks pasal
Pasal 4 membahas berbagai situasi di mana seseorang dianggap berdosa tanpa disengaja, baik bagi imam, seluruh jemaat, maupun pemimpin. Bagian ini menegaskan bahwa dosa yang terkuak atau diketahui oleh seseorang menuntut respons yang serupa: pengakuan dan pengorbanan yang sesuai. Ayat 23 berfungsi sebagai panduan praktis bagaimana seseorang harus bertindak ketika dosanya terungkap, dengan menyiapkan seekor kambing jantan tanpa cela untuk persembahan korban penghapus dosa.
Inti teologis yang menonjol
Pilar utama ayat ini adalah pengakuan dosa yang harus diikuti dengan tindakan yang tepat. Ketika dosa terungkap, tidak cukup hanya menyadari; manusia dipanggil untuk membawa korban yang memenuhi syarat hukum, sebagai simbol pengguguran dosa dan penerimaan kekuatan pemulihan Allah melalui pengorbanan. Ini menunjukkan sifat kira-kira harmonis antara keadilan Allah dan kasih-Nya yang menyediakan jalan pengampunan melalui korban.
Perbandingan dengan bagian Alkitab lain
Bagian praktis: bagaimana menerapkan ayat ini
2-3 silang rujukan yang relevan
Aplikasi teologis singkat
Ayat ini mengarahkan pembaca untuk melihat pertobatan sebagai proses yang disertai tindakan nyata. Ketika dosa terungkap, hubungan dengan Allah diperbarui melalui langkah-langkah yang diawasi-Nya. Dalam konteks kekristenan, prinsip ini mengingatkan kita pada kebenaran bahwa korban pribadi dan pengakuan yang tulus tetap relevan dalam pola hidup iman, meski bentuknya telah berubah dalam konteks Perjanjian Baru.
Ringkasan
Imamat 4:23 menegaskan bahwa dosa yang diketahui menuntut respons hakekat: pengakuan disertai penyertaan korban yang sesuai. Ayat ini menegaskan hubungan antara keadilan ilahi dan pemulihan melalui tindakan konkret, sebuah pola yang juga ditemukan dalam pandangan para tokoh komentar kuno yang menekankan arti hati yang tulus di balik ritual pengampunan.
Catatan singkat kutipan para komentator (jika ada):
Albert Barnes dan Adam Clarke serta Matthew Henry sering menekankan bahwa inti ayat ini adalah keaslian pengakuan dosa disertai tindakan yang memenuhi syarat hukum persembahan, sebagai wujud pertobatan yang diterima Allah.