Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Hakim-hakim 1 Hakim-hakim 2 Hakim-hakim 3 Hakim-hakim 4 Hakim-hakim 5 Hakim-hakim 6 Hakim-hakim 7 Hakim-hakim 8 Hakim-hakim 9 Hakim-hakim 10 Hakim-hakim 11 Hakim-hakim 12 Hakim-hakim 13 Hakim-hakim 14 Hakim-hakim 15 Hakim-hakim 16 Hakim-hakim 17 Hakim-hakim 18 Hakim-hakim 19 Hakim-hakim 20 Hakim-hakim 21Verse
Hakim-hakim 19:1 Hakim-hakim 19:2 Hakim-hakim 19:3 Hakim-hakim 19:4 Hakim-hakim 19:5 Hakim-hakim 19:6 Hakim-hakim 19:7 Hakim-hakim 19:8 Hakim-hakim 19:9 Hakim-hakim 19:10 Hakim-hakim 19:11 Hakim-hakim 19:12 Hakim-hakim 19:13 Hakim-hakim 19:14 Hakim-hakim 19:15 Hakim-hakim 19:16 Hakim-hakim 19:17 Hakim-hakim 19:18 Hakim-hakim 19:19 Hakim-hakim 19:20 Hakim-hakim 19:21 Hakim-hakim 19:22 Hakim-hakim 19:23 Hakim-hakim 19:24 Hakim-hakim 19:25 Hakim-hakim 19:26 Hakim-hakim 19:27 Hakim-hakim 19:28 Hakim-hakim 19:29 Hakim-hakim 19:30



Makna langsung ayat Hakim-hakim 19:2
Gundik laki-laki Lewi itu berkhianat kepadanya. Ia meninggalkan suaminya dan pulang ke rumah ayahnya di Betlehem-Yehuda, dan berada di sana beberapa hari, empat bulan lamanya. Inti ayat ini menyoroti keretakan hubungan sang suami-istri dan dampak kepercayaan yang rusak; istri yang meninggalkan suami mengembuskan kisah pengkhianan yang mem Guan pada kehancuran keluarga, tanpa membicarakan pembilangan moral yang lebih luas.
Latar konteks singkat
Pada masa Hakim-Hakim, bangsa Israel hidup dalam suasana berulangnya kekuasaan para hakim, serta kecenderungan berkhianat dan ketidaksetiaan terhadap pernikahan serta norma sosial. Penekanan pada hubungan pribadi ini mengintensifkan tema kehancuran komunitas karena ketidaksetiaan domestik yang bisa memicu perselisihan yang lebih luas di antara suku dan kota.
Observasi tafsir yang relevan
Inti teologi dan tema kunci
Rangka cross-reference singkat
Renungan praktis singkat
Ayat ini mengingatkan kita bahwa krisis rumah tangga dapat menimbulkan luka luas jika tidak ditangani dengan komitmen, komunikasi, dan akuntabilitas. Perbedaan yang dibiarkan berlarut-larut bisa merusak fondasi keluarga dan berdampak pada komunitas sekitarnya. Penting bagi pasangan untuk mencari penyelesaian yang adil, membangun respons empatik, dan tetap menjaga integritas satu sama lain di tengah badai kehidupan.
Ringkasan dan penyatuan wawasan
Hakim-hakim 19:2 menggambarkan awal keretakan hubungan dalam sebuah pernikahan dan bagaimana ketidaksetiaan dapat mengantar pada konsekuensi yang luas. Tafsiran para komentator berpenekanan pada kebutuhan akan tanggung jawab pribadi dan pemeliharaan keharmonisan keluarga sebagai fondasi etika komunitas. Beberapa sumber kuno seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan pentingnya integritas rumah tangga sebagai cermin iman seseorang terhadap Tuhan.
Quotations from old commentators (singkat):
Matthew Henry: “…kejadian ini menyinggung betapa rapuhnya kebahagiaan rumah tangga di tengah ketamakan dunia.”
Albert Barnes: “Krisis ini menunjukkan bagaimana tindakan satu orang dapat menimbulkan efek berantai pada keluarga dan bangsa.”
Adam Clarke: “Perpisahan tanpa penyelesaian membawa banyak bahaya; pernikahan adalah tempat ujian bagi keteguhan iman.”