Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 4:23 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 4:23 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Karena Tuhan, Allahmu, sudah mengeringkan air Yarden ini di hadapanmu sampai sudah kamu menyeberang dia, seperti dahulu diperbuat Tuhan, Allahmu, akan laut Kolzompun, yang dikeringkannya di hadapan kita sampai sudah kita menyeberang dia.
Yosua 4:23 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 4:23 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Keluaran 14:21 (IDN) »
Hata, serta diunjuk Musa tangannya ke atas laut, maka diundurkan Tuhan air laut itu oleh angin timur yang keras, yang bertiup semalam-malaman itu, maka laut itupun kekeringanlah dan airnyapun terbelahlah.

Yesaya 63:12 (IDN) »
Yang sudah memimpin tangan kanan Musa dengan tangan kemuliaan-Nya, dan yang sudah membelahkan air di hadapan mereka itu, sehingga diadakan-Nya bagi diri-Nya suatu nama yang kekal.

Nehemia 9:11 (IDN) »
Dan Engkau juga sudah membelahkan laut di hadapan mereka itu, sehingga mereka itu menyeberang dengan berjalan pada kekeringan di tengah-tengah laut, maka segala orang yang mengusir akan mereka itu sudah Kaucampak ke dalam tubir, seperti sebuah batu ke dalam air yang deras.
Mengapa Ayat Ini Penting
Yosua 4:23 menegaskan karya penyertaan Allah yang konkret dalam perjalanan bangsa Israel. Ayat ini menegaskan bahwa Tuhan telah menyingkapkan sisi kuasa-Nya melalui peristiwa yang revolusioner: meneguh, memisahkan, dan menuntun umat-Nya menyeberangi sungai Yordan. Bagi pembaca Indonesia, ayat ini mengajak kita melihat bagaimana iman beralih menjadi kenangan sejarah yang membangun kepercayaan akan pemeliharaan Allah di masa kini maupun masa depan.
Latar Belakang Asli dan Makna Utama
konteks Yosua 4 adalah momen setelah bangsa Israel menyeberangi sungai Yordan di bawah pimpinan Joshua. Tuhan memerintahkan pemimpin suku untuk mengambil batu-batu dari sungai sebagai tanda peristiwa penyertaan ilahi bagi generasi baru. Ayat 23 menegaskan bahwa Tuhan telah menyingkapkan karya-Nya dengan jelas: air Yordan mengering di hadapan mereka hingga semua menyeberang, persis seperti yang dilakukan Tuhan sebelumnya di Laut Merah untuk nenek moyang mereka. Ini menegaskan bahwa penyertaan Allah tidak sekadar peristiwa, melainkan pola keselamatan bagi umat-Nya.
Pesan inti ayat ini adalah bahwa Allah setia menepati janji-Nya dan menyertai umat-Nya dalam perjalanan iman. Penyebutan “sudah kamu menyeberang” menekankan bahwa umat telah melalui ujian, keselamatan, dan pemeliharaan-Nya, sehingga mereka dapat berjalan dalam tanah perjanjian dengan keyakinan bahwa masa depan berada di tangan Tuhan. Pengingat sejarah ini membangun identitas bangsa Israel sebagai umat yang dipanggil untuk hidup dalam ketaatan dan syukur.
Beberapa tema yang relevan meliputi:
Beberapa rujukan silang yang relevan:
Para penafsir publik-domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa peristiwa ini bukan sekadar catatan sejarah, melainkan contoh nyata iman yang bertumbuh melalui pengamatan atas karya Allah. Mereka menekankan bahwa pengingat masa lalu membangun kepercayaan menghadapi masa depan, serta pentingnya ritual kenangan seperti batu peringatan untuk menuntun generasi berikutnya. Frasa “seperti dahulu diperbuat Tuhan” menegaskan kesinambungan karya keselamatan Allah dari generasi ke genarasi.
Renungkanlah bagaimana kita menyaksikan penyertaan Allah dalam perjalanan hidup kita. Ketika langkah terasa berat, ingatlah bahwa Tuhan yang menyeberangkan Sungai Yordan bagi bangsa Israel juga bekerja dalam kehidupan kita—mengarahkan, memelihara, dan membentuk kita menjadi umat yang berani menapak di tanah perjanjian iman. Jadikan peringatan ini sebagai dorongan untuk taat, syukur, dan ketekunan dalam menghadapi perubahan hidup.