Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 2:3 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 2:3 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka disuruh raja Yerikho akan orang mendapatkan Rahab mengatakan: Bawalah keluar akan orang yang telah datang kepadamu dan yang telah masuk ke dalam rumahmu, karena adapun mereka itu ke mari ini, yaitu hendak mengintai segenap negeri.
Yosua 2:3 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 2:3 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kejadian 42:31 (IDN) »
Tetapi sembah kami kepadanya: Patik ini orang yang benar; bukannya patik ini orang pengintai.

Kejadian 38:24 (IDN) »
Kalakian, maka adalah kira-kira tiga bulan kemudian dari pada itu dikabarkan oranglah kepada Yehuda, mengatakan: Adapun Tamar, menantumu itu, telah berkendak, dan lagi sesungguhnya mengandunglah ia dengan zinahnya. Maka kata Yehuda: Bawalah dia ke mari, supaya dibakar habis akan dia.

Kejadian 42:9 (IDN) »
Maka pada masa itu teringatlah Yusuf akan mimpi yang telah dimimpikannya akan hal mereka itu. Maka katanya kepadanya: Kamu sekalian orang pengintai; kamu datang hendak melihat di mana tanah ini teralpa adanya.
Inti Pokok Interpretatif
Pada Yosua 2:3, jawaban raja Yerikho terhadap Rahab menandai titik balik penting: kedatangan mata-mata Israel telah terendus, dan Rahab berperan sebagai saksi yang menenangkan rencana menaklukkan kota itu melalui kebenaran iman yang teruji. Ayat ini menyoroti bagaimana ketetapan Allah bekerja melalui orang-orang biasa yang setia, sekaligus menunjukkan bahaya kebohongan dan perlindungan iman di tengah ancaman.
Konteks Sastra
Bagian sebelumnya memperkenalkan perjumpaan Rahab di rumahnya di Yerikho, sebuah rumah yang menempel pada tembok kota. Ketika mata-mata Israel dikirim untuk mengintai tanah Kanaan, Rahab menyembunyikan mereka dan berjanji membantu mereka dengan syarat perlindungan bagi keluarganya. Yosua 2:3 adalah reaksi raja Yerikho ketika rahasia itu terungkap: ia memerintahkan penangkapan para pengintai tanpa memikirkan konsekuensi kebohongan Rahab. Ayat ini menegaskan bahwa identitas Rahab sebagai pelindung mata-mata diketahui, dan raja Yerikho berusaha menegakkan hukum kota tanpa menimbang hukum ilahi yang mengikat Rahab.
Penafsiran Teologis
Ayah-ayah tafsir publik berpendapat bahwa peran Rahab mengangkat tema iman yang dinilai melalui tindakan konkret: ia mengakui TUHAN—“Tuhanku, Tuhan yang besar di Israel”—dan memilih untuk bersekutu dengan Israel meskipun identitasnya sebagai pendatang. Dalam konteks Yosua 2, Allah memberkati iman Rahab dengan perlindungan dan keselamatan keluarganya, menunjukkan bahwa kasih-Nya melampaui garis keturunan dan status sosial. Ayat ini juga mengingatkan bahwa perjanjian Allah tidak terbatas pada bangsa tertentu, tetapi kepada mereka yang beriman dan bertindak sesuai kebenaran meskipun berada di tepi masyarakat Yahudi pada waktu itu.
Kaitan dengan Tokoh-Tokoh Tafsiran Terdahulu
Seorang penafsir publik menyoroti bagaimana Rahab dipandang beriringan dengan tokoh-tokoh beriman lain yang dipanggil untuk tindakan berisiko demi firman Allah. Pemikiran ini dapat diimbau melalui pandangan klasik seperti yang dikemukakan oleh tokoh-tokoh berbahasa Inggris kuno, yang menekankan bahwa iman tanpa perbuatan adalah mati. Meski Rahab bukan orang Israel, tindakannya sejalan dengan iman yang menuntun kepada keselamatan dan perlindungan ilahi. (Catatan: kutipan singkat dari karya Henry, Barnes, Clarke mungkin muncul sebagai rujukan umum, tanpa menyalin teks lengkap di sini.)
Hubungan Alkitabiah dengan Bagian Lain
Cross-reference umum: Yakobus 2:25; Ibrani 11:31; Ulangan 31:6. Penjelasan singkat: Yakobus menekankan hubungan antara iman dan perbuatan; Ibrani 11:31 memuji iman Rahab; Ulangan menyinggung perlindungan bagi yang setia kepada Allah.
Pertanyaan untuk Renungan
Kesimpulan Singkat
Yosua 2:3 menunjukkan bahwa Allah bekerja melalui orang yang berani mengaku iman mereka dan mengambil langkah praktis untuk melindungi kebenaran-Nya. Rahab menjadi contoh bahwa iman yang hidup menuntun pada tindakan yang mengungkap kedaulatan Tuhan atas seluruh bangsa, bukan hanya bagi bangsa Israel. Dalam konteks kita, ayat ini mengajak umat untuk percaya kepada Allah dan bertindak dengan integritas, meskipun langkah itu tampak berisiko.