Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 11:5 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 11:5 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka berhimpunlah segala raja itu, lalu datanglah mereka itu bersama-sama, didirikannyalah kemahnya pada tepi tasik Merom hendak berperang dengan Israel.
Yosua 11:5 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 11:5 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Mazmur 118:10 (IDN) »
Bahwa orang kafir telah mengelilingi aku, maka dengan nama Tuhan juga aku telah memarang akan dia.

Mazmur 3:1 (IDN) »
Mazmur Daud tatkala baginda lari dari hadapan Absalom, puteranya. (3-2) Ya Tuhan! bagaimanakah musuhku telah bertambah-tambah dan banyak orang bangkit berdiri mendurhaka kepadaku!

Yesaya 8:9 (IDN) »
Berkerumunlah kamu, hai segala bangsa! tetapi kamu akan dipecahkan; berilah telinga, hai kamu sekalian yang di negeri jauh, sandangkanlah pedangmu, maka kamu dipecahkan juga.
Ringkasan Pembaca tentang Yosua 11:5
Dalam Yosua 11, pasukan Israel menghadapi koalisi raja-raja daerah yang bersekutu untuk menaklukkan tanah yang telah diperintahkan Tuhan kepada Israel. Ayat 5 menggambarkan bagaimana semua raja itu berhimpun dan mendirikan kemah di tepi Tasik Merom untuk berperang melawan Israel. Ayat ini menyoroti tema persatuan musuh-musuh Tuhan dan kekuatan strategi mereka, namun juga menyiapkan pembaca untuk menunjukkan bagaimana Allah bekerja melalui umat-Nya yang setia dalam menghadapi perlawanan yang tampak mustahil.
Ayat dalam konteks bab
Pasal ini menempatkan bangsa Israel di bawah ancaman koalisi kekuatan regional setelah mereka menaklukkan sebagian besar tanah perjanjian. Ayat 5 menegaskan bahwa musuh tidak hanya berjumlah banyak, tetapi juga terkoordinasi. Ini memperlihatkan intensitas peperangan yang akan dihadapi Israel dan menyiapkan pembaca untuk tindakan Allah yang membalikkan situasi melalui kepemimpinan Yosua.
Pelajaran rohani utama
Pelajaran utama ayat ini adalah kenyataan bahwa tantangan besar sering datang secara berkelompok dan terorganisir. Namun, iman kepada Tuhan yang setia meneguhkan umat-Nya untuk tetap maju dalam rencana-Nya. Koalisi musuh yang kuat mengungkapkan bahwa kemenangan tidak berasal dari kekuatan manusia, melainkan dari penjagaan dan penyertaan Allah atas umat pilihan-Nya.
Perbandingan dengan bagian-bagian lain Alkitab
Hubungan-hubungan ini menekankan bahwa keselamatan umat Allah sering diuji oleh ancaman kolektif, namun Allah tetap menjadi pelindung dan penuntun bagi mereka yang percaya.
Interpretasi singkat berdasarkan para komentator klasik
Beberapa pandangan klasik menyoroti bahwa koalisi raja-raja itu menyiapkan medan bagi karya Tuhan yang lebih besar melalui intervensi militer Allah atas umat-Nya. Dalam tradisi Henry, Barnes, dan Clarke, penekanan ada pada kesetiaan Tuhan, kepemimpinan Yosua, dan penyataan bahwa kekuatan manusia tidak berkelindan dengan kemenangan ilahi.
Quotations (singkat hanya jika ada):
“Kemenangan tidak pada pedang dan panah, melainkan pada Tuhan yang menyertai umat-Nya.” (ringkasan para komentator publik domain untuk konteks; tidak menampilkan kutipan panjang penuh)
Penerapan praktis
Rujukan silang singkat dan hubungannya
- Yosua 10:11: Allah menundukkan koalisi musuh melalui kuasa-Nya, memperlihatkan bahwa umat-Nya tidak bertempur sendirian.
- 2 Tawarikh 20:15-17: umat Allah didorong untuk percaya bahwa kemenangan datang dari Tuhan, bukan dari pertempuran menurut akal manusia.
- Hakim-hakim 7:2-7: Allah menyingkirkan pembesar-pembesar dengan cara yang membuktikan bahwa kekuatan-Nya bekerja melalui alat-Nya yang lemah.
Penutup ringkas
Ayat 5 menginformasikan bahwa bahaya berada di mata orang, tetapi ketahanan umat Allah tidak bergantung pada jumlah prajurit atau kekuatan koalisi, melainkan pada penyertaan ilahi. Cerita ini mengajak pembaca untuk memegang teguh janji Tuhan ketika menghadapi ancaman besar, dengan keyakinan bahwa rencana-Nya tetap berjalan melalui kepemimpinan yang setia.