Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 11:14 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 11:14 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka segala jarahan negeri-negeri itu dan segala binatangnya dirampas orang Israel akan dirinya, melainkan segala orangnya itu dibunuhnya dengan mata pedang, sehingga dihabiskannya mereka itu, satupun tiada ditinggalkannya dari pada segala yang bernafas.
Yosua 11:14 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 11:14 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Bilangan 31:11 (IDN) »
Maka diambilnya segala jarahan dan segala rampasan dari pada orang dan binatang,

Bilangan 31:9 (IDN) »
Maka oleh bani Israel ditawan akan segala perempuan orang Midiani dan akan segala anak-anaknya dan segala kendaraannya dan segala binatangnya dan segala harta bendanyapun dirampasnya.

Ulangan 6:10 (IDN) »
Maka apabila sudah jadi bahwa Tuhan, Allahmu, telah membawa akan kamu masuk ke dalam negeri yang dijanjinya kepada nenek moyangmu Ibrahim, Ishak dan Yakub pakai sumpah hendak mengaruniakan dia kepadamu, yaitu beberapa negeri yang besar dan baik, yang bukan kamu bangunkan,
Maksud Langsung (Intisari Ayat)
Ayat Yosua 11:14 menjelaskan bahwa seluruh harta rampasan dari kota-kota yang telah ditaklukkan dan segala binatangnya diambil oleh orang Israel, tetapi semua orang yang berperang dihabiskan dengan mata pedang, sehingga tiada satu pun yang tersisa bernapas di antara mereka yang hidup.
Latar Konteks
Bab 11 menggambarkan penyelesaian bangsa Israel terhadap kampanye penaklukan di Tanah Perjanjian pada masa Yosua. Setelah ratusan kota dirampas, perundingan Allah melalui perintah perang menekankan kepatuhan terhadap hukum perang kuno: tidak membiarkan musuh hidup sebagai sisa ancaman. Pemberitaan itu menegaskan bahwa kemenangan Israel datang karena Tuhan sendiri memimpin dan menguatkan pasukan-Nya.
Observasi Tafsir (penafsiran inti)
Inti Teologi Singkat
Ayat ini menegaskan hukum perang Tuhan pada masa itu sebagai bagian dari pemeliharaan kepatuhan umat kepada perjanjian-Nya dan pewujudan janji tanah bagi keturunan Abraham. Itulah konteks historis, bukan pedoman langsung untuk praktik sekarang.
Hubungan Alkitabiah (cross-references)
- Ulangan 20:16-18: Perintah Tuhan untuk menghabisi kota-kota yang layak dihuni di Tanah Perjanjian, mengedepankan pemurnian tanah dan pembatasan percampuran budaya yang berbahaya bagi penyembahan berhala.
Penjelasan singkat: Menegaskan motif pemurnian dan perlindungan spiritual bagi umat, bukan ajaran perang bagi semua zaman.
- Hak atas barang rampasan dalam peperangan (Bilangan 31): Ketentuan tentang bagian imam dan umat, menggarisbawahi tata kelola rampasan sebagai bagian ibadah dan pemeliharaan umat.
Penjelasan singkat: Menunjukkan bagaimana pentahapan pemanfaatan rampasan dipandang dalam konteks ibadah dan perjanjian Allah.
- Yakub 1:17: Setiap kebaikan alami berasal dari Tuhan; ini mengingatkan pembaca bahwa kemenangan dan harta adalah bagian dari berkat Tuhan dalam sejarah penyelamatan.
Wawasan Khotbah Ringkas
Ayat ini mengajak kita melihat bagaimana Tuhan memegang kendali atas pertempuran historis-Nya dan menuntut ketaatan umat dalam membangun tanah perjanjian. Pembaca modern sepatutnya memahami bahwa pemisahan antara apa yang bersifat historis-kultural dengan prinsip moral universal menuntut kebijaksanaan dalam mengaplikasikan narasi timbal balik antara pemurnian ilahi dan kasih serta keadilan Kristus di masa kini.
Poin Praktis Singkat
Penjelasan singkat dari para komentator publikan bereferensi: Matthew Henry menekankan bahwa kemenangan Israel bergantung pada perintah Allah dan kesetiaan umat; Albert Barnes menyoroti perlunya memahami konteks historis tentang pemurnian tanah; Adam Clarke menegaskan bahwa rincian perang pada masa itu tidak serta merta menjadi norma bagi semua masa. Ringkasnya, fokus utama adalah ketaatan kepada Tuhan dan pemeliharaan janji-Nya, dengan memahami nasihat moral yang tetap relevan.