Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 11:13 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 11:13 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Tetapi bukannya segala negeri yang di atas bukit itu dibakar habis oleh orang Israel, melainkan Hazor sahaja yang dibakar habis oleh Yusak.
Yosua 11:13 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 11:13 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yeremia 30:18 (IDN) »
Demikianlah firman Tuhan: Bahwa sesungguhnya Aku kelak menyudahkan hal ketawanan segala kemah Yakub dan Aku kelak mengasihani akan segala tempat kediamannya, dan negeri itupun akan dibangunkan pula di atas bukitnya dan kedudukan istana itupun akan seperti adat lama.
Interpretive point utama
Ayat Yosua 11:13 menegaskan bahwa dalam pembebasan dan pembongkaran kota-kota di wilayah Kanaan, Israel tidak membakar semua kota di atas bukit, kecuali Hazor. Hal ini menekankan fokus Allah dalam rencana penaklukan: beberapa kota diserahkan untuk direbut, sementara umat Allah tidak perlu menghancurkan setiap benteng tanpa alasan, melainkan mengikuti perintah ilahi secara khusus. Ayat ini juga menunjukkan kehendak Allah untuk menonjolkan Hazor sebagai pusat kekuasaan musuh yang akhirnya ditaklukkan, sambil menjaga strategi pembebasan lain tetap terkendali menurut kepatuhan umat Israel kepada suara Tuhan.
konteks sastra dan alur naratif
Bagian ini berada dalam pasal penaklukan Yosua yang lebih luas, setelah Tuhan menjanjikan kemenangan dan memberikan ahli waris pertempuran. Pemberontakan terakhir terhadap kota-kota di Kanaan membentuk rangkaian tindakan militer Israel dalam memasuki tanah perjanjian. Hazor adalah kota utama di utara, ibukota persekutuan dinasti Musuh, sehingga tindakan membakar Hazor menonjolkan keutuhan kemenangan Allah atas sekutu-sekutu mereka.
makna teologis
Ayat ini menggarisbawahi ketaatan umat Allah terhadap perintah-Nya dalam konteks peperangan. Allah mengatur bagaimana pembasmiannya dilakukan: bukan sekadar semangat militer, melainkan ketaatan pada warta ilahi. Perbuatan membakar Hazor bukan sekadar tindakan destruktif, tetapi simbol dominasi ilahi atas iblis, kekuasaan gelap, dan persekutuan yang menindas. Pembaca diajak melihat bahwa kemenangan fisik berangkat dari kesetiaan kepada Tuhan yang membimbing langkah umat-Nya.
hubung-hubungan alkitabiah
- Hubungan dengan keluaran-perwujudan rencana Tuhan: seperti contoh perintah membebaskan tanah bagi bangsa Israel, Hazor menjadi fokus pembuktian kekuasaan Allah terhadap koalisi penentang.
- Referensi ke tema pembongkaran kota ibadah dan rintangan dalam perjalanan umat: kekuatan musuh di berbagai kota menuntut tindakan tepat menurut perintah Tuhan.
- Penekanan pada kebijaksanaan Tuhan dalam pembagian tugas militer antara penaklukan dan pembiaran kota lainnya.
Pertanyaan refleksi
referensi lintas ayat singkat
- Kemenangan Allah di tengah peperangan umat Israel mengindikasikan kedaulatan-Nya atas musuh rohani. (Bandingkan dengan Kis. 16:31 tentang keselamatan dalam kuasa-Nya).
- Perintah untuk taat kepada Tuhan dalam peperangan menegaskan pentingnya iman dan ketaatan, seperti tergambar dalam 1 Samuel 15:22–23 tentang keinginan Tuhan daripada sekadar ritual.
ringkasan penghubung
Ayat ini menegaskan pola penaklukan yang dipimpin Tuhan: bukan semua kota perlu dibakar, tetapi Hazor dibakar sebagai simbol dominasi Allah atas koalisi musuh. Penekanan pada ketaatan umat Israel terhadap perintah Tuhan menggarisbawahi bahwa kemenangan lahir dari kesetiaan kepada-Nya.
Quotations from Matthew Henry, Albert Barnes, or Adam Clarke (jika ada) di bagian ini akan dicantumkan secara tepat. Saat ini tidak ada kutipan langsung yang diperlukan dari ketiganya untuk bagian utama.
kontribusi penafsir publik domain
Penafsiran-penafsiran klasik menyoroti bahwa tindakan Hazor adalah pusat dari operasi pembebasan. Budaya penaklukan di seluruh perjanjian lama dipahami sebagai bagian dari rencana Tuhan yang lebih luas untuk memurnikan tanah perjanjian dan menegakkan kehendak-Nya di antara bangsa-bangsa. Dalam kerangka bacaan IDN, ayat ini relevan untuk memahami bagaimana iman menuntun tindakan praktis di tengah peperangan, bukan sekadar deskripsi sejarah.