Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiIbrani 2:14 Tafsiran ayat Alkitab
Ibrani 2:14 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Sebab itu, sedang anak-anak itu sama-sama ada berdaging dan berdarah, maka Ia pun demikian juga keadaan-Nya, supaya dengan maut itu ditiadakan-Nya dia, yang memegang kuasa maut, yaitu Iblis.
Ibrani 2:14 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ibrani 2:14 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Timotius 1:10 (IDN) »
tetapi sekarang telah nyata oleh kedatangan Juruselamat kita Kristus Yesus, yang sudah melenyapkan maut, dan menimbulkan hidup dan peri yang tiada berkebinasaan dengan Injil,

Roma 8:3 (IDN) »
Karena barang yang tiada boleh diperbuat oleh hukum Taurat, sebab lemah oleh karena tabiat manusia itu, diperbuat oleh Allah yang menyuruhkan Anak-Nya sendiri di dalam rupa manusia yang berdosa, yaitu sebab karena dosa itu, dengan menjatuhkan hukum ke atas dosa di dalam tabiat manusia,

Kolose 2:15 (IDN) »
Setelah ditolakkan-Nya segala penguasa dan kuasa, lalu Ia menunjukkan nyata-nyata, serta menewaskan sekaliannya dengan salib-Nya itu.
Ibrani 2:14 (IDN) - Ringkasan Pembaca
Ayat ini menjelaskan mengapa Tuhan Yesus mengambil manusiawi kita: agar melalui kematian-Nya Ia dapat menghancurkan kuasa maut dan menebus mereka yang hidup dalam ketakutan akan maut. Ia, yang berwenang atas hidup dan mati, rela menjadi manusia berdaging agar kemenangannya atas kuasa Iblis terwujud di dalam sejarah manusia.
Ayat dalam konteks pasal
Pasal 2 menegaskan kemuliaan Kristus sebagai Imam Besar yang berempati dengan umat manusia. Setelah menggambarkan prevalensi iman dan ancaman ketidak-taatan umat Israel, penulis memusatkan pada kenyataan bahwa Kristus tidak dihindari keadaan manusia, melainkan merangkulnya. Ayat 14 menegaskan adanya identitas bersama antara Anak Allah dan manusia, sehingga Ia dapat membebaskan dari belenggu maut.
Inti rohani utama
Inti pasal ini adalah bahwa kedudukan Kristus sebagai Emasnya iman membutuhkan akses ke kemanusiaan untuk menebus manusia. Dengan mengambil keadaan manusia, Ia menghadapi maut secara langsung, mematahkan kuasa maut, dan mengalahkan kuasa Iblis yang memegangnya. Penggenapan ini membawa harapan bahwa orang percaya tidak lagi terikat oleh ketakutan akan kematian, melainkan hidup dalam kebebasan di dalam Kristus.
Pandangan tokoh-tokoh commentar publik domain
Beberapa penafsir klasik menekankan bahwa kemanusiaan Kristus memurnikan keimaman-Nya: bukan sebagai manusia biasa, melainkan sebagai juruselamat yang benar-benar mengalami penderitaan manusia. Mereka menekankan bahwa melalui kematian-Nya, Ia menghancurkan tembok pemisah antara manusia dan Allah serta mematahkan kuasa yang menindas manusia dalam pelaksanaan hukuman ilahi.
Quotable notes (singkat):
Konteks silang lintas Kitab Suci
Beberapa rujukan relevan:
Penjelasan singkat: Ketiga ayat menegaskan misi Kristus sebagai Penebus yang mengalahkan kekuatan maut dan mengakhiri kendali Iblis atas manusia melalui kedatangan-Nya dalam kemanusiaan.
Aplikasi praktis
Ringkasan
Ayat ini menegaskan bahwa Kristus, yang berkuasa atas hidup dan mati, mengambil manusia dalam keadaan berdaging untuk menghancurkan kuasa maut dan menebus kita dari ketakutan terhadap kematian. Dengan demikian, Ia membuka jalan hidup baru bagi iman kita, yaitu hidup di dalam kebebasan yang ada di dalam-Nya.
Referensi silang singkat: 1 Yohanes 3:8; Roma 8:3; I Yohanes 3:8.