Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiIbrani 1:4 Tafsiran ayat Alkitab
Ibrani 1:4 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
maka Ia menjadi sebegitu mulia daripada segala malaekat, sebagaimana nama yang diperoleh-Nya menjadi waris terlebih indah daripada malaekat itu.
Ibrani 1:4 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ibrani 1:4 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Efesus 1:21 (IDN) »
jauh lebih tinggi daripada segala pemerintah dan penguasa dan kekuatan dan perintah dan tiap-tiap orang yang ternama, bukannya di dalam dunia ini sahaja, melainkan yang di akhirat pun.

Filipi 2:9 (IDN) »
Sebab itulah juga Allah sangat meninggikan Dia dan menganugerahkan Dia suatu nama yang di atas segala nama,

1 Petrus 3:22 (IDN) »
yang sudah naik ke surga, serta duduk di sebelah kanan Allah, lalu segala malaekat dan kuasa dan perintah pun takluk kepada-Nya.
Ibrani 1:4 (IDN) – Analisis Ringkas
Surat Ibrani pasal 1 menegaskan kemuliaan Kristus yang melebihi semua malaikat. Ayat ini menyoroti kedudukan-Nya sebagai waris yang lebih utama dan nama-Nya yang lebih indah daripada malaikat-malaikat. Pembaca diajak melihat bagaimana Kristus tidak sekadar manusia biasa atau makhluk ilahi lain, melainkan pewaris kemuliaan dan penggenap maksud Allah dalam sejarah keselamatan.
Ayat dalam konteks pasal
Pada awal pasal ini, penulis menunjukkan bahwa pada masa lampau Allah berfirman melalui para nabi, tetapi dalam akhirnya Dia telah berbicara melalui Anak-Nya. Anak itu berkuasa atas seluruh ciptaan dan menanggung tugas warisan Allah yang melibatkan iman, pengampunan, dan penghormatan. Ayat 4 menegaskan bahwa Kristus telah diangkat lebih tinggi dari malaikat karena warisan-Nya dan nama-Nya yang mulia.
Pokok pengajaran utama
Perbandingan dengan bagian-bagian lain
Beberapa rujukan sejalan dengan tema ini:
Penafsiran dari tokoh-tokoh berbahasa Inggris yang berstatus publik domain
Pandangan para komentator lama menekankan bahwa kedudukan Kristus sebagai Waris menegaskan-Nya sebagai penerima warisan Allah dan sebagai penggenap perjanjian. Perbandingan dengan malaikat menggarisbawahi bahwa meskipun malaikat-agama memiliki peran penting, Kristus melampaui mereka dalam kemuliaan dan otoritas.
Catatan singkat: jika ada pernyataan langsung dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke terkait ayat ini, akan dicantumkan sebagai kutipan pendek.
Aplikasi praktis
Bagaimana ayat ini relevan bagi kita hari ini? Pertama, kita dipanggil untuk menghormati Kristus sebagai pewaris maksud Allah bagi dunia. Kedua, kita diingatkan bahwa sukacita iman tidak berpusat pada penampilan duniawi, melainkan pada kebesaran karya keselamatan Kristus. Ketiga, kita diundang untuk menilai bagaimana kita menempatkan Kristus dalam hidup kita: sebagai Tuhan yang berkuasa, sebagai pewaris janji Allah, dan sebagai Pengantara yang mematahkan setiap keraguan.
Rujukan silang yang relevan
Beberapa potongan lain yang beresonansi dengan tema ini:
Penjelasan singkat: silang-silang ini membantu memahami bahwa kemuliaan Kristus terkait erat dengan karya-Nya sebagai pewaris dan pembawa janji Allah bagi umat-Nya.
Kesimpulan singkat
Ibrani 1:4 menegaskan bahwa Kristus telah diangkat lebih mulia dari malaikat karena-Nya adalah Waris Allah dan karena nama-Nya dinubuatkan dalam penggenapan rencana keselamatan. Kedudukan-Nya yang mulia meneguhkan keyakinan kita pada kemurnian dan keandalan pemberitaan Allah melalui Anak-Nya, sambil mengajak kita merespons iman dengan penyerahan penuh kepada-Nya.