Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEzra 3:4 Tafsiran ayat Alkitab
Ezra 3:4 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka dipegangnya masa raya pondok daun-daunan seperti yang telah tersurat, dengan korban bakaran pada tiap-tiap hari, banyaknya seperti patut pada sebilang hari itu.
Ezra 3:4 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ezra 3:4 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Keluaran 23:16 (IDN) »
Lagipun hari raya pengumpulan buah bungaran dari pada perusahaanmu, yang telah kamu taburkan di bendangmu itu, dan lagi hari raya pengumpulan pada kesudahan tahun, apabila kamu kumpulkan hasil perusahaanmu dari bendang itu.

Nehemia 8:14 (IDN) »
(8-15) Maka didapatinya tersurat di dalam taurat bahwa Tuhan sudah berfirman dengan lidah Musa, disuruhnya bani Israel duduk dalam pondok daun-daun pada masa raya bulan yang ketujuh itu.

Bilangan 29:12 (IDN) »
Maka pada lima belas hari bulan yang ketujuh itu hendaklah ada perhimpunan yang suci bagi kamu, janganlah kamu kerjakan barang sesuatu pekerjaan padanya, melainkan tujuh hari lamanya hendaklah kamu memuliakan masa raya bagi Tuhan.
Mengerti Ezra 3:4: Semangat Perayaan pada Permulaan Kembali Bait Allah
Ayat Ezra 3:4 menegaskan bagaimana umat Israel menjalankan masa raya Pondok Daun dengan penuh ketertiban dan penyembahan yang berkenan di hadirat Tuhan. Ayat ini menunjukkan aspek nyata dari pemulihan pujian umat setelah pembuangan: ada kerja salib-menyumba, hara-kebaktian, dan kedisipinfian ritual yang mengikat mereka kepada tradisi ibadah yang telah diberkati Tuhan.
Konteks Asal Ayat
Sesudah bangsa Israel kembali dari pembuangan di Babilonia, mereka mulai membangun kembali mezbah, mempersembahkan korban bakaran, dan mendirikan bait Allah secara bertahap. Pada saat pemugaran altar dan persiapan persembahan, umat Allah memulihkan perayaan Pondok Daun (Imamat 23; Im 23:34-43) sebagai peringatan hidup dalam perlindungan dan berkat Tuhan selama perjalanan mereka di padang gurun. Ayat ini menekankan bahwa perayaan itu dilakukan tepat waktu dan sesuai ukuran umat, mencerminkan disiplin dan kontemplasi rohani di tengah kegembiraan perbaikan bait suci.
Pokok Pesan Utama
Tema-Bahasan terkait Alkitab
Ayamat ini selaras dengan tema ketaatan pada hukum hari raya dan pentingnya kultus yang teratur sebagai wujud iman yang hidup. Pujian yang terorganisir menguatkan identitas komunitas yang telah dipulihkan, serta mengandung harapan bagi masa depan persatuan penyembahan.
Rujukan silang yang relevan
Penjelasan singkat koneksi: Imamat 23 memberi bingkai ritual, Nehemia 8 menunjukkan munculnya kesadaran rohani saat membaca hukum, dan 2 Tawarikh 31 menegaskan dukungan komunitas bagi pemeliharaan ibadah. Ketiganya membentuk pola: ibadah yang teratur menumbuhkan kebersamaan dan kesetiaan kepada Tuhan.
Bagian dari karya para ahli terdahulu
Pandangan dari para komentator publik domain menyoroti pentingnya disiplin liturgi dan makna simbolis perayaan. Seorang tokoh menulis bahwa perayaan Pondok Daun adalah ekspresi hidup bersyukur atas perlindungan Tuhan, bukan sekadar rutinitas ritual. Dalam tradisi tercatat bahwa orientasi utama pujian adalah memelihara ingatan umat akan solusi Tuhan dalam perjalanan mereka.
Refleksi devosi singkat
Ayat ini mengingatkan kita bahwa pemulihan rohani tidak lepas dari ketertiban dan tekun dalam penyembahan. Ketika kita mengalami masa-masa kembalinya iman, marilah kita menjaga kedisiplinan rohani: partisipasi dalam doa, pembacaan firman secara teratur, serta hidup berkat bagi sesama. Tuhan berkenan pada ibadah yang tumbuh dari hati yang percaya dan tunduk pada rencana-Nya.
Catatan: Kutipan langsung yang spesifik dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke tidak diberikan dalam bentuk kutipan panjang di sini; referensi umum terhadap sudut pandang mereka diintegrasikan secara ringkas sesuai konteks ayat.