Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiKolose 4:12 Tafsiran ayat Alkitab
Kolose 4:12 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Salam kepadamu daripada Epafras yang setanah air dengan kamu, yaitu hamba Kristus Yesus yang senantiasa berusaha mendoakan kamu, supaya tetaplah kamu serta sempurna dan yakin cukup di dalam segala kehendak Allah.
Kolose 4:12 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Kolose 4:12 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Roma 15:30 (IDN) »
Tetapi aku minta kamu, hai saudara-saudaraku, dengan karena Tuhan kita Yesus Kristus dan dengan karena kasih Rohulkudus, usahakanlah dirimu beserta dengan aku di dalam doamu kepada Allah karena aku,

Filipi 1:23 (IDN) »
aku bimbang di antara keduanya itu, aku ingin hendak pergi dan diam beserta dengan Kristus, karena itulah yang teramat baik;

Kolose 1:9 (IDN) »
Sebab itulah kami pun, daripada hari kami telah mendengar yang demikian, tiadalah kami berhenti-henti mendoakan kamu, sambil memohon supaya kamu dipenuhi dengan makrifat mengetahui kehendak Allah di dalam segala hikmat dan pengertian rohani,
Kolose 4:12 (IDN): Salam Epafras bagi jemaat Kolose
Penutup surat Paulus kepada jemaat Kolose menampilkan Epafras sebagai sosok yang tidak hanya membawa salam, tetapi juga doa yang tekun bagi mereka. Ayat ini menegaskan peran seorang pemimpin rohani yang mengabdi dalam doa, sambil menegaskan kualifikasi spiritual kemajuan umat percaya: tetap ada dalam Kristus dan hidup dalam ketentuan kehendak Allah.
Gambaran singkat konteks pasal dan ayat
Kolose 4:12 berfungsi sebagai bagian penutup surat. Epafras, yang berstatus hamba Kristus, digambarkan sebagai orang yang senantiasa berdoa untuk jemaat Kolose. Doa itu bertujuan mendorong mereka menjadi kuat, sempurna, dan yakin berada di dalam kehendak Allah. Hal ini mencerminkan pola doa Paulus yang menempatkan kesejahteraan spiritual jemaat sebagai prioritas utama.
Inti pelajaran rohani dari ayat ini
Inti ajaran ayat ini mencakup:
Perbandingan dengan bagian Alkitab lain
Beberapa rujukan yang relevan untuk memperkaya pemahaman:
Inti referensi ini menunjukkan bahwa doa yang berkelanjutan bukan sekadar permohonan pribadi, melainkan bagian dari kemitraan rohani yang memperkuat tubuh Kristus.
Aplikasi praktis bagi pembaca modern
Aplikasi yang relevan meliputi:
Korelasi drum ajaran dengan teks-teks lain
Beberapa rujukan silang yang membantu memahami makna ini secara lebih luas:
Penutup: ringkasan inti
Ayat ini menegaskan pentingnya doa yang tekun bagi gereja—sebagai ekspresi pelayanan, kepedulian, dan dorongan menuju kematangan rohani. Epafras menjadi contoh bagi jemaat Kolose untuk bertekun dalam doa agar kita tetap berada dalam Kristus dan dalam kehendak Allah.
Kutipan singkat dari tokoh komentator publik domain (jika ada)
Di antara pewarta berbahasa Inggris yang klasik, para komentator seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke sering menekankan arti doa yang setia dan kasih persaudaraan. Kutipan ringkas yang relevan menyatakan bahwa doa untuk orang lain adalah tanda kasih yang menguatkan iman komunitas. (Tidak menampilkan teks panjang kutipan asli karena pembatasan hak cipta, namun yerang disebut adalah bagian dari tradisi komentar publik domain yang menjadi latar pemahaman ayat ini.)