Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiKolose 4:11 Tafsiran ayat Alkitab
Kolose 4:11 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
lagi Yesus, yang digelar Yustus itu berkirim salam. Maka bertiga inilah sahaja daripada pihak bersunat, yang menjadi temanku bekerja bersama-sama karena kerajaan Allah, yaitu orang yang menjadi penghibur kepadaku.
Kolose 4:11 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Kolose 4:11 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kisah Para Rasul 11:2 (IDN) »
Setelah Petrus tiba di Yeruzalem, maka orang yang menurut adat bersunat itu pun berbantah-bantahlah dengan dia,

Kisah Para Rasul 10:45 (IDN) »
Maka segala orang beriman yang menurut adat bersunat, seberapa banyak yang datang menyertai Petrus, tercengang-cenganglah, sebab ke atas orang kafir juga dicurahkan anugerah Rohulkudus itu.

Roma 4:12 (IDN) »
dan lagi menjadi bapa orang yang bersunat itu pun, yaitu orang-orang yang bukannya bersunat sahaja, melainkan yang mengikut tapak iman Ibrahim, bapa kita, tatkala ia belum bersunat.
Kolose 4:11 (IDN) — Ringkasannya dan Maknanya
Ayat ini berada dalam bagian penutup surat Rasul Paulus kepada jemaat Kolose, yang menyoroti persekutuan kerja keras di dalam penginjilan. Dalam daftar salam terakhir, Paulus menyebut tiga orang yang berkebersamaan dalam pelayanan bagi kerajaan Allah, yaitu Yustus dan dua temannya yang berasal dari kalangan orang bersunat. Perhatian utama ayat ini adalah menegaskan bahwa pekerjaan Tuhan dilakukan dalam persekutuan yang nyata—ada saudara seiman yang saling menguatkan dan saling menguatkan di jalan iman.
Iman yang dijalankan dalam persekutuan
Ayat ini menekankan bahwa iman kepada Kristus tidak berjalan sendirian. Paulus mengakui mereka yang bersama-sama bekerja sebagai “penghibur kepadaku” dan sebagai bagian dari “kerajaan Allah.” Istilah ini menandakan bahwa tujuan mereka adalah kemuliaan Allah dan pemajuan firman-Nya, meskipun individu-individu itu berasal dari latar belakang yang berbeda. Dalam konteks gereja mula-mula, persekutuan seperti ini menguatkan pelayan-pelayan Allah dan mendorong mereka untuk tetap setia meski menghadapi tantangan.
Penjelasan kata kunci
Hubungan dengan bagian lain Alkitab
Cross-referencing tidak menyalin kata-kata asli ayat lain, tetapi memberikan konteks singkat:
Penjelasan singkat: ayat-ayat ini menegaskan bahwa persekutuan dalam pekerjaan Allah melampaui latar belakang etnis atau status hukum, dan semua bekerja demi tujuan tunggal—kemuliaan Tuhan.
Makna praktis bagi iman masa kini
1) Bersyukur atas persekutuan: ketika kita melihat memberi salam serta kerja sama, kita diingatkan bahwa kehidupan rohani adalah usaha bersama, bukan upaya individu semata. 2) Dukungan satu sama lain: menjadi “penghibur” bagi sesama pelayan Tuhan berarti mendorong, membela, dan memulihkan semangat, terutama saat kemajuan terasa lambat. 3) Ketekunan dalam tujuan Allah: kerja bersama untuk kerajaan Allah menguatkan iman kita bahwa pelayanan memiliki tujuan kekal dan bermakna.
Kutipan singkat dari tokoh teologi (sebagai rujukan historis)
Beberapa komentator publik-domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan pentingnya persahabatan pelayanan dan dukungan satu sama lain dalam kisah gereja mula-mula. Mereka menyoroti bahwa “kerajaan Allah” bukan sekadar ruang lingkup teologis, melainkan komunitas pelayan yang saling menguatkan. Jika ada kutipan singkat yang relevan dari para tokoh tersebut dalam konteks ini, sila perhatikan catatan editorial berikut:
Catatan: kutipan langsung dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke akan dicantumkan jika tersedia secara singkat di bagian ini, tanpa mengulang teks lengkap ayat asli. Contoh pengakuan singkat: Henry menekankan pentingnya persahabatan rohani dalam pelayanan; Barnes menyoroti realitas persekutuan yang dipakai Tuhan untuk memperluas kerajaan; Clarke menekankan bahwa setiap rekan kerja yang berbeda latar belakang turut memperkaya misi.
Penutup: Kolose 4:11 mengajak jemaat masa kini untuk menilai kembali bagaimana kita saling mendukung dalam tugas iman. Persekutuan yang setia, meskipun beragam, menjadikan pelayanan lebih kuat dan tujuan kita lebih jelas di mata Tuhan.