Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiKolose 4:13 Tafsiran ayat Alkitab
Kolose 4:13 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Aku menyaksikan atas orang itu, bahwa ia sangat berlelah karena kamu dan karena segala orang yang di Laodikia dan yang di Hierapolis.
Kolose 4:13 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Kolose 4:13 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kolose 2:1 (IDN) »
Karena aku suka kamu mengetahui, bahwa aku teramat sangat karena kamu dan karena orang-orang yang di Laodikia dan segala orang yang belum memandang mukaku di dalam keadaan tubuh ini,

Roma 10:2 (IDN) »
Karena aku menyaksikan bagi mereka itu, bahwa mereka itu ada suatu usaha kepada Allah, tetapi tiada dengan berpengetahuan.

2 Korintus 8:3 (IDN) »
Karena menurut kadarnya (aku menyaksikan), bahkan, terlebih daripada kadar, mereka itu sudah memberi dengan kerelaannya,
Interpretive Point utama
Kolose 4:13 menampilkan komitmen Rasul Paulus terhadap penyeliaan jemaat yang ia layani dan kerinduannya untuk melihat mereka bertumbuh dalam iman. Ayat ini menegaskan bahwa di balik pelayanan seorang pemimpin ada beban tanggung jawab: kesungguhan, kelelahan, dan doa yang berkelanjutan demi kebaikan jemaat di Laodikia maupun Hierapolis. Frasa “ia sangat berlelah” menunjukkan bahwa perjuangan rohani tidak pasif, melainkan kerja keras yang berlandaskan kasih kepada sesama.
konteks sastra: posisi ayat dalam surat
Ayat ini berada dalam bagian akhir surat Kolose, di mana Paulus menyebutkan seorang murid yang ia percaya benar-benar mengasihi jemaat Kolose. Ringkasnya, ia memberi gambaran tentang kedalaman komitmen rohaninya terhadap komunitas percaya di berbagai daerah. Sementara beberapa pembaca mungkin fokus pada frasa geografis, penekanan utamanya adalah bahwa ketaatan Paulus kepada Kristus menuntun pada pengorbanan pribadi demi kesejahteraan gereja.
Signifikansi teologi
Beberapa prinsip teologis muncul di sini: pertama, pelayanan gereja ditopang kasih Kristus yang menuntun pada pengorbanan pribadi. Kedua, jemaat tidak berdiri sendiri, melainkan berhubungan melalui jaringan pelayanan yang saling mendukung. Ketiga, Allah memediasi kelelahan pekerja-Nya melalui doa, dukungan sproses, dan penggenapan janji-Nya—bahwa pertumbuhan iman jemaat adalah tujuan Allah juga.
Koneksi Alkitab
Penjelasan singkat: koneksi-koneksi ini menegaskan bahwa gereja Kristen dibangun melalui kerja keras pemimpin yang didorong kasih, sementara jemaat berperan memberi dukungan rohani.
Pertanyaan refleksi
Kesimpulan singkat
Kolose 4:13 mengajak pembaca melihat bahwa pelayanan rohani adalah kerja keras yang lahir dari kasih. Kelelahan Paulus menjadi dorongan agar jemaat merespons dengan doa, dukungan, dan hidup yang bertumbuh dalam iman. Dialah contoh komitmen yang mendorong komunitas percaya maju dalam persatuan dengan Kristus.
Cuplikan dari penafsir berbahasa Inggris terdahulu (untuk rujukan historis)
Catatan singkat: beberapa penafsir publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa beban pelayanan adalah bagian wajar dari kepemimpinan gereja yang setia, serta pentingnya kasih dan doa jemaat dalam menjaga semangat dan keberlanjutan pekerjaan Tuhan. (Cuplikan-pemikiran mereka disarikan untuk konteks Bahasa Indonesia tanpa menyalin teks panjang.)
Cross-references singkat
Efesus 6:19-20: pentingnya doa jemaat bagi pengkhotbah; 2 Korintus 11:28-29: beban berat pelayanan; 1 Timotius 5:17-18: penghargaan terhadap pekerja gereja. Ketiganya saling melengkapi gambaran bahwa pelayanan gereja bergantung pada keseimbangan antara kerja keras, kasih, dan sokongan dari komunitas iman.