Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiKolose 4:2 Tafsiran ayat Alkitab
Kolose 4:2 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Hendaklah kamu bertekun di dalam doa, dan jagalah di dalam hal itu dengan mengucap syukur,
Kolose 4:2 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Kolose 4:2 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Filipi 4:6 (IDN) »
Jangan kamu kuatir akan barang sesuatu hal, melainkan di dalam tiap-tiap sesuatu biarlah segala kehendakmu dinyatakan kepada Allah dengan doa dan permintaan serta dengan mengucap syukur.

Efesus 6:18 (IDN) »
dengan segala doa dan permintaan. Berdoalah tiap-tiap waktu dengan Roh sambil berjaga-jaga di dalam hal itu dengan segala usaha dan permintaan karena sekalian orang suci itu,

Kolose 4:2 dalam Pertautan Doa yang Teguh
Seorang pembaca Kolose menghadapi dorongan konstan untuk hidup dengan tujuan surgawi di tengah hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari. Ayat ini menegaskan tiga kebiasaan rohani yang berkelindan: bertekun di dalam doa, menjaga kenyataan doa dengan mengucap syukur, dan memelihara sikap berjaga dalam hubungan dengan Tuhan. Dalam konteks surat kepada jemaat Kolose, kata-kata Paulus menegaskan pentingnya disiplin rohani yang tidak hanya terbit dari keinginan sesaat, melainkan dari kebiasaan yang terpelihara.
Ayat kunci dan konteks pasal
Pasal ini berada pada bagian penutupan surat, di mana Paulus membangun suasana doa bersama jemaat sambil menimbang kualitas hidup Kristen: integritas pribadi, kolaborasi komunitas, dan penguatan iman melalui doa. Ayat 2 menekankan dua unsur utama: ketekunan berdoa dan ucapan syukur sebagai bagian tak terpisahkan dari doa itu.
Pelajaran utama
Perbandingan dengan bagian Alkitab lainnya
Beberapa bagian Alkitab memperluas makna doa yang ditegaskan di Kolose 4:2:
Aplikasi praktis
Cross-references dan hubungan teologis
Interkoneksi singkat untuk pembaca:
Inti tegas dan ringkasan
Kolose 4:2 menuntun jemaat untuk menjalani hidup doa yang konsisten, dengan hati yang selalu bersyukur. Ketaatan sederhana ini adalah fondasi spiritual yang memperkuat komunitas, memberi arah, dan menjaga hubungan dengan Allah tetap hidup dalam setiap situasi. Doa yang bertekun menjadi pintu bagi penyertaan-Nya, sementara syukur menguatkan iman ketika menghadapi ketidakpastian.
Catatan editorial singkat: penekanan pada dua unsur ini sejalan dengan ulasan para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, yang menyoroti doa sebagai praktik yang teratur dan syukur sebagai ekspresi iman yang tetap. Dalam ringkasan ini, tidak menyalin kutipan panjang, namun kita menyerap esensi pandangan mereka bahwa doa adalah disiplin rohani, dan syukur adalah sikap hati yang meneguhkan dalam segala keadaan.