Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Kolose 1:1 Kolose 1:2 Kolose 1:3 Kolose 1:4 Kolose 1:5 Kolose 1:6 Kolose 1:7 Kolose 1:8 Kolose 1:9 Kolose 1:10 Kolose 1:11 Kolose 1:12 Kolose 1:13 Kolose 1:14 Kolose 1:15 Kolose 1:16 Kolose 1:17 Kolose 1:18 Kolose 1:19 Kolose 1:20 Kolose 1:21 Kolose 1:22 Kolose 1:23 Kolose 1:24 Kolose 1:25 Kolose 1:26 Kolose 1:27 Kolose 1:28 Kolose 1:29



Kolose 1:9 (IDN) - Doa yang Berkelanjutan untuk Pengenalan yang Hidup
Ini adalah ayat Pembuka yang menegaskan komitmen jemaat Kolose di dalam doa para pemimpin mereka. Rasul Paulus menegaskan bahwa sejak mendengar kabar tentang iman dan kasih mereka, ia dan rekan-rekannya tidak berhenti berdoa agar mereka dipenuhi dengan pengetahuan akan kehendak Allah, melalui hikmat dan pengertian rohani. Ayat ini menekankan dua hal pokok: hubungan pribadi dengan Allah melalui doa dan pertumbuhan rohani yang diarahkan oleh pengertian ilahi, bukan hanya pengetahuan manusia semata.
Ayat dalam konteks pasal
Dalam Kolose 1, Paulus sedang menuliskan doa syafaatnya untuk jemaat Kolose. Ayat 9 mengikuti pengakuan tentang bagaimana jemaat telah berpasang-pasangan dengan iman pada Kristus dan pengharapan dalam Dia. Doa ini berpusat pada pertumbuhan rohani yang berakar pada pengetahuan akan kehendak Allah, agar hidup mereka sesuai dengan tujuan-Nya. Tujuan akhirnya adalah agar mereka berbuah dalam pengenalan akan Kristus dan hidup dalam hikmat surgawi yang menghasilkan hidup yang saleh dan berbuah kasih.
Inti pelajaran rohani
Perbandingan dengan pemikiran penafsir terdahulu
Beberapa penafsir publik domain menyatakan bahwa doa Paulus mencakup dua unsur utama: pengetahuan tentang Allah dan kekuatan hidup yang lahir dari hubungan intim dengan-Nya. Seperti yang dikemukakan oleh penafsir klasik, upaya ini menuntun jemaat untuk menumbuhkan iman yang praktis, memampukan mereka menanggung pencobaan, dan melayani dengan hikmat. Kutipan pendek dari penafsir terdahulu menguatkan bahwa pertumbuhan rohani tidak terlepas dari pengabdian kepada Kristus dalam kehidupan sehari-hari.
Bagian aplikasi praktis
Agar doa kita relevan dengan jemaat modern, pertimbangkan langkah-langkah berikut:
Cross-references singkat
Beberapa rujukan alkitabiah yang relevan:
Ringkasan
Kolose 1:9 menegaskan doa yang berkelanjutan bagi jemaat: agar mereka dipenuhi dengan pengetahuan akan kehendak Allah melalui hikmat dan pengertian rohani. Pengenalan seperti ini mengubah cara hidup, membuat iman berbuah dalam kasih, hikmat praktis, dan ketaatan yang nyata kepada Kristus. Doa semacam ini tetap relevan bagi gereja masa kini sebagai pijakan untuk pertumbuhan rohani yang berpusat pada Kristus dan ketaatan kepada-Nya.
Catatan singkat: Jika mengutip karya Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke secara eksplisit, hanya kutipan pendek yang diambil dan dicantumkan sebagai referensi. Contoh pendek bisa berupa frasa umum yang diizinkan, tanpa mewakili teks panjang.