Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Samuel 10:4 Tafsiran ayat Alkitab
2 Samuel 10:4 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka diambil Hanun akan segala hamba Daud itu, dicukurnya habis setengah janggutnya dan dikeratnya setengah dari pada pakaiannya sampai kepada pahanya, lalu disuruhnya mereka itu pulang.
2 Samuel 10:4 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Samuel 10:4 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yesaya 20:4 (IDN) »
demikianlah kelak dihalau oleh raja Asyur akan segala orang Mesir yang tertawan dan segala orang Kusy yang dipindahkan, baik tua baik mudapun, dengan telanjang dan tiada berkasut dan kelihatan pantatnya sehingga kemalu-maluanlah segala orang Mesir.

Yeremia 41:5 (IDN) »
Tiba-tiba datanglah beberapa orang dari Sikhem dan dari Silo dan dari Samaria, delapan puluh orang yang bercukur janggutnya dan berkoyak-koyak pakaiannya dan bertoreh-toreh tubuhnya, dan adalah persembahan makanan dan dupa pada tangannya, hendak dibawanya ke dalam rumah Tuhan.

1 Tawarikh 19:3 (IDN) »
maka sembah segala penghulu bani Ammon kepada Hanun: Kepada pemandangan tuanku sungguhkah Daud itu menghormati paduka ayahanda, sebab telah disuruhkannya beberapa penghibur menghadap tuanku? Bukankah hambanya itu telah datang ke mari hendak menyelidik dan membinasakan dan mengintai negeri ini?
Mengapa ayat ini penting
2 Samuel 10:4 mencatat tindakan Hanun, putra Hiram raja Ammon, terhadap pengiriman bangsa Israel yang datang menenangkan undangan perjanjian. Ayat ini menggambarkan bagaimana ketidakpercayaan dan perangkap budaya memicu perlakuan cruel terhadap utusan raja Daud. Secara singkat, ayat ini menunjukkan konsekuensi dari tidak menghormati tamu dan mengandalkan pihak-pihak yang menaruh niat jahat, serta membuka jalan bagi konflik yang lebih luas antara Israel dan bangsa Ammon.
konteks aslinya
Nubuat ini terjadi ketika Daud mengirim utusan untuk menenangkan saudara-saudara Ammon yang sedang berduka karena kematian ayah Hanun. Hanun mengejek para utusan itu, mempertanyakan niat mereka, dan akhirnya menilai mereka sebagai orang yang membenci bangsanya. Ia meminta penasihatnya untuk memperlakukan utusan Israel dengan perlakuan rendah. Peristiwa ini memicu perang antara Israel dan Ammon, dengan konsekuensi yang meluas di wilayah itu.
inti pesan utama
Ayat ini menekankan pentingnya kehormatan terhadap tamu dan utusan Allah. Perlakuan Hanun bukan hanya terhadap utusan tertentu, tetapi juga menunjukkan sikap umum terhadap rencana Tuhan melalui bangsa-Nya. Respons yang tidak hormat membawa luka dan konflik yang lebih besar daripada kompromi diplomatik yang sah. Allah membela umat-Nya melalui tindakan dan keputusan yang menunjukkan kepercayaan pada firman-Nya, meskipun jalannya sering rumit.
tema teologis terkait
ayat-ayat lintas yang relevan
Beberapa bagian Alkitab lain menyoroti prinsip yang sama:
panduan praktis bagi pembaca masa kini
refleksi rohani singkat
Ayat ini mengajak kita menilai bagaimana kita merespons “utusan Tuhan” dalam hidup kita. Apakah kita menaruh curiga berlebihan, atau kita memberikan kesempatan pada damai dan dialog? Dalam dunia penuh perselisihan, menjaga sikap hormat terhadap orang yang membawa pesan Tuhan adalah langkah iman yang sederhana namun penting.
kutipan singkat dari komentator beraliran publik domain
Beberapa pandangan klasik merangkum inti pesan ini dengan menekankan kehormatan tamu dan konsekuensi prasangka. Contoh ringkas: “Kejahatan terhadap utusan adalah kejahatan terhadap Tuhan yang mengutusnya.” (Para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, Adam Clarke menekankan nilai hormat terhadap utusan Tuhan, meskipun tanpa mengutip teks panjang secara langsung.)
rujukan silang
Beberapa kaitan yang relevan untuk memahami konteks dan penerapan:
Penutup: Kisah ini mengajak kita menilai bagaimana kita merespons ketika dihadapkan dengan pesan damai. Hormat terhadap utusan Tuhan adalah bagian dari iman yang hidup, bukan sekadar ritual luar.