Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Samuel 10:3 Tafsiran ayat Alkitab
2 Samuel 10:3 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Lalu sembah segala penghulu bani Ammon kepada Hanun, tuannya: Sungguhkah Daud memuliakan seri paduka ayahanda pada pemandangan tuanku, sebab disuruhkannya beberapa penghibur menghadap tuanku? Bukankah inilah sebabnya maka Daud menyuruhkan hambanya menghadap tuanku, hendak memeriksai perihal negeri ini dan mengintai akan dia dan membinasakan dia?
2 Samuel 10:3 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Samuel 10:3 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kejadian 42:9 (IDN) »
Maka pada masa itu teringatlah Yusuf akan mimpi yang telah dimimpikannya akan hal mereka itu. Maka katanya kepadanya: Kamu sekalian orang pengintai; kamu datang hendak melihat di mana tanah ini teralpa adanya.

Kejadian 42:16 (IDN) »
Suruhkanlah seorang dari pada kamu pergi mengambil adikmu itu ke mari, tetapi tinggallah kamu ini terpenjara di sini, supaya dapat diuji perkataanmu kalau kamu benar, maka jikalau tidak, demi alhayat Firaun, bahwa kamulah orang pengintai juga.

1 Korintus 13:7 (IDN) »
Maka ia tahan menanggung segala sesuatu, dan percaya akan segala sesuatu, dan harap akan segala sesuatu, dan sabar akan segala sesuatu.
Makna Ayat
2 Samuel 10:3 menampilkan bagaimana para pemimpin bani Ammon menuduh Daud terhadap niat mengepung mereka, dengan menyiratkan bahwa kehadiran utusan Daud adalah tindakan pengintaian untuk menyerang negeri itu. Ayat ini memperlihatkan suasana hati musuh yang curiga dan respons mereka yang berhati-hati terhadap niat Daud.
Latar Belakang Konteks
Pada bagian sebelumnya, Daud mengirim utusan untuk menyampaikan salam damai kepada Hanun, penguasa Ammon. Namun situasi ini berubah ketika para pemimpin Ammon menilai kunjungan itu sebagai perangkap untuk penyelidikan dan penyerangan. Ketegangan politik antara Israel dan Ammon setelah perang dengan orang Aram memperlihatkan bagaimana kedua pihak bersikap defensif dan waspada terhadap maksud satu sama lain.
Observasi Interpretatif
Garis-Batas Tema
Referensi Silang yang Relevan
- 2 Samuel 10:2-4: Menyoroti respons raja Nahash dan reaksi di pihak Ammon terhadap salam damai Daud, memperkaya konteks ketegangan diplomatik. - 1 Samuel 25:17-18: Menunjukkan bagaimana pemimpin sering berpegang pada taktik waspada ketika menghadapi ancaman tersembunyi. - 2 Samuel 12:31: Contoh bagaimana konsekuensi kebijakan asing mempengaruhi wilayah jiran; menggambarkan dampak konflik berlarut pada warga sipil.
Inti Aplikasi Praktis
Penutup Ringkas
Ayat ini mengingatkan kita bahwa diplomasi sering disertai kecurigaan, dan asumsi negatif bisa memicu konflik. Pemimpin yang bijak menimbang niat, mengumpulkan fakta, dan menjaga hubungan damai tanpa mengorbankan keamanan nasional.
Quotable Insights (Ekspresi singkat dari commentar publik-domain)
“Sesungguhnya Daud ingin memelihara damai dengan ketegasan.”
Catatan: Kutipan langsung dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke yang relevan disisipkan secara singkat bila ada; dalam bagian ini tidak memaparkan kutipan panjang karena fokus pada ringkasan konteks dan gagasan utama ayat.