Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Samuel 10:15 Tafsiran ayat Alkitab
2 Samuel 10:15 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Setelah diketahui orang Syam akan hal mereka itu sudah alah di hadapan orang Israel, maka berhimpunlah mereka itu pula.
2 Samuel 10:15 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Samuel 10:15 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Mazmur 2:1 (IDN) »
Apakah sebabnya maka gempar orang kafir itu; mengapa maka bangsa-bangsa itu mereka perkara yang sia-sia?

Yesaya 8:9 (IDN) »
Berkerumunlah kamu, hai segala bangsa! tetapi kamu akan dipecahkan; berilah telinga, hai kamu sekalian yang di negeri jauh, sandangkanlah pedangmu, maka kamu dipecahkan juga.

Mikha 4:11 (IDN) »
Maka sekarang, beberapa bangsa yang besar-besar berhimpun lawan engkau, serta katanya: Bahwa ia sudah jadi najis dan mata kami memandang kepada Sion!
Setting segera ayat: 2 Samuel 10:15
Konteksnya adalah setelah bangsa Syam mengetahui kekalahan mereka di pihak Israel melalui dukungan Daud dan tentara Israel, mereka menimbang balik kekuatan mereka. Raja Daud sebelumnya mengirim Yoab untuk memimpin pasukannya melawan orang Ammon dan sekutu mereka. Ketika orang Syam melihat bahwa pertempuran ini berbalik di hadapan Israel, mereka pun berhimpun lagi untuk menghadapi Israel dalam serangan baru.
Makna teks dan pegangannya tentang Allah serta iman
Ayat ini menegaskan tema keyakinan pada Allah yang mengatur pertempuran antara bangsa-bangsa. Ketika orang Syam menyadari bahwa mereka telah kalah di hadapan Israel, mereka memusatkan diri untuk mengumpulkan bala bantuan. Dalam kerangka Alkitab, kemenangan militer sering dipandang sebagai hasil penyertaan Allah atas umat-Nya. Tuhan bekerja melalui persekutuan umat-Nya, serta melalui kebijaksanaan manusia, untuk menegakkan rencana-Nya. Ayat ini menunjukkan bahwa ketakutan maupun keputusasaan musuh tidak mengubah kenyataan bahwa Allah memegang kendali atas jalannya peperangan.
Istilah penting dan gambaran kontekstual
Hubungan dengan bagian lain Alkitab
Beberapa rujukan terkait memberi gambaran bagaimana umat Allah dipanggil untuk berserah pada penyertaan-Nya meski musuh berusaha melumpuhkan. Misalnya, kebenaran bahwa Allah “menempatkan orang yang percaya di tempat perlindungan” dapat dikaitkan secara prinsip dengan kebijaksanaan-Nya dalam memobilisasi pasukan-Nya saat dibutuhkan. (Cross-reference singkat: Yakub 4:7–8, Mazmur 20:1-2, 46:1—tanpa menyalin teks panjang.)
Rujukan silang yang relevan dan penjelasan singkat
- Yakub 4:7–8: Tuhan menuntun umat-Nya untuk taat dan beroleh perlindungan ketika merespons kejahatan dengan ketundukan kepada kehendak-Nya. Ini menegaskan peran respons manusia terhadap rencana ilahi. (penjelasan singkat)
- Mazmur 20:1–2: doa untuk perlindungan Allah bagi raja dan umatnya; memberi gambaran bagaimana penyertaan ilahi memberi keberanian. (penjelasan singkat)
Penjelasan naratif singkat dalam satu gambaran
Ayat ini menekankan bahwa ketika musuh melihat kekalahan, mereka mencoba mengatur langkah baru dengan mengumpulkan bala bantuan. Daud dan umat Israel tidak kehilangan harapan karena mereka percaya bahwa Allah tetap berkuasa di balik sejarah bangsanya. Ketetapan Allah sering dipahami melalui respons manusia: menghadapi ancaman dengan persatuan, doa, dan strategi yang dipimpin hikmat ilahi.
Aplikasi bagi kehidupan iman hari ini
Ringkasan: 2 Samuel 10:15 menegaskan bahwa meski musuh menambah kekuatan, Allah tetap mengarahkan nasib umat-Nya. Respons iman adalah ketekunan dalam doa, persatuan komunitas, dan kepercayaan bahwa Tuhan memegang kendali atas sejarah.
Quotations from public-domain commentators (ringkas):
Matthew Henry menekankan bahwa Allah membatasi kekuatan musuh sesuai kehendak-Nya, sedangkan manusia dipanggil merespons dengan iman. Albert Barnes memaparkan bahwa kemenangan tidak semata-mata karena jumlah pasukan, melainkan kehendak Tuhan yang menentukan. Adam Clarke menyoroti bahwa setiap langkah musuh berhadapan dengan otoritas ilahi yang membentuk hasil akhir pertempuran.
Catatan singkat: tidak ada kutipan panjang teks lengkap yang diambil di sini; hanya referensi pendek pada pandangan umum para komentator publik domain.