Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Korintus 2:8 Tafsiran ayat Alkitab
2 Korintus 2:8 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Sebab itu aku mintalah kamu menetapkan kasihmu kepadanya.
2 Korintus 2:8 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Korintus 2:8 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Galatia 6:10 (IDN) »
Sebab itu, sedang ada kesempatan pada kita, biarlah kita berbuat baik kepada orang sekalian, terutama sekali kepada segala saudara yang sama-sama beriman.

Galatia 6:1 (IDN) »
Hai saudara-saudaraku, jikalau seorang kedapatan di dalam barang sesuatu kesalahan, hendaklah kamu, yang rohani itu, membaikkan orang yang demikian, dengan roh yang lemah lembut sambil memperhatikan dirimu sendiri, supaya jangan engkau juga kena pencobaan.

2 Korintus 2:8 (IDN)
Ayat ini muncul dalam konteks pemulihan relasi antara Paulus dan jemaat Korintus setelah pertikaian yang menyisakan keruhnya hubungan. Paulus mengingatkan jemaat untuk meneguhkan kasih mereka kepada seorang yang telah berbuat salah di antara mereka, sehingga pemulihan bisa terjadi dan mereka tidak kehilangan kasih persaudaraan.
Apa yang dikatakan teks ini tentang Allah atau iman
Teks ini menekankan bahwa kasih Gereja adalah kekuatan yang memulihkan. Iman yang hidup menuntun umat percaya untuk memilih saling mengampuni dan menguatkan satu sama lain dalam hubungan persaudaraan. Allah bekerja melalui jemaat untuk memperdalam kasih karunia-Nya, sehingga komunitas beroleh kedamaian dan kesatuan dalam Kristus. Kesehatian Paulus terhadap pemulihan relasi menunjukkan bahwa sifat iman adalah mengusahakan rekonsiliasi, bukan menjauhi atau menuntut hukuman yang berlarut-larut.
Kata-kata kunci dan gambaran penting
kasihmu kepada dia menyingkap betapa pentingnya memelihara hubungan yang sensitif terhadap kesalahan sesama. Istilah menetapkan kasihmu menuntut tindakan berkelanjutan: menguatkan, mengampuni, dan membuka jalan bagi rekonsiliasi. Hubungan gereja yang sehat dipulihkan melalui keputusan berfokus pada pemulihan, bukan reputasi atau penghakiman.
Hubungan dengan bagian lain Alkitab
Beberapa lintasan tema relevan terlihat dalam:
Penjelasan singkat dari penafsir terkenal
Para penafsir publik-domain menekankan bahwa inti ayat ini adalah dorongan untuk mengupayakan rekonsiliasi dengan kasih. Mereka mencatat bahwa kasih sejati bekerja untuk memulihkan, tidak memperburuk luka, dan bahwa pemulihan relasi meneguhkan hidup iman yang berkelimpahan dalam komunitas percaya.
Ayat terkait silang (ringkas)
Keterkaitan tematik: mengampuni, memperbarui hubungan, serta menjaga persatuan jemaat.
Aplikasi praktis sekarang
Dalam gereja hari ini, ajaran ini mendorong kita untuk:
Quotations from classic commentators (ringkas): Ibnu Henry, Barnes, dan Clarke menekankan bahwa fokus utama adalah kasih yang memulihkan dan penyucian komunitas melalui pengampunan dan tindakan nyata untuk mempererat persaudaraan. Mereka menyoroti bahwa pemulihan relasi adalah ekspresi kasih Kristus dalam kehidupan jemaat.