Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Korintus 2:13 Tafsiran ayat Alkitab
2 Korintus 2:13 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
maka tiadalah senang hatiku, sebab tiada berjumpa saudaraku Titus itu. Sebab itu sesudah meminta diri kepada mereka itu, pergilah aku ke Makedonia.
2 Korintus 2:13 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Korintus 2:13 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Korintus 12:18 (IDN) »
Aku sudah meminta Titus pergi, lalu aku suruhkan saudara itu sertanya. Sudahkah Titus itu mengambil laba daripada kamu? Tiadakah kami berdua melakukan diri menurut Roh satu itu juga? Tiadakah kami berjalan menurut tapak itu juga?

2 Korintus 7:5 (IDN) »
Karena tatkala kami tiba di Makedonia, maka diri kami tiadalah juga terlepas, melainkan disusahkan di dalam segala sesuatu, yaitu dari luar perkelahian, dari dalam ketakutan.

2 Korintus 8:6 (IDN) »
sehingga kami minta Titus, sebagaimana dahulu ia memulai, demikianlah juga ia menggenapkan kebajikan itu di antara kamu juga.
2 Korintus 2:13 (IDN)
Setting segera: Rasul Paulus mengungkapkan kekecewaan karena ia tidak mendapatkan Titus, rekan seiman yang sangat ia kasihi. Sesudah berpisah dengan jemaat Korintus, ia melanjutkan perjalanan ke Makedonia, menyiratkan bahwa pergumulan batin dan kerinduan untuk persaudaraan tetap membayanginya meskipun Tuhan menuntun langkahnya ke arah pelayanan yang lebih luas.
Apa yang dinyatakan teks tentang Allah atau iman
Teks ini menyoroti siaga iman Paulus dalam menghadapi ketidakpastian perjalanan hidup iman. Rasa tidak senang hati karena kehilangan kontak dengan sesama percaya mengungkapkan bahwa iman tidak menghapus kerinduan manusiawi; justru iman meneguhkan ketergantungan pada sesama seperti halnya pada Tuhan. Allah bekerja melalui persekutuan jemaat dan relasi rohani untuk memperkuat pengharapan, bukan menghilangkannya. Dalam konteks pengutusannya, Tuhan mengarahkan langkah Paulus ke Makedonia, menunjukkan bahwa Tuhan menyertai perjalanan iman meskipun ada kekosongan manusiawi.
Penjelasan kata-kata dan gambaran penting
Hubungan dengan bagian lain dalam Alkitab
Beberapa silang rujuk yang relevan:
Penjelasan singkat: Ketiga bagian itu menekankan pentingnya persekutuan di antara orang percaya, iman yang menanggung kekecewaan manusia, dan keyakinan bahwa Tuhan mengarahkan langkah meski jalan terasa tidak jelas.
Aplikasi praktis bagi jemaat sekarang
Riuhnya aktivitas rohani tidak menghapus kebutuhan akan hubungan yang saling memperkaya. Ketika hubungan dengan sesama percaya terganggu atau tiada, kita dapat tetap berpegang pada Tuhan yang menyertai. Doakan saudara seiman yang hilang kontak, percayakan pihak lain untuk melanjutkan pelayanan, dan biarkan Tuhan menuntun langkah kita ke arah misi yang lebih luas. Persekutuan yang terpelihara memberi kekuatan ketika menghadapi kekosongan pribadi, dan membuka pintu untuk bertumbuh dalam iman melalui pengalaman bersama Tuhan dan sesama percaya.
Inti pesan dalam bahasa yang ringkas
Ketidakhadiran Titus mengingatkan Paulus bahwa iman tak hanya tentang pengalaman individu, melainkan juga hubungan rohani yang membangun harapan. Tuhan tetap mengarahkan langkah-langkah pelayanan, bahkan lewat perubahan rute seperti menuju Makedonia.
Kutipan singkat dari tokoh-tokoh komentator (ringkas, tanpa kutip panjang)
Para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan pentingnya hubungan jemaat bagi pertumbuhan iman dan bagaimana Tuhan memakai keadaan yang tampak tidak sempurna untuk melanjutkan misi-Nya. (Catatan: kutipan panjang asli tidak disertakan di sini; ringkasan ini mengarahkan pembaca pada tema umum yang mereka bahas dalam karya-karya terpublik domain.)
Penutup
Ayat ini mengajak pembaca untuk melihat iman sebagai hidup berelasi: keinginan untuk saudara seiman, kesetiaan dalam perpisahan, dan ketergantungan pada pimpinan Tuhan dalam setiap perjalanan misi. Dalam konteks kita hari ini, kasih persaudaraan menjadi motor utama bagi kelahiran semangat baru dan pelaksanaan pelayanan bagi kemuliaan Tuhan.