Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Tawarikh 1 2 Tawarikh 2 2 Tawarikh 3 2 Tawarikh 4 2 Tawarikh 5 2 Tawarikh 6 2 Tawarikh 7 2 Tawarikh 8 2 Tawarikh 9 2 Tawarikh 10 2 Tawarikh 11 2 Tawarikh 12 2 Tawarikh 13 2 Tawarikh 14 2 Tawarikh 15 2 Tawarikh 16 2 Tawarikh 17 2 Tawarikh 18 2 Tawarikh 19 2 Tawarikh 20 2 Tawarikh 21 2 Tawarikh 22 2 Tawarikh 23 2 Tawarikh 24 2 Tawarikh 25 2 Tawarikh 26 2 Tawarikh 27 2 Tawarikh 28 2 Tawarikh 29 2 Tawarikh 30 2 Tawarikh 31 2 Tawarikh 32 2 Tawarikh 33 2 Tawarikh 34 2 Tawarikh 35 2 Tawarikh 36

Konteks Langsung dan Setting Segera (2 Tawarikh 27:8, IDN)
Apa yang teks ungkap tentang Allah dan iman
Meski ayat ini tidak menyorot tindakan iman secara eksplisit, struktur pemerintahan Yotam dan lamanya pemerintahannya menunjukkan kehendak Allah untuk menjaga kelangsungan umat-Nya melalui pemimpin yang memegang kendali dengan niat baik. Dalam konteks kitab Tawarikh, Allah dipantau melalui catatan sejarah raja-raja, di mana kesetiaan kepada perjanjian-Nya dinilai melalui kepatuhan raja kepada hukum Taurat dan upaya memperbaiki altar serta praktik ibadah di Yerusalem.
Istilah dan gambaran penting
Pembacaan terkait dengan bagian lain Alkitab
Beberapa bagian lain menggarisbawahi tema kepemimpinan yang bertanggung jawab di bawah penyertaan Allah, misalnya:
Pemikiran teologi singkat dari para komentator klasik
Para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa catatan usia dan masa jabatan raja sering dipakai untuk menilai kepatuhan kepada perjanjian Allah serta dampaknya terhadap pemulihan ibadah. Mereka menyoroti bahwa lamanya pemerintahan bisa dipakai sebagai ukuran stabilitas sosial dan religius, bukan semata-mata ukuran kemewahan pemerintahan. Di dalam konteks 2 Tawarikh, fokus utama adalah kesetiaan raja terhadap Allah dan upaya membangun kembali fondasi penyembahan yang benar.
Cross-references singkat dan relevan
Penjelasan singkat: Ketiga referensi menegaskan bahwa kualitas kepemimpinan raja dinilai dari kesetiaan kepada Allah dan langkah-langkah pemulihan ibadah, yang akhirnya memengaruhi kesejahteraan umat.
Aplikasi praktis untuk sekarang