Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiZefanya 3:6 Tafsiran ayat Alkitab
Zefanya 3:6 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Bahwa Aku sudah menumpas beberapa bangsa dan membinasakan kota bentengnya dan menjadikan sunyi segala jalannya, sehingga seorangpun tiada lalu dari padanya; segala negeri mereka itu sudah dirobohkan, sehingga seorangpun tiada lagi dalamnya, seorangpun tiada lagi isinya.
Zefanya 3:6 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Zefanya 3:6 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Korintus 10:6 (IDN) »
Tetapi segala perkara itu menjadi teladan bagi kita, supaya jangan kita ingin akan perkara yang jahat, seperti mereka itu juga.

Zefanya 2:5 (IDN) »
Wai bagi segala orang yang duduk di tepi laut, yaitu bangsa Khereti! Bahwa firman Tuhan adalah lawan engkau, hai Kanaan, negeri orang Filistin! Karena Aku membinasakan dikau, sehingga seorang pendudukpun tiada lagi di dalammu.

Yeremia 25:9 (IDN) »
sesungguhnya Aku akan menyuruhkan Nebukadnezar, raja Babil, yaitu hamba-Ku, dan Kukumpulkan kelak segala bangsa dari utara, demikianlah firman Tuhan, dan Kudatangkan mereka itu atas negeri ini dan atas segala bangsa yang kelilingnya, dan Kutumpas akan dia kelak dan Kutaruh dia akan kerusakan dan akan kecelaan dan akan kerobohan batu selama-lamanya.
Zefanya 3:6 (IDN) — Latar, Makna, dan Aplikasi
Setting segera ayat
Apa yang ayat ini menyingkapkan tentang Allah dan iman
Ayat ini menegaskan bahwa Tuhan berdaulat penuh atas sejarah umat manusia. Ketika Dia “menumpas beberapa bangsa dan membinasakan kota bentengnya,” itu adalah tindakan adil yang menegakkan kehendak-Nya, terutama terhadap bangsa-bangsa yang menentang perjanjian-Nya. Kontrasnya adalah bahwa Tuhan juga menjaga umat-Nya yang taat; kehancuran bagi musuh bukanlah komentar tentang nilai manusia secara mutlak, melainkan bagian dari pelaksanaan keadilan ilahi yang mendahului pemulihan bagi umat-Nya saat akhirnya tiba.
Kata kunci dan gambaran penting
Peninjauan silang terkait (singkat)
Beberapa ayat lain menegaskan tema keadilan Tuhan terhadap bangsa-bangsa dan pemulihan bagi umat-Nya. Misalnya, pernyataan serupa muncul ketika Allah mengingat perbuatannya terhadap mereka yang menentang-Nya, serta janji-Nya untuk memulihkan umat pilihan setelah pembersihan ilahi. Perhatikan bahwa fokus utama bukan sekadar kehancuran, melainkan pemurnian dan pemulihan dalam rencana-Nya.
Kutipan singkat yang relevan dari tokoh berbahasa publik domain
Beberapa komentator berbahasa Inggris yang bersifat publik domain memberikan gambaran serupa:
• Matthew Henry menekankan bahwa Allah menghancurkan karena umat-Nya telah menempatkan diri dalam pemberontakan terang-terangan terhadap perintah-Nya; kehancuran adalah bagian dari upaya-Nya untuk menyingkapkan keadilan-Nya. (Kutipan ringkas: tidak menampilkan kutipan panjang penuh di sini.)
• Albert Barnes menegaskan bahwa tindakan Tuhan atas musuh-musuh-Nya menunjukkan sifat-Nya yang kudus dan tidak membiarkan kejahatan lepas tanpa hukuman, sambil mengingatkan bahwa umat yang taat tetap berada di bawah perlindungan serta rahmat Allah. (Kutipan ringkas: tidak menampilkan kutipan panjang penuh di sini.)
• Adam Clarke menyoroti bahwa kekosongan jalan bagi mereka yang menentang Tuhan adalah hasil dari kehendak-Nya yang suci untuk membinasakan perlawanan demi membentuk umat-Nya. (Kutipan ringkas: tidak menampilkan kutipan panjang penuh di sini.)
Penjelasan inti dan aplikasi sekarang
Ayat ini mengingatkan pembaca akan kenyataan bahwa Tuhan berdaulat atas sejarah dan tidak membiarkan kejahatan berkepanjangan. Namun, bagi orang percaya hari ini, pesan utama bukanlah ketakutan semata, melainkan dorongan untuk hidup dengan takut akan Tuhan—taat, rendah hati, serta mencari keadilan dan kasih. Allah yang membuktikan kuasa-Nya atas bangsa-bangsa juga berjanji memulihkan umat-Nya melalui kebenaran, belas kasih, dan pengharapan akan pemulihan penuh di masa depan. Di tengah tantangan dunia modern, kita diajak mempercayakan jalur hidup kita pada rencana-Nya yang adil dan penuh rahmat.
Aplikasi praktis
Rangkuman: Zefanya 3:6 menegaskan kuasa Allah atas bangsa-bangsa yang menentang-Nya sambil memberi harapan pemulihan bagi umat-Nya melalui rencana-Nya yang adil dan rahmat. Perhatikan fokus pada keutuhan rencana Tuhan, bukan sekadar kehancuran—pemurnian menuju pemulihan dalam kasih-Nya.