Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiZefanya 1:6 Tafsiran ayat Alkitab
Zefanya 1:6 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
dan mereka sekalian yang undur dari belakang Tuhan, dan mereka sekalian yang tiada mencahari Tuhan dan tiada bertanya akan Dia.
Zefanya 1:6 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Zefanya 1:6 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yeremia 2:13 (IDN) »
Karena oleh umat-Ku itu sudah dibuat jahat dua lapis, yaitu ditinggalkannya akan Daku, pancaran air yang hidup, dan dipahatkannya akan dirinya palungan, yaitu palungan yang retak dan yang tiada dapat muat air.

Yesaya 1:4 (IDN) »
Wai bagi bangsa yang berdosa, bagi bangsa yang besar kesalahannya, yaitu benih orang jahat dan anak-anak yang degil! Mereka itu sudah meninggalkan Tuhan, sudah mencelakan Yang Mahasuci orang Israel dan sudah undur dari pada-Nya seperti dari pada orang helat.

Yeremia 2:17 (IDN) »
Bukankah engkau mengadakan ini bagi dirimu, tegal engkau sudah meninggalkan Tuhan, Allahmu, tatkala dipimpin-Nya engkau di jalan?
Zefanya 1:6
Dan mereka sekalian yang undur dari belakang Tuhan, dan mereka sekalian yang tiada mencahari Tuhan dan tiada bertanya akan Dia.
Setting seketika konteks kitab
Dalam Zefanya 1, nabi Zefanya menubuhkan penghakiman atas Yehuda dan kota Yerusalem karena kesalehan yang menurun, penyembahan berhala, dan sikap apatis umat terhadap Tuhan. Ayat 6 menyoroti kelompok yang menolak Tuhan dengan sengaja—mereka yang “undur dari belakang Tuhan,” tidak mengejar-Nya, dan tidak mencari atau bertanya akan Dia. Ini menegaskan bahwa ketidaktaatan tidak hanya berupa tindakan berbuat dosa, melainkan juga sikap dekat yang kosong terhadap Allah.
Makna teologis ayat
Ayat ini menggambarkan dua hal penting tentang respons manusia terhadap Allah:
Kata kunci dan gambaran penting
Beberapa kata penting di sini adalah:
Hikmah dari para komentator terdahulu
Para komentator lega menekankan bahwa sikap ini menunjukkan bahwa pengabaian Allah sering kali berakar pada kemapanan dunia, kesibukan, atau rasa cukup diri. Bagi Henry, Barnes, dan Clarke, bagian ini mengingatkan bahwa roh penyangkalan dapat terjadi dalam hati meskipun tidak terlihat secara lahiriah; Tuhan menilai motif dan ketulusan hati lebih dari ritual.
Kutipan singkat yang relevan dari seorang komentator publik domain:
Adam Clarke menekankan bahwa orang yang “undur dari belakang Tuhan” tidak hanya meninggalkan perintah-Nya, tetapi juga menolak kasih-Nya yang menarik manusia kembali kepada-Nya. Ia menekankan pilihan nyata yang menjerumuskan ke dalam ketidakpedulian rohani.
Hubungan dengan bagian lain Kitab Suci
Beberapa referensi lintas yang relevan (tanpa mengutip isi seluruh ayat):
Aplikasi praktis untuk masa kini
Ayat ini mengundang pembaca untuk mengevaluasi apakah hidup kita menghadirkan ketulusan dalam mencari Tuhan. Beberapa langkah praktis:
Kesimpulan: ayat ini menegaskan bahwa iman sejati mengharuskan respon aktif terhadap Allah. Ketika kita tidak menaruh perhatian pada-Nya, kita berada di jalur yang berbahaya; tetapi ketika kita mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh, hikmat-Nya akan menuntun langkah kita.