Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiZefanya 1:3 Tafsiran ayat Alkitab
Zefanya 1:3 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Aku akan memungut habis baik manusia baik binatang; Aku akan memungut habis baik unggas yang di udara baik segala ikan yang di dalam laut dan segala orang fasik serta dengan segala yang menyebabkan jatuhnya; bahkan Aku akan menumpas segala manusia dari dalam negeri ini, demikianlah firman Tuhan.
Zefanya 1:3 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Zefanya 1:3 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Hosea 4:3 (IDN) »
Sebab itu murunglah tanah itu dan segala orang penduduknyapun jadi lemah, demikianpun segala binatang yang di padang dan segala unggas yang di udara, bahkan, segala ikan di lautpun dihapuskan.

Yehezkiel 7:19 (IDN) »
Peraknya dicampakkannya kepada jalan, dan emaspun baginya akan kecemaran; bahwa emas dan peraknyapun tiada dapat membantu mereka itu pada hari kehangatan murka Tuhan; mereka itu tiada dapat memuaskan laparnya atau mengenyangkan perutnya, karena ia itulah kesentuhan yang menjatuhkan mereka itu ke dalam jahat.

Wahyu 2:14 (IDN) »
Tetapi Aku ada sedikit perkara ke atasmu, yaitu ada padamu orang-orang yang berpegang kepada pengajaran Bileam, yang sudah mengajar Balak menjerat bani Israel, sehingga mereka itu makan barang yang dipersembahkan kepada berhala, dan lagi berzinah.
Zefanya 1:3 (IDN) — Gambaran Penghakiman Yaweh atas Negeri Yehuda
Zona kehancuran yang digambarkan Zefanya memperlihatkan bahwa Tuhan memperhitungkan segala sesuatu dengan adil. Dalam konteks kitab Zefanya, nada umum adalah permantapan hukuman karena kefasikan dan penyembahan berhala bangsa itu. Ayat ini menegaskan bahwa Tuhan tidak membatasi diri pada segi publik dari kejahatan yang terlihat, melainkan mencakup semua makhluk hidup dan bahkan segala sesuatu yang bernapas.
Ayat dalam konteks pasal
Pada pasal 1, Zefanya mengecam kefasikan Yehuda dan Yerusalem, serta memproklamasikan hari Tuhan sebagai hari penghakiman yang menakutkan. Ayat 3 menyuarakan penghapusan secara menyeluruh: manusia, binatang, unggas, ikan, dan orang fasik—semua yang menyebabkan jatuhnya—diambil dari bumi. Pemangkasan ini bukan sekadar karena kebencian, melainkan karena Ketidaksetiaan umat terhadap perjanjian Tuhan. Ini menekankan bahwa Tuhan menilai segala sesuatu secara menyeluruh dan menuntut pertobatan yang sejati.
Gagasan utama spiritual
Perbandingan singkat dengan bagian lain Alkitab
Bandingkan dengan ayat-ayat penghakiman serupa: banyak nubuat Perjanjian Lama menyingkapkan bahwa Tuhan melihat segala sesuatu dengan mata yang tidak dua kali lipat. Misalnya, kitab Amos dan Habakuk juga menyoroti bahwa keadilan Tuhan akan dinyatakan terhadap pelanggaran umat-Nya. Gambaran ini menekankan bahwa tindakan Tuhan terhadap kefasikan bukan kebetulan, tetapi bagian dari rencana-Nya untuk memulihkan kekudusan dalam komunitas-Nya.
Referensi silang yang relevan
1) Amos 9:2–4 — Hukuman mencakup semua lapisan; meski manusia berusaha naik ke langit atau menolak di tempat kediaman mereka, Tuhan tetap mengawasi dan menghakimi. Penekanan pada kekuasaan Tuhan atas segala hal memberi gambaran bahwa tidak ada tempat bagi ketidakbenaran. Penjelasan singkat: penghakiman universal menegaskan kekudusan-Nya.
2) Habakkuk 2:3 — Janji bahwa firman Tuhan akan terlaksana pada waktu-Nya; meski menunggu, ketetapan-Nya pasti tergenapi. Penjelasan singkat: kesabaran iman dibangun dalam menghadapi masa penantian, karena Tuhan tidak lalai dalam rencana-Nya.
3) Yohanes 3:16–17 — Kasih Allah yang menuntun kepada keselamatan melalui Kristus; di balik penghakiman, ada pijakan kasih-Nya untuk menebus manusia yang percaya. Penjelasan singkat: peringatan penghakiman menyeimbangkan pesan kasih ilahi dalam rencana keselamatan-Nya.
Pemakaian praktis untuk hidup percaya
Ayin menyentuh keseriusan pertobatan. Pembaca diajak menilai bagaimana hidup ini mencerminkan iman kepada Tuhan: apakah kita hidup dalam kesetiaan pada perjanjian-Nya, menghindari kefasikan, serta menjaga sikap hormat terhadap kekudusan-Nya?
Beberapa langkah praktis:
Intisari
Zefanya 1:3 menegaskan bahwa Tuhan melihat segala sesuatu secara menyeluruh dan berwenang untuk mengakhiri kefasikan. Ayat ini menuntun umat untuk memiliki hati yang berbalik kepada Tuhan dan hidup dalam ketaatan kepada-Nya, sambil menantikan pemulihan yang adil di masa-Nya.
Quotations from classic commentators:
“Sebab Tuhan akan menumpas segala penjala kefasikan yang bersembunyi dalam negeri.”
“Dia tidak memilih untuk menunda lagi; hitungan-Nya adil dan lengkap.”