Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRut 2:4 Tafsiran ayat Alkitab
Rut 2:4 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka tiba-tiba datanglah Boaz dari Betlehem, lalu katanya kepada orang pemotong itu: Hendaklah kiranya Tuhan serta dengan kamu! Maka sahut mereka itu kepadanya: Diberkati Tuhan kiranya akan tuan.
Rut 2:4 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Rut 2:4 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Mazmur 129:7 (IDN) »
Bahwa orang penyabit tiada memenuhi tangannya dengan dia, dan orang yang memberkaspun tiada memenuhi kandungannya.

2 Tesalonika 3:16 (IDN) »
Maka Tuhan sendiri, yang pohon segala sejahtera, kiranya mengaruniakan kamu sejahtera senantiasa di dalam segala perkara. Maka Tuhan menyertai kiranya kamu sekalian.

Lukas 1:28 (IDN) »
Maka malaekat itu pun datanglah kepadanya, serta berkata, "Sejahteralah engkau, yang sudah beroleh anugerah! Tuhanlah beserta dengan engkau."
Rut 2:4 (IDN): Perjumpaan Boaz dengan para pemotong
Ayat ini menggambarkan momen penting di mana Boaz, pemilik ladang dari Betlehem, tiba di tempat kerja para pemotong di ladangnya. Kehadirannya menandai berkat dan pengakuan atas kerja keras orang-orang miskin yang mengais sisahjarah sisa-sisa tegalan. Dalam budaya kedaerahan pada masa itu, salam berkat antara tuan tanah dan para pekerja adalah tanda hubungan yang saling menghormati dan berkat Ilahi yang menaungi kerja keras mereka.
Makna utama ayat
Boaz datang mendatangi para pemotong sambil mengucapkan berkat: “Hendaklah kiranya Tuhan serta dengan kamu!” Respons mereka yang membalas “Diberkati Tuhan kiranya akan tuan” menegaskan suasana kerja yang diberkati dan terjaga oleh Allah. Ayat ini menegaskan bahwa pekerjaan—meski di bawah pengawasan tuan tanah—tetap berada dalam kendali berkat Tuhan, dan hubung kerja ditopang rasa hormat serta kepedulian terhadap sesama.
Tema-tema kunci
Cross-references yang relevan
Refleksi praktis
Ayat ini mengajak pembaca untuk melihat pekerjaan sebagai ladang berkat. Salam dan respons saling menghormati di antara majikan dan pekerja menumbuhkan suasana kerja yang adil dan bermartabat. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat meneladani sikap saling mengucap berkat, menjaga hubungan profesional yang penuh integritas, serta mengingat bahwa segala kerja adalah bagian dari rencana Tuhan yang memelihara komunitas.
Peringkasan singkat
Pada saat Boaz tiba, salam berkat yang diucapkan menegaskan kehadiran Allah dalam menjalankan pekerjaan dan hubungan yang berlandaskan hormat serta perlindungan. Melalui interaksi sederhana ini, Rut dan para pekerja terlibat dalam pola kehendak ilahi yang melindungi dan memelihara kesejahteraan komunitasnya.
Quotations from Matthew Henry, Albert Barnes, or Adam Clarke (if applicable) are included only as direct references; no full text is reproduced here. Specific phrases (translated) that resemble their commentary: “bersyukur kepada Tuhan—kiranya Tuhan serta dengan kamu” menggambarkan tema berkat ilahi yang menyertai kerja.”